Belajar Bertani

Pestisida Adalah Obat Tanaman. Cek 3 Cara Tepat Memilihnya, yuk!

Pestisida adalah

Pilih-pilih pestisida nggak boleh sembarangan. Kenapa? Karena, memilih pestisida yang tepat dapat menyelamatkan tanaman dari serangan OPT dan menghemat biaya produksi. Mulai dari dosis, pemilihan jenis, merek, dan waktu pemakaian harus tepat supaya jadi lebih efektif. Memang, pestisida adalah senjata bagi petani, tapi banyak-banyak menggunakan pestisida juga belum tentu baik bagi tanaman kamu. Nah, berikut CROWDE punya 3 cara tepat memilih pestisida biar kamu nggak perlu lagi bingung. Simak, yuk!

Sebelum menentukan, kenali dulu jenis OPT yang mengganggu

Masing-masing organisme pengganggu tanaman (OPT) punya obat yang berbeda-beda untuk mengusirnya. Itu mengapa, kamu wajib mencari tau dulu jenis OPT apa yang menyerang tanaman kamu agar bisa menentukan pestisida yang tepat. Gimana caranya? Ya, setiap OPT biasanya menunjukkan gejala serangan yang spesifik dan mudah untuk diketahui.

Misal, serangan hama seperti ulat bisa ditandai dengan adanya lubang-lubang kecil pada daun/buah, atau hama tungau (mite), thrips membuat daun menjadi bercak dan keriting. Nah, hama berupa serangga bisa diberikan pestisida jenis insektisida. Ada juga hama berupa gulma yang bisa dibasmi menggunakan jenis herbisida. Golongan hewan pengerat seperti tikus bisa menggunakan jenis rodentisida. Kalau bakterisida untuk serangan bakteri, dan fungisida untuk serangan jamur dan cawan. Jadi, jangan sampai memberi jenis pestisida yang salah, ya!

Agar penggunaannya efektif, cari tau dulu cara kerjanya

Pestisida sendiri punya cara kerja yang berbeda-beda saat membasmi OPT. Umumnya terbagi menjadi 4 cara kerja, yaitu:

  1. Pestisida jenis sistemik, punya cara kerja yang tidak langsung membunuh hama. Pestisida jenis ini cocok digunakan untuk penanganan OPT berupa jamur dan bakteri. Penggunaannya dengan cara disemprotkan atau ditaburkan ke tanaman, lalu pestisida akan menyerap melalui akar atau daun. Setelah masuk ke dalam tanaman, zat racun akan membunuh jamur dan bakteri.
  2. Pestisida jenis kontak, akan bekerja ketika bersentuhan langsung dengan OPT yang disasar. Pestisida jenis ini tidak efektif digunakan untuk membasmi OPT yang sering berpindah.
  3. Pestisida jenis lambung, akan bekerja ketika tanaman yang telah disemprotkan pestisida dimakan oleh OPT yang disasar sehingga efektif digunakan untuk OPT yang suka memakan bagian tanaman.
  4. Pestisida jenis pernapasan, akan bekerja efektif bila pestisida tersebut terhirup oleh OPT yang disasar sehingga cocok untuk membasmi hama gudang. 

Pestisida adalah obat kimia, jadi pilihlah jenis bahan aktif yang tepat

Jenis bahan aktif yang terkandung pada pestisida menentukan keefektifan dan fungsinya untuk membunuh OPT. Beda zat aktif, akan berbeda pula hasilnya saat sudah diaplikasikan pada tanaman. Pastikan bahan aktif dari pestisida yang kamu gunakan memiliki zat aktif yang tepat untuk membunuh OPT sasaranmu. Berikut beberapa contohnya:

Jenis pestisida racun sistemik

  • Contoh bahan aktif pada insektisida adalah dimehipo, imidakloprid, fipronil, asefat, dll.
  • Contoh bahan aktif pada fungisida adalah karbendazim, difenokonazol, dll.
  • Contoh bahan aktif pada herbisida adalah glifosat, 2.4-D, metsulfuron metal, dll.

Jenis pestisida racun kontak

  • Contoh bahan aktif pada insektisida adalah golongan piretroid (sipermetrin, deltametrin), klorpirifos, bpmc, dll.
  • Contoh bahan aktif pada fungisida adalah mankozeb, maneb, zineb, ziram, dll.
  • Contoh bahan aktif pada herbisida adalah yang berbahan aktif paraquat.

Itu tadi ketiga cara tepat memilih pestisida biar nggak salah-salah beli dan cuma buang-buang uang. Tapi kalau kamu masih ragu dengan jenis serangan OPT yang menyerang tanaman budidaya, bawa saja contoh tanaman yang terserang OPT ke penjual pestisida agar kamu bisa mendapat rekomendasi produk yang lebih sesuai. Karena pestisida adalah bahan kimia, jadi perhatikan juga label pada kemasan untuk mengetahui tipe pestisida, kadar bahan aktif, nama dagang/nama umum, cara kerja, serta petunjuk penggunaan seperti dosis, target sasaran OPT, volume larutan, dan waktu penggunaan. Jadi, jangan sampai salah pilih lagi, ya!

Baca juga: Keuntungan Penggunaan Pestisida dalam Budidaya Pertanian

0 comments on “Pestisida Adalah Obat Tanaman. Cek 3 Cara Tepat Memilihnya, yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *