Belajar Bertani Inspiratif

Apa Saja Tren Komoditas Budidaya di 2021?

komoditas

Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2020. Suka-duka yang kita rasakan sepanjang tahun kemarin biar menjadi pembelajaran yang bisa membuat kita jadi lebih baik di tahun depan. Meski perayaan tahun baru nanti sepertinya nggak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya karena pandemi, tapi jangan berkecil hati! Kamu bisa tetap merayakannya, kok, di rumah sambil memikirkan rencana yang ingin kamu lakukan atau target-target yang ingin kamu capai di tahun depan. Mungkin ada yang ingin coba mulai bertani, itu juga keren! Nah, berikut CROWDE punya pilihan komoditas budidaya yang bakal jadi tren di tahun 2021. Siapa tahu bisa jadi sumber pemasukan tambahan buat kamu. Apa saja? Yuk, simak ulasannya di bawah! 

1. Tanaman hidroponik

Jenis tanaman ini tentu dibudidayakan dengan metode hidroponik yang tidak membutuhkan lahan luas. Sedang tren di kalangan masyarakat urban, metode hidroponik bisa dilakukan di pekarangan rumah tanpa menggunakan media tanam berupa tanah, melainkan menggunakan sistem pengairan yang sudah diberikan nutrisi. Metode ini hanya cocok untuk jenis tanaman yang memiliki waktu pembuahan singkat. Sebut saja beberapa di antaranya seperti paprika, tomat, timun jepang, selada, seledri, anggur, melon yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dicari orang. Dengan begitu, komoditas tersebut dapat menjadi bisnis yang menjanjikan. 

2. Sayuran organik

Seiring makin diminati, tren gaya hidup sehat juga memberi pengaruh pada bahan konsumsi  masyarakat sehari-hari, termasuk bahan pangan. Permintaan bahan pangan organik yang kian bertambah, membuat komoditas ini akan makin diminati tahun depan. Cobalah untuk menanam sendiri sayuran organik di pekarangan rumah kamu walaupun lahan yang kamu miliki terbatas. Ini juga membantu kamu dan keluarga mendapatkan produk yang lebih terjamin sehat, segar, dan berkualitas. Syukur-syukur, jika ada hasil lebih bisa kamu jual sendiri karena sayuran organik punya nilai jual yang lebih tinggi. Kenapa sayuran organik banyak disukai? Karena cara tanam sayuran menggunakan teknik organik yang dilakukan tanpa adanya zat kimia sehingga lebih aman dan sehat bagi tubuh manusia.     

3. Budidaya vanili

Tanaman vanili juga cocok dijadikan usaha pertanian di rumah karena tidak membutuhkan tempat yang luas dan bisa tumbuh dengan mudah meski kamu hanya menanamnya di dalam pot. Tanaman ini memiliki segmentasi pasar yang luas, jadi kamu tidak perlu pusing soal pemasarannya. Bahkan vanili dikategorikan sebagai rempah termahal. Paling banyak digunakan sebagai bahan campuran untuk membuat hidangan penutup hingga bisa diekstrak menjadi bahan pembuat parfum. Vanili yang sudah diolah dan banyak kita temukan dipasaran berupa bentuk pasta, cair, dan bubuk.  

4. Budidaya cabai

Kamu bisa, kok, menanam cabai sendiri di rumah, bahkan bisa kamu jual juga, pasti laku. Komoditas ini memang selalu dicari-cari orang karena bisa memberikan rasa yang nikmat pada makanan sehingga tidak pernah sepi peminat. Itu mengapa, komoditas cabai bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mulai berbudidaya di tahun 2021. Masa tanam terbaik untuk komoditas yang satu ini adalah menjelang akhir musim penghujan. Cocok banget, kan, untuk kamu coba di awal tahun depan.    

5. Budidaya jamur

Jamur adalah salah satu sumber pangan terbaik yang dijual dengan harga tinggi. Kamu bisa berbudidaya jamur di pekarangan rumah dengan mudah dan perawatan yang sederhana. Berbeda dengan tanaman pada umumnya yang memerlukan media tanam untuk tumbuh, jamur menggunakan media seperti serbuk gergaji yang diletakkan pada kompos. Meski begitu, tanaman jamur membutuhkan waktu tumbuh yang lama, jadi kamu harus sabar! Pastikan saja kelembaban dari ruang tempat penanamannya tetap terjaga agar jamur bisa tumbuh dengan baik.

6. Budidaya daun mint

Daun mint jadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari orang karena banyak kegunaannya sehingga patut untuk kamu coba budidayakan. Nggak ada ruginya, kok, kenapa? Daun mint mengandung rasa menthol yang menyegarkan, biasa dijadikan sebagai bahan campuran untuk minuman atau hiasan untuk mempercantik tampilan di atasnya. Yang lebih inovatif, daun mint bisa diolah menjadi essential oil alami untuk aromaterapi atau bahan dasar untuk membuat permen sampai obat batuk. Minyak dari tumbuhan mint didapat dengan metode penyulingan batang serta daunnya. Budidaya daun mint juga terbilang cukup mudah karena bisa dibudidayakan di dalam pot asal memiliki lahan/media tanam yang lembab.

Itu tadi keenam komoditas budidaya yang akan menjadi tren di tahun 2021. Kalau kamu disuruh pilih, mau pilih yang mana? Atau, mau coba semuanya juga nggak masalah. Yang penting kamu punya niat dan ketekunan. Ada yang bilang, tanaman itu kalau ‘disayang’ pemiliknya juga akan merasa, jadi bisa tumbuh dengan lebih baik. Kalau nggak percaya, coba aja! Sambil tetap didukung oleh CROWDE, ya! 

0 comments on “Apa Saja Tren Komoditas Budidaya di 2021?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *