Gaya Hidup

Masa Depan Pertanian? Jawabannya Adalah Smart Farming

Smart Farming

Perkembangan teknologi dan informasi semakin memudahkan para penggunanya. Dari yang sebelumnya menggunakan cara yang terbilang ribet dan tidak efektif, kemajuan jaman berhasil membuat semua itu menjadi lebih simpel. Salah satunya adalah hadirnya IoT, atau Internet of Things. Bahasa Indonesianya adalah Internet untuk Segala, tentu sudah bisa diterka kan apa itu IoT? Secara mudah, IoT adalah keadaan di mana benda-benda atau kebutuhan sehari-hari kita bisa terkoneksi dan berkomunikasi satu sama lainnya dengan bantuan internet. Digadang-gadang sebagai the next big thing, IoT bahkan sudah mulai diterapkan di beberapa industri. Salah satunya pertanian dengan Smart Farming.

Smart Farming Hadir Untuk Membantu Menyejahterakan Kehidupan para Petani

Karena seperti yang mungkin kita tahu, petani di Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Tidak jarang, kesejahteraan mereka pun tidak diperhatikan.

Dikutip dari ristekdikti.go.id, smart farming memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan proses pelaksanaan untuk mencapai target yang ditetapkan. Sedangkan bedanya adalah dalam lingkup kegiatan yang dilakukan. E-commerce pada umumnya melakukan transaksi jual-beli, tetapi dalam smart farming menampilkan informasi tentang peta dan data yang lebih kompleks terutama segala sesuatu yang diperlukan oleh petani dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari sehingga mempermudah, mempercepat, meningkatkan ketepatan sasaran serta mempercepat proses. Misalnya, petani sangat memerlukan informasi cuaca setiap saat  karena dalam melakukan pengambilan keputusan terhadap pemilihan bibit, budidaya, penanggulangan hama memerlukan informasi suhu dan cuaca yang akurat.

Pemanfaatan Teknologi dalam Bidang Pertanian Tentunya Sangat Membantu Petani

Dalam hal pembibitan, musim tanam, musim panen, cara budidaya, penanggulangan hama dan lain sebagainya, jika menggunakan smart farming akan memudahkan pekerjaan para petani. Dan tentu saja, jadi semakin meningkatkan daya saing juga kemandirian para petani. Meski tetap saja, ada banyak sekali variable yang harus disiapkan supaya smart farming benar bisa diterapkan di Indonesia. Beberapa kota di Indonesia sudah mulai mengadopsi smart farming ini kok. Jadi, jalan menuju kesana sudah ada nih, Sahabat CROWDE.

Jalan Masih Panjang. Edukasi Smart Farming ke Petani pun Butuh Waktu

Dan jika memang akhirnya Smart Farming ini benar digunakan oleh seluruh petani di berbagai daerah di Indonesia, tentu yang paling utama dilakukan adalah mengedukasi para petani. Baik para petani yang sudah sepuh maupun para petani muda. Mereka perlu belajar banyak karena smart farming ini mengawinkan konsep pertanian dengan teknologi. Yang artinya, para petani ini akan diharuskan akrab dengan aplikasi, website dan juga gadget pendukung.

Tentunya jika petani punya peta digital tentang jenis komoditas pertanian, ketersediaan bibit yang sesuai, peta cuaca, peta unsur hara serta sistem analisis cost-benefit yang terintegrasi dalam sebuah sistem yang dapat dibaca secara sederhana, maka dengan mudah petani dapat mengambil keputusan cepat terhadap pilihan-pilihan jenis tanaman yang harus dibudidayakan dengan efektif dan efisien. Jadi memotong berbagai cara dan jalan yang sebelumnya terlihat panjang dan menyusahkan. Memang ya, smart farming ini terlihat begitu bisa memberikan solusi yang selama ini dibutuhkan.

Nah, kamu mau membantu para petani gak? Gak perlu ikut-ikutan membuat smart farming seperti yang tadi sudah kamu baca. Langkah paling awal dan mudah untuk membantu petani ada di sekitar kamu. Bergabung dengan CROWDE dan ikut memodali petani, misalnya.

Langsung saja daftarkan diri kamu terus ikuti cara-caranya. Kenapa CROWDE? Karena kami memiliki misi untuk menyejahterakan nasib para petani. Dan tentu saja, sama seperti objektif smart farming, kami berniat untuk membuat para petani naik kelas. Mau berpartisipasi?

0 comments on “Masa Depan Pertanian? Jawabannya Adalah Smart Farming

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *