Belajar Bertani

Pertanian Digital Menjadi Solusi Petani Milenial

Pertanian Digital

Pertanian digital mulai banyak diperbincangkan seiring berkembangnya dunia digital. Membuat teknologi semakin marak digunakan oleh segala kalangan, mulai dari kalangan muda hingga tua. Pasalnya, era digital dianggap dapat menjadi solusi untuk menjalani beberapa aspek pada aktivitas manusia. Selain itu, semakin luasnya pemanfaatan gadget, membuat segala aspek manusia menjadi lebih mudah. Mulai dari aktivitas harian hingga untuk melakukan aktivitas pertanian.

Bicara mengenai pertanian, Indonesia sudah sejak dulu terkenal sebagai negara yang memiliki sumber daya alam melimpah sehingga dapat mendukung sektor pertaniannya . Hal tersebut membuat Indonesia mendapatkan julukan sebagai negara agraris. 

Memasuki era digital, dunia pertanian khususnya pertanian di Indonesia saat ini tengah gencar mengikuti tren digitalisasi pada pertaniannya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Kementan pada November tahun lalu. Bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya untuk mewujudkan strategi pertanian digital sebagai bentuk pemberdayaan petani milenial masa kini.

Sementara itu, beberapa upaya yang bisa diterapkan untuk mewujudkan sistem pertanian digital adalah sebagai berikut:

Pertanian Digital – Menanam Bibit Menggunakan GPS

Mungkin GPS sudah tidak asing di telinga Anda. GPS pada umumnya digunakan untuk mencari lokasi tertentu dari suatu tempat ataupun barang. Perkembangan teknologi saat ini membuat kegiatan bercocok tanam pun bisa memanfaatkan GPS untuk mengatur tata letak penanaman benih hingga mengatur kadar air yang dibutuhkan. Beberapa negara maju saat ini juga sudah menggunakan GPS sebagai tracking benih dari produk pertaniannya.

Sistem Irigasi Pintar

Sistem irigasi pintar merupakan sebuah sistem pengairan lahan yang memiliki fungsi untuk memasok kebutuhan air dengan menggunakan teknologi Variable Rate Irrigation (VRI). Teknologi tersebut mampu mengendalikan distribusi air berdasarkan zona, kecepatan, serta penyiraman 360 derajat.

Pertanian Digital – Teknologi Blockchain

Menurut situs anakteknik, blockchain umumnya dimanfaatkan oleh industri kebugaran untuk mengumpulkan informasi sehari-hari seperti pola tidur, jumlah langkah, dan detak jantung. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga pola hidup agar tetap sehat dan sejahtera. Hampir sama seperti yang lainnya, blockchain pada bidang pertanian merupakan teknologi yang dapat berfungsi untuk melacak barang, dengan memberikan bukti kepemilikan universal. Blockchain sendiri dipercaya dapat membantu mempercepat pembelian produk lainnya.

Itulah tadi ulasan mengenai pertanian digital yang saat ini mungkin dapat dengan mudah diakses dan diaplikasikan oleh kaum milenial yang tertarik. Sementara itu, sangat diharapkan dapat menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan regenerasi petani sehingga produksi pangan di Indonesia tetap terjaga. Demi pemberdayaan petani Indonesia, CROWDE hadir sebagai penyedia akses permodalan usaha pertanian. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung mengunjungi laman resminya di https://crowde.com/

Source: anakteknik

Bertani di Kala Pandemi, Bagaimana Kondisi Petani?

0 comments on “Pertanian Digital Menjadi Solusi Petani Milenial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *