Lifestyle

5 Tips Sambut Ramadhan di Tengah Wabah Virus Corona

Ramadhan

Sebentar lagi, umat muslim di Indonesia akan menyambut bulan suci Ramadhan. Bulan ini dimaknai sebagai bulan penuh berkah karena banyak sekali amalan ibadah yang bisa dijalankan seorang muslim dan pahalanya akan berlipat ganda. Mulai dari puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, shalat tarawih, tadarus, dsb. Namun, mungkin Ramadhan tahun ini akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Benar, wabah virus Corona yang masih juga belum selesai membuat pemerintah harus memberlakukan beberapa peraturan termasuk mengatur soal ibadah. Masyarakat diminta untuk tetap beribadah di rumah masing-masing, dan untuk sementara waktu tidak melakukan shalat berjamaah di masjid. 

 

Hal tersebut tentu akan memberi pengaruh pada perilaku umat muslim dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan nanti. Tidak ada acara buka bersama, ceramah agama, dan shalat tarawih berjamaah. Meski demikian, jangan sampai wabah virus Corona merusak kekhidmatan ibadah kamu selama bulan Ramadhan. Masih ada cara lain yang bisa dilakukan agar kamu tetap mendapat keberkahan Ramadhan di tengah-tengah wabah virus Corona. Apa saja yang bisa dilakukan? Berikut CROWDE kasih ulasannya untuk kamu. Yuk, simak!    

Lebih sering membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran merupakan kegiatan yang bisa dilakukan secara independen terlepas dari apakah kita bisa berkumpul dengan orang lain atau tidak. Sehingga hal tersebut merupakan praktik yang baik dan praktis untuk bisa dilakukan di tengah situasi seperti sekarang ini. Hikmah yang bisa diambil dari adanya wabah virus Corona adalah himbauan untuk tetap berada di rumah memberi kita lebih banyak waktu untuk sering membaca Al-Quran, ketimbang menghabiskan waktu dengan bergunjing yang dapat mengurangi amalan ibadah puasa. Coba memaksimalkan amalan ibadah kamu selama bulan Ramadhan dengan memperbanyak bacaan Al-Quran. Sebab, perbuatan terbaik adalah yang dilakukan secara konsisten, meski tindakannya kecil. 

Berjamaah bersama keluarga di rumah

Karena pemerintah menghimbau untuk tidak dulu melakukan shalat berjamaah di masjid, kamu tetap bisa melakukannya bersama anggota keluarga di rumah, kok! Justru aktivitas tersebut jadi lebih berkesan dan dapat merekatkan hubungan antar anggota keluarga. Ahli agama juga menyebutkan bahwa shalat berjamaah di rumah saat pandemi virus Corona yang tergolong musibah, pahalanya sama dengan shalat berjamaah di masjid saat situasinya normal. Selain itu, cobalah membangun rutinitas baru di rumah bersama keluarga yang juga bermanfaat, seperti rutin mengadakan kajian keagamaan bersama seluruh anggota keluarga. Materinya bisa kamu dapatkan secara online dengan mudah.

Tetap berolahraga

Agar tubuh tetap sehat saat menjalankan ibadah puasa, usahakan untuk sahur dan berbuka dengan makanan-makanan bergizi serta tidak lupa rutin berolahraga. Sebab, tubuh yang sehat dapat menghindarkan kamu dari paparan penyakit termasuk virus Corona. Jangan sampai ibadah puasa membuat kekebalan imun tubuh kamu menurun dan membuat jadi mudah terpapar virus Corona. Saat menjalankan ibadah puasa, tubuh harus selalu bugar agar puasa kamu tetap berjalan lancar dan sanggup menjalankan ibadah lainnya selain puasa. Olahraga yang kamu lakukan tidak harus berat-berat dan menguras seluruh tenaga, cukup dengan olahraga ringan yang penting tubuhmu bergerak saja. Apalagi bila harus bekerja dari rumah yang membuat kamu lebih sering duduk, tentu akan membuat kamu mudah capek dan mengantuk bila tidak rutin berolahraga.  

Perbanyak membantu sesama

Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi umat muslim untuk saling berbagi. Apalagi di momen seperti sekarang ini, banyak sekali pihak yang membutuhkan bantuan, seperti para petugas medis, para pekerja sektor informal yang penghasilannya berkurang akibat wabah virus Corona, atau keluarga miskin yang semakin terpuruk karena kondisi perekonomian nasional sedang tidak stabil. Mereka sangat membutuhkan bantuan sehingga meski kamu tidak bisa shalat berjamaah di masjid, dengan banyak membantu sesama dapat meningkatkan amalan ibadahmu di bulan Ramadhan. Kamu juga bisa menyalurkan bantuan ke para pejuang pangan (petani) sebagai bentuk apresiasi kinerja mereka. Sebab meski kondisinya saat ini membahayakan kesehatan, para petani tetap harus bekerja menghasilkan sumber pangan bagi penduduk Indonesia.  

Beli stok makanan secukupnya

Apakah kamu merasa ada kenaikan kunjungan di sejumlah tempat perbelanjaan setelah wabah virus Corona masuk ke Indonesia? Ya, kenaikan aktivitas belanja tersebut dikenal dengan istilah panic buying yang seharusnya tidak perlu dilakukan masyarakat Indonesia karena pemerintah memberi jaminan bahwa stok bahan pangan tetap aman, bahkan untuk menghadapi bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Kamu tahu nggak? Dengan melakukan panic buying, memberi kesempatan pada para pemburu rente untuk mencari keuntungan lebih banyak dengan memanfaatkan kondisi tersebut. Sebab, panic buying membuat supply dan demand jadi tidak seimbang, akibatnya terjadi kelangkaan barang yang berujung pada kenaikan harga. 

Karena itu, cobalah untuk membeli stok bahan makanan secukupnya sesuai kebutuhan kamu saja. Toh, di tengah wabah virus Corona seperti ini, toko retail/pasar yang menyediakan bahan pangan tetap buka dan kamu tetap bisa mengaksesnya dengan mudah. Jadi, tidak perlu khawatir. 

 

Nah, nggak lupa juga untuk tetap mengkonsumsi produk pangan dalam negeri yang ketersediaannya berlimpah. Lagipula pemerintah sedang membatasi produk impor yang masuk ke Indonesia sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona sehingga produk impor semakin terbatas ketersediaannya. Selain itu, mengkonsumsi produk pangan lokal juga dapat membantu memberdayakan petani Indonesia. Kalau kamu setuju ingin ikut membantu memberdayakan petani lokal, ada cara lain yang juga bisa kamu temukan di sini! Tunggu apa lagi?

0 comments on “5 Tips Sambut Ramadhan di Tengah Wabah Virus Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *