Memasuki minggu-minggu terakhir bulan Ramadan, jauh sebelum kue lebaran dan baju baru terlihat, THR lebih dahulu hadir memberikan senyuman di bibir. Senyuman akan jauh lebih lebar untuk mereka yang sudah genap kerja setahun, atau bahkan lebih. Senyuman agak disimpul sedikit bagi mereka yang baru bekerja 6 bulan. Dan senyum terpaksa menghargai teman-teman terjadi ke mereka yang baru bulan lalu berganti kantor.

Namun, kita tidak sedang membicarakan senyum. Jauh lebih penting bahasannya, yakni tentang bagaimana cara agar kita bisa menghemat uang THR yang sudah masuk. Karena kan pasti kita tahu, biasanya orang cenderung jadi kalap saat jumlah uang di rekening menjadi begitu banyak bertemu dengan banyaknya promo-promo menjelang Hari Raya.

Alokasikan Dana THR untuk Menabung

Jauh sebelum digunakan untuk keperluan lebaran, sisihkan uang THR untuk menabung. Jumlah ideal adalah sekitar 10 – 20% dari jumlah THR. Dan lakukan hal ini tepat saat pertama kali menerima uang THR. Caranya mudah. Antara langsung memisahkan ke rekening bank lainnya, atau mentransfernya ke rekening pasangan supaya jadi lebih aman. Kegunaannya? Bisa untuk keperluan mendadak atau menutupi kebutuhan lainnya.

Prioritaskan Hanya untuk Hari Raya

Tunjangan Hari Raya, seperti namanya, akan lebih baik jika benar-benar digunakan untuk keperluan Hari Raya, seperti untuk membeli tiket mudik, makanan lebaran seperti kue dan ketupat, membayar zakat juga membeli baju baru. Jika tidak memiliki perhitungan yang baik, kadang untuk memenuhi kebutuhan ini pun uang THR kamu bisa langsung ludes. Makanya, coba komunikasikan bersama pasangan atau keluarga mengenai besaran pengeluaran saat Hari Raya, meskipun menggunakan uang THR. Yang penting tidak berlebihan, namun juga tidak begitu pelit.

Sisihkan juga Untuk Berinvestasi, Yuk!

Kalau biasanya alasan kamu  menunda-nunda investasi adalah karena tidak ada jumlah uang yang cukup, ini adalah saat yang pas. Ketika mendapatkan THR, belum lagi gaji, posisi kamu dalam keadaan uang yang berlebih nih. Jika sudah dipotong untuk menabung dan juga digunakan untuk membeli kelengkapan Hari Raya, sisa uangnya masih ada, kenapa tidak coba berinvestasi.

Cara paling mudah? Kamu bisa coba untuk melakukan permodalan ke CROWDE. Karena selain gampang, dengan melakukan permodalan di CROWDE, kamu juga ikut membantu para petani di Indonesia. Iya, sistim permodalan CROWDE mengajak para pemodal untuk memberikan bantuan dana yang digunakan untuk modal usaha para Petani. Di aplikasi CROWDE yang bisa kamu dapatkan di Playstore, kamu bisa memilih Proyek Tani apa yang menarik, lalu kucurkan dana dan pantau perkembangannya. Saat prosesnya sudah selesai, hasil permodalan akan langsung masuk ke dompet CROWDE kamu dan kamu bisa melakukan permodalan lainnya. Mudah, kan? Yuk langsung saja download CROWDE sekarang deh!

Terakhir, Jangan Lupa Berbagi kepada yang Membutuhkan!

Saat mendapatkan THR juga menjadi saat yang tepat untuk kamu memperhatikan lingkungan sekitar kamu dan melihat kaum dhuafa yang ada di sekitar. Tetangga yang kurang mampu, penduduk sekitar rumah yang hidup di garis kemiskinan atau pengemis yang sering kamu temui saat berangkat bekerja, misalnya. Berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan tidak pernah salah, lho. Namun jangan lupa, sedekah dan zakat jelas berbeda, ya. Selesaikan dahulu zakatmu sebelum memutuskan untuk bersedekah membantu sesama.

Ada banyak sekali cara untuk menghabiskan dana THR, namun sebenarnya, akan lebih banyak cara untuk bisa mengatur THR sedemikian rupa agar pengeluaran jadi lebih baik dan terkontrol. Yang patut diingat, Ramadan mengajarkan kita untuk bisa mengendalikan hawa nafsu, termasuk didalamnya mengendalikan dorongan untuk menjadi boros atau menghambur-hambur uang.

Yuk gunakan uang THR dengan lebih bijak supaya penggunaannya bisa memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Selamat berpuasa dan menantikan Hari Raya, Sobat CROWDE!