Event News

Pilot Project CROWDE dan Bank BJB di Cikadu Panen Perdana

Panen Perdana

Mitra petani muda di Kabupaten Cianjur berhasil melakukan panen perdana jagung hibrida melalui program Petani Milenial Jawa Barat pada Selasa, 22 Juni lalu. Merupakan hasil kerja sama Bank BJB sebagai pemodal institusi, CROWDE sebagai pihak pembeli hasil panen, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat yang menyediakan lahan Satpel Cikadu BBH untuk budidaya jagung mereka. 

Panen perdana tersebut sukses menghasilkan 9 ton tongkol jagung atau setara dengan 6 ton jagung pipilan kering dalam 1 ha lahan. Hasil panen ini langsung disalurkan ke mitra off-taker CROWDE yang dihargai sebesar Rp5.000/kg jagung pipilan kering.

Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil tersebut, diadakan acara seremonial yang dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar Dadan Hidayat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Jafar Ismail, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar Hermansyah, Perwakilan Biro Perekonomian Jabar Maman Suherman, serta Group Head Kredit Program Divisi Kredit UMKM bank bjb Firman.    

Kecamatan Cikadu dipilih karena memang sedang disiapkan untuk menjadi salah satu sentra produksi jagung di Jawa Barat agar ketahanan dan peningkatan produksi pangan jadi lebih stabil. Sebelumnya produksi jagung di Jawa Barat terpusat di Garut, Majalengka, Sumedang, dan wilayah Bandung, yang kemudian menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu sentra produksi jagung nasional. Namun, dengan munculnya sentra baru di Cikadu ini diharap semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai sentra produksi jagung di Indonesia. 

CROWDE memulai dengan empat proyek permodalan budidaya jagung yang menjadi pilot project dan ditujukan untuk mencari potensi kelayakan budidaya di daerah tersebut. Pilot project dimulai dengan mengambil 4 mitra petani yang berhasil lolos berdasarkan penilaian kelayakan dari segi kondisi lahan, SDM, serta BI checking. Penyaluran modal usaha dilakukan menggunakan metode closed-loop-system, dimana petani akan menerima modal dalam bentuk pasokan input pertanian, bukan uang tunai untuk memitigasi risiko penyalahgunaan dana permodalan dan untuk kemudahan transaksi.

Melalui program ini, petani milenial jadi mengerti seluk-beluk urusan pembiayaan melalui perbankan. Juga mendapat pembelajaran untuk menyelamatkan potensi produksi sesuai SOP”, ungkap Dadan Hidayat, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat

Tim dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Badan Penyuluhan Pertanian juga ikut terlibat memberi input seputar SOP (Standar Operasional Prosedur) budidaya jagung terbaik, yang dapat diterapkan pada proyek permodalan selanjutnya agar bisa memperoleh hasil terbaik. 

Itu mengapa, agar mitra petani dapat memperoleh hasil panen maksimal, pertama-tama kondisi lahan harus benar-benar diperhatikan. Lahan menjadi faktor penentu keberhasilan dan juga pengalaman yang tentu bisa mereka peroleh dari program ini. 

CROWDE juga memberikan pendampingan dan pembinaan, memberi bantuan benih, pupuk, dan pestisida agar spesifikasi bahan input tersebut sesuai dengan kebutuhan dan terjaga kualitasnya. Dengan begitu, hasil panen mitra petani bisa maksimal”, ungkap Afifa Urfani, Head of Impact & Partnership.

Afifa menambahkan, dari pilot project ini, mitra petani berhasil mendapat nilai penjualan sebesar Rp30 juta. Dikurangi modal sebesar Rp14 juta dan biaya HOK (Hari Orang Kerja) Rp7 juta, mereka masih bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp9 juta atau setara dengan 4 x UMR di Kec. Cikadu.

CROWDE yang per data tahun 2020 lalu tercatat memiliki 196 mitra petani jagung, 296 mitra petani padi, dan 1.841 mitra petani cabai, berharap bisa memberi impact positif ke lebih banyak petani di seluruh Indonesia. Sebab, 98,6% mitra petani setuju bahwa dengan bergabung di CROWDE, akses permodalan untuk menunjang usaha tani mereka jadi lebih mudah didapat.

Baca juga: CROWDE Ekspansi Wilayah Sambil Digitalisasi Petani

0 comments on “Pilot Project CROWDE dan Bank BJB di Cikadu Panen Perdana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *