Instrumen investasi P2P Lending sudah akrab di telinga kita. Atau bahkan kamu sudah hafal dengan skema permodalan apa saja yang ada di P2P Lending? Ya, benar! Skema permodalan yang paling banyak tersedia di instrumen investasi P2P Lending adalah skema pinjaman. Eits, tapi enggak cuma itu lho! Ada juga skema permodalan bagi hasil dan syariah. Untuk lebih lengkapnya, yuk kita bahas satu-satu. Simak, ya!

Skema Pinjaman

Seperti namanya, skema pinjaman memang tidak jauh berbeda dengan prinsip pinjam-meminjam. Jadi, ada pemodal yang memiliki sejumlah dana untuk diinvestasikan ke suatu proyek usaha. Dan, ada peminjam yang membutuhkan modal untuk menjalankan proyek usahanya. Usaha yang dimaksud bisa bermacam-macam. Namun, layaknya instrumen investasi P2P Lending, permodalan sebagian besar akan disalurkan ke Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk juga usaha di bidang agrikultur dan perikanan. Tak lain tak bukan, tujuannya agar instrumen investasi P2P Lending bisa ikut berkontribusi menciptakan sebuah inklusi keuangan.

Sehingga, pelaku UMKM bisa tetap mengembangkan usahanya dengan bantuan modal dari para pemodal. Sedangkan pemodal selaku investor, akan mendapat imbal hasil (profit) dari aktivitas investasi yang dilakukannya. Permodalan sistem pinjaman memang yang paling banyak dipilih dalam instrumen investasi P2P Lending. Pasalnya, profit yang akan didapat lebih bersifat pasti, meski tidak terlalu besar.

Skema Bagi Hasil

Mendengar kata bagi hasil pasti kamu mengerti dengan maksud kata tersebut. Sama seperti pada aktivitas investasi, bagi hasil dalam investasi menerapkan kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu antara pemodal (investor) dengan peminjam (pemilik usaha). Jika nanti usaha yang dijalankan mengalami kerugian atau keuntungan, semua akan ditanggung secara bersama-sama. Kesepakatan dibentuk atas asas adil dan terbuka. Adil berarti, setiap pihak yang terlibat berhak mendapatkan bagian sesuai dengan kontribusinya, yang sudah ditentukan dan disepakati di awal perjanjian. Terbuka maksudnya, semua pihak yang terlibat mengetahui secara pasti berapa keuntungan (profit) yang diterima oleh masing-masing dari mereka. Jadi, tidak ada yang disembunyikan alias tahu sama tahu.    

Skema Permodalan Syariah

Permodalan skema syariah menegaskan adanya aktivitas investasi yang berjalan dengan konsep prinsip syariat Islam. Secara harfiah, permodalan syariah dalam sistem keuangan Islam adalah melaksanakan berbagai kegiatan transaksi keuangan. Termasuk dalam kerja sama usaha berdasarkan pada hukum dan prinsip Islam untuk mencapai tujuan kemaslahatan bersama. Tidak boleh hanya satu pihak saja yang merasa dirugikan atau diuntungkan. Kedua belah pihak harus berimbang, sama – sama menanggung untung dan rugi sesuai dengan porsi yang telah ditentukan. Konsep syariah memang tidak jauh berbeda dengan konsep bagi hasil. Namun, dalam konsep syariah terdapat dua bentuk kerja sama, yaitu Musyarakah dan Murabahah.

Musyarakah adalah kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan suatu usaha di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi modal dan bersama-sama menanggung risiko. Imbal hasil (profit) diperoleh dari nilai bagi hasil yang telah disepakati. Sedangkan, Murabahah adalah proses jual beli dengan tambahan keuntungan yang telah ditentukan bersama. Pemodal merupakan pihak yang memiliki modal, yang akan membeli kebutuhan bahan produksi. Kemudian menjualnya kepada pemilik usaha produksi dengan harga yang lebih tinggi sesuai kesepakatan. Selisih harga tersebut yang akan menjadi imbal hasil (profit) bagi pemodal.

 

Dari ketiga skema permodalan di atas, mana yang paling kamu minati?

Ingat, kamu bisa menemukan ketiganya di platform CROWDE. Kamu bisa memilih sendiri sesuai keyakinan hatimu masing-masing. Semuanya pasti untung kok, namanya juga investasi, apa lagi kalau tidak untuk menghasilkan profit. Jangan tunda-tunda lagi, karena akan lebih untung kalau kamu memulainya sekarang! Yuk, langsung akses proyek permodalan kami di sini!

Terima kasih telah peduli pada petani Indonesia dengan membaca artikel CROWDE. Agar kami dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan kamu, mohon bantu kami mengisi survey berikut ini.