Belajar Bertani

Perbedaan Aquaponik vs Hidroponik

Perbedaan Aquaponik vs Hidroponik

Bagi Anda yang ingin memulai sebuah bisnis pertanian dengan pemanfaatan lahan sempit, kedua istilah ini mungkin terdengar tidak asing bagi Anda. Kedua istilah tersebut bisa dikatakan dapat memberikan alternatif menanam dengan memanfaatkan lahan sempit tanpa harus menggunakan media tanah. Walaupun terlihat sama dalam teorinya, nyatanya kedua teknik ini tetap memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Selain teknik hidroponik dan aquaponik memiliki sistem penanaman yang serupa, yaitu menanam tanpa tanah dan tetap ada penambahan nutrisi dengan media air, namun tetap terdapat sejumlah perbedaan. Simak perbedaan aquaponik vs hidroponik di bawah ini!

Sistem Pemasukan Nutrisinya

Perbedaan pertama yang terlihat dari kedua teknik ini adalah sistem pemasukan dari nutrisinya. Pada teknik hidroponik biasanya nutrisi seperti pupuk yang diberikan cenderung terpisah dan hanya menggunakan media air, sementara teknik aquaponik biasanya menggabungkan sistem tersebut dengan sistem pemeliharaan ikan. Untuk nutrisi seperti pupuk biasanya dengan memanfaatkan kotoran yang dikeluarkan oleh ikan untuk diurai kembali dan diubah menjadi bakteri melalui proses yang dinamakan nitrifikasi dan inilah yang membuat tanaman tersebut menjadi ternutrisi.

Penjagaan Kestabilan

Berbeda dari hidroponik, pada teknik aquaponik terdapat 4 jenis spesies yang harus dijaga keseimbangannya yaitu tanaman itu sendiri, ikan serta 2 bakteri lain yang berbeda. Sedangkan untuk hidroponik, hal yang harus Anda perhatikan hanya tanaman saja.

Optimasi Pertumbuhan

Hal ketiga yang berbeda dari kedua teknik tersebut adalah optimasi dari pertumbuhan tanamannya. Teknik hidroponik cenderung mampu untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dengan cara diekstraksi dengan nutrisi yang cukup tinggi, hal ini berguna untuk hasil tumbuh yang lebih optimal dalam waktu singkat. Untuk teknik aquaponik, pertumbuhan cenderung normal karena teknik yang satu ini cenderung lebih natural karena hanya menggunakan bakteri dari kotoran ikan dan juga ikan itu sendiri.

Perawatan Kebersihan

Hal terakhir yang menjadi pembeda di antara kedua teknik adalah sterilisasi cenderung lebih diutamakan dalam teknik hidroponik seperti segala sesuatunya termasuk dengan media tanamnya harus di steril terlebih dahulu sebelum digunakan kembali. Namun berbeda dengan teknik aquaponik yang justru lebih bergantung kepada bakteri karen naturalisasi dari teknik tersebut.

Itulah tadi 4 perbedaan hidroponik vs aquaponik secara mendasar dari teknik menanamnya, meskipun kedua teknik ini terlihat serupa, namun proses perawatannya tetaplah berbeda. Namun apapun teknik yang dipilih untuk melakukan sebuah bisnis pertanian ini, tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Memiliki sebuah bisnis pertanian tentu saja tidak luput dari peran seorang investor untuk melakukan sebuah kerjasama usaha modal pertaniannya. CROWDE hadir untuk menjawab masalah tersebut, selain dapat berinvestasi di bidang pertanian, Anda juga dapat bekerja sama dengan para petani untuk membantu pemberdayaan petani di Indonesia. Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan investasi pertanian bersama CROWDE, maka Anda dapat mengakses website official CROWDE di https://crowde.co/.

3 comments on “Perbedaan Aquaponik vs Hidroponik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *