Belajar Bertani

Waspada! 8 Jenis Tumbuhan Parasit yang Dapat Merusak Bisnis Pertanian

Tanaman Parasit

Bila kita membahas mengenai kriteria sebuah tanaman sehat, parasit atau benalu tentu menjadi salah satu hal terakhir yang tidak diinginkan kehadirannya. Seperti namanya, tumbuhan parasit menjadi tumbuhan yang kehadirannya dapat merugikan tumbuhan inang dan juga para penggiat bisnis di bidang pertanian. Karena kehadirannya yang mengganggu dan dapat berdampak buruk, membuat benalu dan juga parasit harus segera disingkirkan. Selain itu, tentu akan menjengkelkan apabila parasit atau benalu tersebut menyerang tanaman budidaya Anda. Kendati demikian, sebelum Anda mengetahui cara membasminya, simak ulasan mengenai macam-macam benalu atau parasit yang sekiranya dapat hinggap di tanaman Anda.

1. Parasit Benalu (Loranthus)

Pada beberapa tempat, benalu dapat dikatakan sebagai pasilan atau kepasilan. Tanaman parasit yang satu ini juga memiliki nama latin Loranthus yang berasal dari jenis Loranthaceae dan terdiri dari tumbuhan semak yang bercabang tinggi. Sebaran dari benalu ini pada umumnya dibawa oleh burung yang memakan biji benalu lewat kotorannya lalu hinggap dari satu pohon ke pohon lain.

2. Parasit Cendana (Santalum Album)

Jika pada jenis sebelumnya parasit benalu tersebut disebarkan melalui burung ke tumbuhan, parasit cendana ini merupakan pohon semi parasit dan cukup disukai banyak orang karena bau dari kayunya yang unik dan juga bernilai tinggi. Selain menjadi parasit atau tanaman benalu, tumbuhan parasit cendana juga dapat dijadikan sebuah lahan bisnis pertanian dari kayu cendana. Mengingat banyaknya pasar yang menyukai salah satu produk parasit yang satu ini.

3. Tristerix Aphyllus

Berbeda dari tumbuhan benalu yang sudah dijelaskan di atas, tanaman parasit yang satu ini tergolong tanaman parasit yang cukup langka. Pasalnya tanaman yang berasal dari Chile ini hanya dapat ditemukan dan dijumpai pada tempat-tempat tertentu saja. Pada umumnya, tanaman parasit ini kerap kali menyerang pohon kaktus maupun tumbuhan lain yang umumnya hidup di tempat kering.

4. Anggrek Sarang Burung (Neonitta Nidus-Avis)

Jika pada umumnya tanaman anggrek merupakan jenis tanaman yang banyak dicari karena memiliki bunga yang sangat cantik untuk dilihat dan dibudidayakan, ternyata tidak semua jenis anggrek seperti itu. Salah satunya adalah tanaman anggrek sarang burung atau tumbuhan anggrek dengan nama latin Neonitta Nidus-Avis. Jenis anggrek yang satu ini merupakan tumbuhan parasit yang hidupnya bergantung dengan menyerap zat hijau dari tumbuhan di sekelilingnya.

Demikianlah ragam dari tumbuhan parasit yang perlu Anda perhatikan dalam dunia pertanian agar tanaman Anda dapat terhindar dari parasit tersebut. Dalam dunia bisnis pertanian, informasi dalam bertani tentu sangat penting bagi Anda penggiat bisnis pertanian. Selain itu, ada beberapa hal lain yang juga perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses. Salah satunya adalah ilmu pengetahuan tentang pertanian dan juga modal usaha pertaniannya. Disinilah CROWDE hadir untuk meningkatkan dan juga mendukung pemberdayaan petani di Indonesia.

Peran CROWDE

Salah satu persoalan yang selalu menjadi kendala bagi para petani di Indonesia saat ini adalah soal permodalan. Apalagi di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini. Untuk menjawab kegelisahan tersebut, CROWDE sebagai sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Permodalan disalurkan oleh CROWDE berdasarkan prospek yang diberikan oleh para petaninya.

Untuk pengajuan modal hingga konsultasi permasalahan pertanian, para petani hanya perlu mengunduh aplikasi dari CROWDE dan mengikuti petunjuknya lebih lanjut. Dalam pencairan dananya, CROWDE memilih untuk mendata setiap kebutuhan budidaya petani dan menyalurkannya dalam bentuk bibit, pupuk, hingga alat pertanian. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/

0 comments on “Waspada! 8 Jenis Tumbuhan Parasit yang Dapat Merusak Bisnis Pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *