Kalau tadi Anda sudah membaca dan mengenal lebih dalam tentang bisnis pertanian terung, maka hal selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah tips sukses memulai bisnis pertanian terung untuk dijalankan. Karena produktivitas yang tinggi, terung memiliki masa panen yang terbilang cukup cepat hanya sekitar 3-4 bulan terhitung dari masa tanam. Hal ini membuat terong menjadi salah satu bisnis pertanian yang menjanjikan. Harga terung juga relatif stabil sehingga menjadi salah satu hal yang dapat Anda pertimbangkan saat akan membudidayakannya. Terung sendiri juga memiliki banyak jenis yang membuat Anda punya lebih banyak pilihan ketika akan menjalankan bisnis pertanian yang satu ini. Simak tips suksesnya di bawah ini.

 

1.Persiapan Lahan

Hal pertama yang harus Anda lakukan tentu saja membersihkan lahan dari rumput liar ataupun gulma yang ada di sekitar lahan lalu membajak lahan tersebut agar tanahnya gembur. Setelah tanahnya gembur, pastikan juga tanah tersebut diberi pupuk dolomit dan tambahan pupuk lain agar lebih siap untuk ditanam komoditas terung.

 

2. Persiapan Bibit Terung

Sebelum menyemai bibit terung, benih yang ada harus sudah dikeringkan dan diseleksi terlebih dahulu. Keringkan benih selama 24 jam, setelah itu barulah benih siap untuk disebarkan. Jangan lupa untuk memberikan jarak tanam sekitar 5-10 cm. Benih terung lebih baik ditanam pada saat musim kemarau dengan tingkat suhu lingkungan yang optimal antara 25-30 derajat celcius dan harus mendapat sinar matahari yang cukup.

 

3. Pemeliharaannya

Tahap setelah melakukan persiapan benih adalah penanaman dan pemeliharaannya. Pastikan Anda memilih bibit atau benih terung yang terlihat baik agar tumbuh subur dan normal. Lalu setelah itu, siram bibit tersebut sampai benar-benar basah. Penyiraman ini harus dilakukan setiap hari, atau lebih mudahnya Anda dapat memasang alat penyemprot air otomatis agar tidak perlu repot untuk menyiramnya setiap hari. Satu hal yang tidak boleh tertinggal adalah pemasangan ajir, pemasangan dari ajir ini ada baiknya untuk dipasang ketika penanaman selesai agar tidak merusak pekarangan. Cek juga secara berkala untuk menghindari adanya hama dan gulma yang menyerang tanaman terung Anda.

 

4. Cara Panen

Sayuran yang satu ini dapat Anda panen pada usia 70-80 hari setelah ditanam. Pastikan Anda memilih terung yang cukup umur dan terlihat sehat, tidak terlalu muda juga tidak terlalu tua. Jika Anda berniat untuk memanen sayuran ini, ada baiknya jika Anda melakukannya 3 hari sekali. Cara memetiknya pun harus menggunakan gunting khusus agar tidak merusak tanaman.

 

5. Riset Harga Pasar

Hal yang terakhir adalah dengan melakukan riset harga terung yang ada dipasaran, tentu Anda tidak mau bukan jika hasil panen Anda dihargai tidak sesuai dengan jerih payah Anda? Inilah mengapa penting bagi Anda sebelum menjual hasil panen untuk mencari tahu terlebih dahulu harga jualnya, dan apa-apa saja yang diinginkan oleh konsumen.

 

Itulah tadi kelima tips sukses untuk Anda yang ingin terjun ke dalam bisnis pertanian terung. Bagi Anda yang ingin terjun dalam dunia bisnis pertanian, sekarang Anda tidak perlu repot lagi untuk memulai berbisnis di bidang pertanian, karena ada CROWDE yang akan memberi Anda kemudahan dalam mengakses modal usaha pertanian, kerjasama usaha pertanian, hingga investasi pada bidang pertanian. Untuk info lebih lanjut, kunjungi laman resminya di https://crowde.co/