Sektor pertanian masih menjadi salah satu aspek penting sebagai roda penggerak ekonomi di Indonesia. Hal ini dapat dilihat melalui data dimana pertanian dari segi produksi menjadi sektor kedua paling berpengaruh setelah industri pengolahan. Dan sektor pertanian masih berada di posisi teratas selain sektor perdagangan dan sektor konstruksi jika dibandingkan dengan sektor lainnya. Oleh karena itulah, Indonesia hingga kini masih dikenal sebagai negara agraris yang cukup produktif.

 

Meskipun demikian, kesejahteraan petani masih sulit untuk didapatkan. Berbagai kendala sering dihadapi oleh para petani di beberapa daerah. Mulai dari lahan pertanian yang kini semakin susah diperoleh, hingga sulitnya mendapatkan pembiayaan formal, sehingga akses permodalan untuk petani jadi terhambat. Meskipun pemerintah sudah lama berusaha untuk menyelesaikan persoalan ini dengan menyediakan berbagai program, seperti koperasi simpan pinjam, dana desa, dan lain sebagainya, tetapi semua itu belumlah cukup. Sektor pertanian masih memerlukan skema baru agar para petani mendapatkan kesempatan untuk memperoleh akses permodalan yang mudah dan cepat.

 

Startup Pertanian di Indonesia

Dengan diperlukannya skema baru pada sektor pertanian, maka banyak startup pertanian yang menawarkan solusi dengan menghadirkan platform digital untuk instrumen investasi online. Meskipun berbentuk investasi online, Anda tidak perlu khawatir karena daftar startup pertanian terpercaya bisa Anda temukan di laman resmi OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dengan demikian, Anda bisa terhindar dari praktik penipuan. Salah satu startup pertanian terpercaya yang telah terdaftar OJK adalah CROWDE.

 

Startup Pertanian yang Memberdayakan Petani Indonesia-CROWDE

Mengutip dari CNBC Indonesia, startup yang paling berkembang di Indonesia saat ini adalah startup yang mampu memberikan dampak sosial bagi banyak orang atau dengan kata lain social enterprise. Sesuai dengan definisi startup yang berarti “merintis”, startup sendiri banyak yang lahir dari kegelisahan yang dialami oleh masyarakat atau individu sejak dulu dan ingin mencoba untuk membuat sesuatu yang baru agar masalah tersebut terselesaikan.

 

Seperti pada halnya CROWDE yang lahir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. CROWDE melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini diakibatkan oleh sistem pengelolaan hasil tani yang harus melalui tengkulak untuk dapat dijual di pasaran. Selain itu, banyak petani Indonesia yang tidak memiliki modal dan lahan untuk bekerja, sehingga hasil yang didapat tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani meningkatkan kesejahteraannya, sekaligus menjadi platform edukasi untuk pemberdayaan petani.

 

Dengan skema peer-to-peer lending (P2P lending), CROWDE hadir menyediakan platform permodalan yang mengelola dana masyarakat untuk disalurkan pada proyek petani. Dengan skema ini, memungkinkan investor atau pemberi pinjaman dengan pihak yang membutuhkan pinjaman dapat bertemu. CROWDE juga merupakan salah satu startup dalam bidang agrikultur yang dapat mengelola proyek petani dan hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat dengan nilai modal yang didasarkan oleh skema bagi hasil. Tidak hanya itu, CROWDE menawarkan pendampingan konsultasi kepada para petani sebagai bagian dari pemberdayaan para petani Indonesia agar para petani memahami bagaimana cara menanam bahan pangan dengan baik dan mengelola keuangan dengan tepat.

 

Bagi Anda calon investor yang tertarik untuk berkontribusi pada sektor pertanian Indonesia, maka Anda dapat mencoba berinvestasi pada CROWDE. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai investasi di sektor pertanian bersama CROWDE, Anda bisa mengakses website official CROWDE di https://www.crowde.co/