News

Kementan: ‘Santri Tani Milenial’ Solusi Regenerasi Petani

Masalah darurat petani di Indonesia tidak bisa dibiarkan begitu saja. Terhitung pada tahun 2017, pekerja di sektor pertanian berjumlah 35,9 juta jiwa. Namun jumlahnya mengalami penurunan di tahun 2018 menjadi 35,7 juta jiwa. Jika pemerintah tidak juga punya solusi untuk permasalahan ini, bisa jadi ketahanan pangan di Indonesia ikut terganggu. Bagaimana tidak, semua kebutuhan pangan penduduk Indonesia bergantung pada sektor pertanian. Yang hanya bisa dicukupi oleh para pekerja di bidang pertanian (petani). Untuk itu, pemerintah melalui Kementan mulai memikirkan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya dengan meluncurkan program Santri Tani Milenial. Apa sih program terbaru milik Kementan itu? Ingin tau lebih lanjut, yuk simak di ulasan berikut!

Apa itu program Santri Tani Milenial?

Program ini dimaknai sebagai upaya keseriusan Kementan untuk meregenerasi sumber daya manusia di bidang pertanian. Tercatat ada 4 juta santri milenial di Indonesia yang bisa diajak dan diarahkan untuk mengembangkan sektor pertanian. Dimana para santri terkenal memiliki pribadi yang mandiri dan etos kerja yang kuat. Bahkan di beberapa pesantren, mereka telah terjun langsung menjalankan sektor pertanian. Seperti untuk menghidupi kebutuhannya sehari-hari selama tinggal di pesantren. Sehingga, para santri dinilai mampu dan layak mendapat apresiasi melalui program Santri Tani Milenial ini.

Para petani milenial telah tergabung dalam 40.000 kelompok petani yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Kelompok petani ini menjalankan pertanian mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan.

Bantuan yang diberikan Kementan melalui program Santri Tani Milenial

Peluncuran program ini dihadiri oleh 15 ribu santri dari seluruh Indonesia. Kementan memberikan bantuan langsung berupa benih unggul untuk tanaman padi, jagung, tanaman hortikultura, serta bantuan alsintan (alat mesin pertanian). Ditambah bantuan ternak berupa 102 ekor sapi, 500 ekor kambing, dan 10.000 ekor ayam untuk kemudian bisa dikembangkan oleh para santri. Pemerintah berharap, para santri bisa dipersiapkan untuk menjadi agropreneur. Sehingga sesaat setelah para santri menyelesaikan sekolahnya, mereka bisa memulai usahanya sendiri. Bantuan dari pemerintah ini masih akan terus berkembang, melihat potensi dari pesantren dan para santri yang tertarik ke dunia pertanian.

Tidak berhenti hanya sampai menyalurkan bantuan, Kementan juga memberikan pelatihan dan pendampingan secara langsung seputar pengoperasian alsintan dan cara menjalankan pertanian serta peternakan dengan baik dan benar.    

Tujuan dari program tersebut

Program Santri Tani Milenial diharapkan mampu memberi energi baru untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Karena seiring dengan masifnya pertumbuhan penduduk, kebutuhan pangan dalam negeri ikut meningkat. Sehingga butuh tambahan para petani muda untuk ikut serta meningkatkan produktivitas pertanian dalam negeri. Sekaligus dapat menyelesaikan masalah regenerasi petani di Indonesia.

 

Sebenarnya masih ada banyak cara untuk bisa memajukan sektor pertanian di Indonesia. Dan itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak hanya pemerintah. Kamu sebagai penduduk Indonesia juga bisa ikut beri kontribusi ke sektor pertanian. Supaya hasil produksi pangan tetap berlimpah dan kita tidak kekurangan pangan. Caranya bisa kamu temukan di sini!

CROWDE sebagai startup fintech bidang pertanian, yang memberdayakan petani di seluruh Indonesia melalui teknologi dan permodalan. CROWDE punya proyek ekosistem berkelanjutan di bidang pertanian, peternakan, dan juga perikanan. Kamu sudah bisa menyalurkan permodalan ke toko tani, pelaku usaha tani, dan juga ke offtaker penyalur hasil pertanian untuk dijual langsung ke konsumen. Sekarang terbuktikan, kalau semua penduduk juga bisa ikut bantu pertanian Indonesia jadi lebih maju!

 

Referensi:

CNN Indonesia. 5 November 2018. Jumlah Petani Berkurang, Tingkat Pengangguran Di Desa Naik: https://bit.ly/2WudZAE

Tim Publikasi Katadata. 25 Januari 2019. Katadata.co.id: https://bit.ly/2SfSPH7

0 comments on “Kementan: ‘Santri Tani Milenial’ Solusi Regenerasi Petani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *