Belajar Bertani Permodalan

Trik Susun Rancangan Anggaran Biaya Biar Nggak Bingung

Rancangan Anggaran Biaya

Mungkin di antara kalian sudah sering mendengar apa itu rancangan anggaran biaya atau biasa disebut juga dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Nah, RAB ini wajib banget disusun oleh para pemilik usaha sebelum mulai menjalankan usahanya. Kenapa? Ya, namanya juga rancangan, ketika menjalankan usaha pasti segala sesuatunya butuh direncanakan. Apalagi menyangkut soal anggaran biaya operasional, kalau sampai tidak ada, kamu bakal nggak punya pegangan. Ujung-ujungnya bisa menyebabkan over budget yang bisa buat usaha kamu jadi berantakan. Bahaya banget, kan?

Eits, tidak terkecuali bagi usaha pertanian! Setiap petani juga wajib menyusun RAB sebelum memulai usaha budidayanya. Menyusun RAB bisa dibilang gampang-gampang susah, tapi lebih banyak gampangnya, kok! Sini CROWDE kasih tahu cara mudah untuk menyusun RAB. Yang nggak nyimak, bakal nyesel, lho!

Tentukan kapan dan apa kegunaan dari rancangan anggaran biaya

Ini wajib kamu lakukan pertama kali saat akan menyusun RAB. Tentukan kapan waktu penggunaannya dan akan digunakan untuk jenis usaha apa. Tujuannya agar kamu mendapat gambaran yang jelas tentang apa saja yang dibutuhkan dan perkiraan besar biaya yang akan kamu keluarkan. Ini juga dilakukan untuk menentukan batasan anggaran yang dikeluarkan agar tetap sesuai dengan kemampuan dan dapat mengontrol ekspektasi. 

Tulis dan urutkan daftar kebutuhan

Setelah mengetahui kegunaan dari RAB, kemudian kamu bisa menulis item apa saja yang akan dibutuhkan untuk dibeli/disewa/dibayar. Semua item harus ditulis secara rinci dan dipisahkan ke dalam beberapa tabel berdasarkan kategorinya. Ini dapat memudahkan kamu saat akan melakukan penjumlahan akhir.

Tentukan jumlah item yang dibutuhkan

Langkah selanjutnya adalah menentukan jumlah item yang dibutuhkan dari masing-masing kategori yang ada di dalam daftar. Sesuaikan jumlah item tersebut sesuai kebutuhan. Usahakan untuk tidak kurang ataupun lebih dari yang kamu butuhkan karena bisa-bisa akan merugikan secara finansial di kemudian hari. Karena itu, kamu perlu berhati-hati.   

Cari tahu harga satuan dari setiap item

Setelah itu, kamu perlu mencari tahu harga per satuan dari setiap item yang dibutuhkan dalam daftar. Harga yang perlu kamu cari tahu adalah harga terkini (sudah menyesuaikan harga pasar) yang berlaku agar perhitungannya tidak melenceng. Kamu bisa menggunakan harga yang lebih murah dengan fungsi yang sama, namun juga harus mudah dijangkau. Karena kalau susah untuk didapatkan, pada akhirnya hanya akan mengacaukan susunan dari RAB. Jadi pastikan harga satuan yang kamu input adalah harga yang terjangkau, namun punya fungsi yang sama dan mudah didapat, nggak masalah bila berbeda merek. Bila perlu, masukkan semua harga yang sudah kamu survei ke dalam tabel yang sudah dibuat sebelumnya, untuk nantinya bisa dijadikan perbandingan.  

Jumlahkan harga keseluruhan

Ketika semua data harga di tabel sudah terpenuhi, lakukan perhitungan dengan menjumlahkan semua total harga di masing-masing kategori. Perhatikan jangan sampai kamu salah menghitung jumlah harga keseluruhan karena ini adalah jumlah yang menjadi pegangan di setiap pengeluaran yang akan kamu keluarkan saat menjalankan usaha pertanian. Usaha kamu akan berjalan dengan lancar bila setiap uang yang keluar selalu sesuai dengan RAB. 

Lakukan rekapitulasi dan evaluasi akhir rancangan anggaran biaya

Setelah mendapatkan jumlah akhir yang harus dibayarkan berdasarkan RAB, lakukan kembali evaluasi dan sesuaikan dengan tujuan awal yang sudah kamu tentukan. Apakah sudah sesuai dengan ekspektasi? Atau, sudahkan sesuai dengan batasan anggaran biaya yang kamu miliki sebelumnya? Jika belum, ada baiknya kamu bisa melakukan koreksi terlebih dahulu.

Nah, gimana? Gampang, bukan? Kalau mau yang lebih gampang lagi, ada. Seperti CROWDE yang sudah menyediakan Rancangan Paket Budidaya untuk para mitra petaninya. Jadi, kamu tinggal fokus menjalankan usaha pertanian, biar CROWDE yang akan penuhi semua kebutuhan budidaya kamu. Jadi, nggak perlu khawatir lagi. Nah, untuk kamu yang ingin memulai usaha budidaya komoditas padi, cabai, atau jagung, yuk, langsung gabung menjadi mitra petani CROWDE! Biar usaha kamu jadi makin mudah.

Baca Juga:

Tips Berbisnis Pertanian Brokoli Saat Pandemi

Referensi:

Deanna deBara. Juli 2020. Create a Small Business Budget in 5 Simple Steps. Freshbooks.com (Blog): http://bit.ly/3qkUmcs 

0 comments on “Trik Susun Rancangan Anggaran Biaya Biar Nggak Bingung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *