Setiap individu yang punya rekening pribadi dan pernah mengajukan aplikasi pinjaman apapun, misal dalam bentuk KTA (Kredit Tanpa Agunan) atau Kartu Kredit, pasti telah memiliki skor kredit. Meski tidak banyak yang menyadarinya, namun seluruh transaksi keuangan di rekening kamu akan selalu tercatat dan menjadi penilaian skor kredit berjalan.

Sehingga, skor kredit diartikan sebagai nilai yang diberikan kepada setiap individu atau debitur untuk tujuan mengukur kemampuan dalam melakukan pinjaman. Skor kredit akan menentukan kelayakan diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman/kredit seseorang. Komponen penilaian bisa diukur dari bagaimana debitur tersebut melaksanakan tanggung jawab pada pinjaman sebelumnya. Bisa juga dilihat dari sumber pendapatan (tetap atau tidak), dan aset yang dimiliki debitur.

Skor kredit akan dinilai berdasarkan skor angka mulai dari 300 sampai 850. Bila skor kredit kamu berada di atas 720, berarti kamu berada di zona aman. Kreditur akan mudah menyetujui pengajuan pinjaman yang kamu lakukan. Karena kamu dinilai tidak berisiko tinggi dan tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan bisa menjadi lebih rendah.       

Sedangkan, bila kamu memiliki skor kredit di bawah 640 akan membuat kamu berada di zona tidak aman. Pinjamanmu akan mendapat label risiko tinggi dan tingkat suku bunga yang harus dibayarkan menjadi lebih tinggi. Bahkan, kamu terancam kesulitan mendapatkan pinjaman/kredit. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Ada cara yang bisa dilakukan agar kamu memiliki skor kredit yang tinggi. Yuk, simak di ulasan berikut!

Selalu membayar tagihan tepat waktu

Setiap pinjaman/kredit yang kamu lakukan di sebuah bank atau lembaga keuangan lainnya, semua akan tercatat. Itu mengapa kamu tidak asing lagi mendengar istilah BI checking saat akan mengajukan pinjaman. Nah, apabila kamu selalu membayar tagihan tepat waktu, pencatatan transaksi kredit kamu akan positif. Berarti kamu bisa bertanggung jawab membayar tagihan dan tidak mengkhawatirkan pihak pemberi pinjaman. Bukan tidak mungkin, kamu yang justru akan menerima banyak penawaran pinjaman dari berbagai lembaga keuangan.

Kalau perlu, pembayaran tagihan dibuat auto debit

Bila kamu terlalu sibuk atau termasuk orang yang pelupa, lebih baik manfaatkan fitur pembayaran otomatis untuk setiap tagihan kredit yang kamu miliki. Agar tidak terlewat dan tidak membahayakan nilai skor kredit kamu. Kamu juga bisa sesuaikan tanggal pembayaran tersebut sesuai dengan tanggal gajian. Sehingga ketika waktunya jatuh tempo pembayaran, dananya sudah ada di rekening kamu. Dan, tidak membuat kamu telat membayar.  

Hutang yang dimiliki masih sesuai dengan pendapatan

Usahakan untuk tidak memiliki terlalu banyak hutang. Paling tidak hutang enggak boleh lebih dari 30% total pendapatan kamu. Sehingga, masih ada sisa 70% dari pendapatan yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pihak pemberi pinjaman juga akan merasa aman jika masih ada spare uang dari gajimu. Dengan begitu, uang untuk membayar tagihan tetap aman karena kamu tidak akan kekurangan uang untuk membiayai kebutuhan hidup. Kalau sudah lebih dari 30%, dikhawatirkan kamu akan kekurangan uang untuk biaya hidup dan terpaksa harus menunda pembayaran tagihan. Ini yang kemudian membuat nilai skor kredit kamu menjadi buruk.   

Jangan ajukan pinjaman dalam waktu berdekatan

Skor kredit kamu bisa turun bila ditemukan transaksi pinjaman dalam waktu yang berdekatan. Lembaga keuangan akan mengetahuinya dan akan membuat kamu semakin sulit mendapatkan persetujuan pinjaman. Paling tidak kamu memberi jarak antara enam bulan sampai satu tahun untuk pengajuan kredit selanjutnya. Ini juga untuk membuat agar pengajuan kredit kamu bisa disetujui semua. Biarkan kredit sebelumnya menunjukkan histori yang positif dulu. Yang bisa terlihat dari pembayaran tagihan yang berjalan lancar tanpa ada keterlambatan dalam pelunasan pembayaran.

 

Sama halnya dengan menilai skor kredit proyek petani yang akan masuk di platform CROWDE. Setiap proyek pasti memiliki skor kredit yang berbeda-beda, yang menentukan tinggi-rendahnya risiko permodalan kamu juga. Untuk skor kredit (credit scoring) CROWDE kamu bisa menyimaknya lebih lanjut di sini!

Terima kasih telah peduli pada petani Indonesia dengan membaca artikel CROWDE. Agar kami dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan kamu, mohon bantu kami mengisi survey berikut ini.