Belajar Bertani

Sekilas Mengenal Pupuk Kompos dan Waktu Pengerjaannya

Membuat pupuk kompos atau pengomposan telah menjadi salah satu cara yang kerap kali dilakukan oleh orang-orang yang menggeluti sektor pertanian. Prosesnya yang cenderung sederhana menjadi salah satu alasan banyak orang membuatnya. Bahan-bahannya pun terbilang cukup sederhana dan mudah dicari, seperti sampah hingga kotoran hewan. Meski begitu, prosesnya yang sederhana juga tidak memungkiri bahwa perlu ketekunan dan juga pemanfaatan variabel lain untuk proses pembuatanya. 

Ada banyak variabel yang berkontribusi pada waktu pembuatan kompos. Namun hal ini tergantung pada ukuran partikel material di tumpukan, seberapa sering pupuk kompos tersebut dialihkan untuk memasok oksigen, tingkat kelembaban dan suhu tumpukan, dan rasio karbon terhadap nitrogen. 

Berapa Lama Kompos untuk Matang? 

Diperlukan waktu satu bulan hingga satu tahun untuk mendapatkan produk yang matang, dengan memperhitungkan variabel di atas, ditambah penggunaan yang diinginkan. Penggunaan kompos yang baik bisa dibilang harus membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pasalnya, penggunaan kompos yang belum jadi dapat merugikan tanaman jika dimasukkan ke dalam tanah sebelum mencapai tahap humus. Konsistensi dari kompos yang sudah jadi biasanya cenderung akan tampak lebih gelap dan juga rapuh serta berbau seperti tanah. Volume tumpukan berkurang sekitar setengahnya, dan bahan organik yang ditambahkan ke tumpukan kompos tidak lagi terlihat. 

 

Uji Kematangan Kompos 

Seperti yang dilansir dari laman gardeningknowhow mengatakan jika ada beberapa metode ilmiah untuk menguji kematangan kompos, tetapi hal tersebut bisa memakan waktu lama. Cara tercepat yang umumnya dilakukan oleh orang lain adalah dengan menempatkan kompos ke dalam dua wadah dan menaburkannya dengan biji lobak. Lobak sendiri dianjurkan untuk proses uji coba ini karena karakteristik lobak yang bersifat kecambah dan juga proses penanaman yang cepat. Jika 75 persen benih berkecambah dan tumbuh menjadi lobak, kompos Anda siap digunakan. 

Meski terkesan mudah untuk dibuat serta organik, pupuk kompos sendiri memiliki banyak manfaat yang akan diberikan untuk tanah dan juga tumbuhan di atasnya. Meski begitu, dalam dunia bisnis pertanian ada beberapa hal pula yang perlu diperhatikan agar bisa memberikan efek yang lebih besar lagi. Salah satunya adalah modal usaha pertanian. Disinilah CROWDE hadir untuk menjadi salah satu solusi bagi para petani agar mendapatkan modal usaha pertaniannya dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, CROWDE juga hadir untuk memberikan sebuah platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp10.000, Anda sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/

Source: 

gardeningknowhow

0 comments on “Sekilas Mengenal Pupuk Kompos dan Waktu Pengerjaannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *