Komoditas

Peternakan Dalam Negeri Jaya, Nilai Impor Daging Sapi Berkurang

Kabar hari ini dimulai dengan kabar gembira yang datang dari sektor peternakan kita. Tercatat nilai impor daging sapi terus berkurang sejak tahun 2016 hingga tahun ini. Tahun 2016 lalu, nilai impor masih berada di angka 147.851 ton. Meski sudah berkurang dari tahun sebelumnya. Namun, terhitung hingga pertengahan tahun 2018 ini, impor daging sapi baru mencapai 69.168 ton.

Kuota yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2018 masih jauh dari angka tersebut. Yaitu berada di angka 113.510 ton. Jika hingga akhir tahun ini, angka impor daging tidak melebihi kuota tersebut, maka jelas telah terjadi semacam tren penurunan impor daging sapi.

Meski Indonesia masih mengalami defisit produksi daging sapi, namun perlahan giat peternakan dalam negeri mulai menunjukkan hasil. Untuk mengurangi impor daging sapi, pemerintah punya strategi untuk mengurangi impor sapi bakalan. Jadi sapi lokal yang akan lebih diberdayakan. Produksinya yang akan lebih ditingkatkan. Agar bisa menghasilkan daging sapi lebih banyak lagi. Sehingga dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri.

Nilai untuk impor sapi bakalan tahun ini telah berkurang hingga 30% – 40%. Sapi bakalan ini adalah sapi yang telah berusia 1,5 – 2 tahun dan membutuhkan waktu 3 – 4 bulan untuk proses penggemukan. Meski nilai impor sapi bakalan yang menurun tidak berdampak baik bagi bisnis penggemukan sapi, diharapkan bisnis itu nantinya akan bergeser menjadi bisnis peternakan sapi. Sehingga ikut membantu meningkatkan produksi daging sapi dalam negeri.

Seperti CROWDE yang juga ikut serta meningkatkan produksi daging sapi di Indonesia dengan membantu memberi permodalan ke peternak sapi. Sehingga untuk memulai bisnis ini tidak lagi perlu takut. Soal modal, serahkan kepada CROWDE.

CROWDE menghimpun dana dari para investor atau akrab disebut dengan sistem crowd-investment. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada beragam proyek usaha tani, tidak terkecuali ke peternak daging sapi. Dengan modal awal investasi mulai Rp 10 ribu, profit yang bisa didapat mencapai hingga 15%.CROWDE punya visi yang sama mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Untuk mencapainya, gerakan yang berlandaskan gotong-royong harus dimulai dari sekarang. Kamu mau ikutan?  

0 comments on “Peternakan Dalam Negeri Jaya, Nilai Impor Daging Sapi Berkurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *