Kebutuhan pangan manusia bersumber dari sektor pertanian, membuat sektor ini jadi begitu penting. Tidak hanya berhenti pada sekedar pemenuhan kebutuhan pangan saja, tapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Bagaimana tidak? Dalam setiap aktivitas pemenuhan kebutuhan pasti mengandung sebuah transaksi ekonomi. Bila transaksinya makin masif, pasti semakin berdampak positif pada laju pergerakan ekonomi. Sehingga tidak heran bila sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk meyakinkan hal tersebut, berikut CROWDE memiliki ulasannya. Yuk, simak yang di bawah ini!  

Mulai dari Triwulan II tahun 2018

Bila dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mengalami kenaikan sebesar 4,21%. Pertumbuhan tertinggi disumbang oleh usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebanyak 9,93%. Hal ini ditengarai karena adanya pengembangan teknologi pertanian dan pakan mandiri yang diupayakan oleh pemerintah. Lalu, disusul adanya puncak panen raya padi yang terjadi pada bulan Maret tahun 2018. Ditambah oleh kondisi faktor cuaca yang dinilai lebih kondusif dari tahun sebelumnya. Sehingga produksi sayur dan buah-buahan bisa lebih maksimal.

Tidak ketinggalan untuk sub sektor peternakan. Kebijakan untuk pembangunan sub sektor ini sudah berjalan sesuai jalur. Dengan begitu, dapat ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Ekspor obat hewan telah menembus pasar di 82 negara. Peningkatan ekspor juga dilakukan pada produk olahan ayam dan telur ke beberapa negara, seperti Jepang dan Myanmar.   

Dilanjutkan pada Triwulan III tahun 2018

Pada masa ini, sektor pertanian memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dari segi ekspor. Pemerintah telah berhasil mendorong produksi berkualitas dari petani lokal agar layak ekspor. Terutama untuk komoditas hortikultura yang nilai ekspornya mencapai Rp 2,23 miliar. Produk hortikultura yang paling laku di pasar luar negeri adalah komoditas tanaman hias, manggis, salak, dan bawang merah.

Pemerintah hingga akhir tahun 2018 menargetkan seluruh ekspor komoditas pertanian bisa mencapai angka Rp 499,30 triliun. Sebab, hingga September 2018 – nilai ekspor pertanian dari dalam negeri sudah mencapai Rp 330 triliun. Sehingga target tersebut realistis untuk bisa dicapai, demi semangat meningkatkan sumbangsih sektor pertanian terhadap PDB Indonesia.   

Dampak dari besarnya sumbangsih sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi

Sektor pertanian yang ikut berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi memberi keuntungan bagi masyarakat dan petani pada khususnya. Inflasi pada kelompok bahan makanan terus menurun. Dari angka 10,57% di tahun 2014 menjadi hanya 1,26% di tahun 2017. Tentu ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Karena mereka jadi bisa mengkonsumsi bahan pangan dengan harga yang tidak mengkhawatirkan. Lalu dampak lainnya adalah petani dalam negeri makin sejahtera. Hal tersebut dapat dilihat melalui indikator Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP). Pada tahun 2014 nilai NTUP hanya sebesar 106,05. Sedangkan hingga akhir tahun 2018, nilai NTUP naik menjadi 111,56. Diikuti juga oleh menurunnya jumlah penduduk miskin di pedesaan. Yang mana penduduk desa didominasi oleh penduduk yang berprofesi sebagai petani. Pada tahun 2015, jumlah penduduk miskin di pedesaan masih sebanyak 17,94 juta jiwa. Sementara di tahun 2018, jumlahnya berhasil turun menjadi hanya 15,81 juta jiwa.

Besarnya kontribusi sektor pertanian demi perekonomian bangsa harus mendapat dukungan dari semua pihak. Karena bila sektor pertanian semakin maju, Indonesia bisa makin makmur. Bahkan bisa mengurangi defisit negara dengan memperbanyak komoditas berkualitas ekspor. Untuk itu, pihak swasta juga wajib terlibat dalam misi ini. Bahkan kamu sebagai warga negara Indonesia bisa kok ikut juga berkontribusi. Caranya gimana? Eitss, tak perlu bingung. Kamu bisa menemukan caranya dengan hanya klik di sini! Jangan tunggu sampai besok ya!

 

Referensi:

Content Writer. 8 Agustus 2018. TribunNews: https://bit.ly/2GyMRvt

Mustiana Lestari. 5 November 2018. Detik.com: https://bit.ly/2GyWDhi

Content Writer. 9 Januari 2019. TribunNews: https://bit.ly/2TaiD7U

Terima kasih telah peduli pada petani Indonesia dengan membaca artikel CROWDE. Agar kami dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan kamu, mohon bantu kami mengisi survey berikut ini.