Belajar Investasi

Peran Manajemen Untuk Investasi Pertanian

investasi pertanian

Peran manajemen dalam bisnis pertanian untuk investasi pertanian. Memasuki era yang kian modern, saat ini banyak dari petani yang berlomba-lomba memanfaatkan penggunaan tanahnya untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Mengubah sebuah produk tanaman menjadi keuntungan merupakan salah satu bagian paling menantang yang ada pada bisnis pertanian dari sebuah manajemen pertanian itu sendiri.

 Mengapa penjualan merupakan indikator penting bagi petani?

Dalam melakukan bisnis pertanian yang baik untuk mengundang investor agar mau menginvestasikan uang mereka ke proyek usaha tani, tentu pengetahuan singkat mengenai manajemen dari penjualan produk pertanian menjadi salah satu indikator penting bagi petani. Melacak penjualan dapat memberikan beberapa keuntungan bagi seorang petani. Apa saja keuntungannya? Simak ulasannya berikut, yuk!

1. Memberikan informasi tentang pembeli

Ketika ingin melakukan sebuah riset untuk mengungkapkan informasi mengenai profil dari pasar yang telah membeli hasil produk tani Anda, lakukanlah sebuah riset mengenai para pembeli tersebut. Anda dapat memulainya dengan mengamati dari mana mereka berasal, cari tahu apakah mereka adalah seorang pemasok atau perorangan, lalu apa yang sekiranya mereka sukai dan harapkan dari sebuah produk pertanian selain menyehatkan. Hal-hal tersebut tergolong cukup ampuh untuk memahami kebutuhan mereka dan mengelola strategi penjualan di masa depan.

2. Tanggal transaksi

Produksi dari tanaman pertanian merupakan bisnis musiman. Untuk alasan tersebut, melacak waktu penjualan bisa dibilang dapat membantu kehidupan petani agar mampu melakukan manajemen bisnis pertaniannya dengan lebih baik. Pasalnya, mereka dapat mengatur aktivitas yang terkait dengan penjualan dan juga merencanakan pendapatan, serta mengetahui secara pasti perputaran uang yang juga dibutuhkan oleh para investor.

3. Informasi tentang produk atau layanan

Setiap petani yang sukses harus tahu dari mana sumber dananya berasal, serta barang apa saja yang akan menghasilkan pendapatan terbesar. Karena petani biasanya menjual lebih dari satu produk atau layanan, maka dari itu pelacakan penjualan dinilai sangat penting. Dalam hal ini, melacak persentase pendapatan per setiap kategori dapat secara signifikan memfasilitasi pengelolaan pertanian.

4. Informasi tentang pemodal dan calon pemodal

Istilah “modal usaha pertanian” dapat mewakili berupa dana yang nantinya akan diberikan atau dana awal untuk melakukan sebuah aktivitas pertanian. Untuk bisa mengelola pertanian dengan sukses, setiap petani harus tahu siapa yang menjadi pemodal atau calon pemodal dari bisnis pertaniannya. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai calon pemodal Anda dan juga platform dari permodalan usaha pertanian Anda.

Peran CROWDE

CROWDE merupakan sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi permodalan untuk para petani di Indonesia. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, CROWDE juga hadir memberikan sebuah platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp10.000, Anda juga sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di Crowde

Pertanian Digital Menjadi Solusi Petani Milenial

0 comments on “Peran Manajemen Untuk Investasi Pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *