Kemajuan teknologi tampaknya juga ikut menciptakan sebuah inovasi dari dunia investasi, tidak terkecuali kehadiran investasi P2P (peer-to-peer) Lending pada fintech pertanian. P2P Lending sendiri pada dasarnya adalah metode untuk memberikan pinjaman dana kepada pelaku usaha maupun individu itu sendiri. Hal ini biasa dilakukan guna menciptakan hasil win-win solution bagi kedua belah pihak.

 

Lalu apa hubungannya dengan fintech pertanian?

Peran fintech pertanian sendiri merupakan sebuah wadah untuk para investor yang ingin menginvestasikan uang yang dimilikinya ke sektor pertanian dengan menggunakan metode P2P Lending agar dapat membantu pemberdayaan petani di Indonesia.

 

Peran fintech pertanian pada milenial

Kaum milenial adalah target utama dari bisnis investasi P2P Lending ini. Hal ini dikarenakan mayoritas dari kaum milenial memiliki smartphone yang terkoneksi oleh internet dan selalu dibawa kemanapun mereka pergi. Sehingga hal ini dapat membuat mereka lebih mudah untuk mengakses aplikasi atau website fintech ini dengan leluasa.

 

Walaupun begitu, banyak dari kaum milenial yang belum memiliki modal besar untuk berinvestasi sehingga fintech pertanian P2P Lending memberikan peluang kepada mereka yang memiliki modal terbatas, yaitu bisa dimulai dari Rp10.000, seperti yang berlaku di CROWDE.

 

Dengan memberi kemudahan untuk berinvestasi inilah yang menjadi peran penting bagi fintech pertanian kepada para milenial. Selain karena modal yang minim, CROWDE sebagai salah satu wadah untuk investasi P2P Lending ini dapat menjadi solusi bagi para milenial yang juga ingin membantu memberdayakan petani di Indonesia.

 

Bagaimana Cara Memulai Permodalan?

Tidak seperti pengajuan pinjaman dari bank yang harus mengikuti serangkaian prosedur dan persyaratan yang terbilang cukup rumit, fintech P2P Lending bisa bantu memudahkan para petani yang tergolong unbanked untuk mendapat akses permodalan. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekonomi inklusif di Indonesia. Bagi para pelaku usaha budidaya pertanian, Anda bisa coba memperoleh pinjaman modal usaha melalui CROWDE. Bagi para investor, CROWDE bisa menjadi wadah investasi Anda. Anda dapat memilih proyek permodalan dan menyalurkan modal usaha tani mulai dari Rp10.000. Hal pertama yang harus Anda lakukan hanyalah mendaftarkan diri Anda apabila belum memiliki akun di CROWDE. Lalu, ikuti alur dan prosedur selanjutnya, seketika itu juga Anda sudah berhasil menjadi investor di CROWDE.

 

Bagaimana dengan Aksesnya?

Salah satu keunggulan dari adanya P2P Lending di bidang pertanian adalah hanya dengan memiliki smartphone dan koneksi internet, Anda dapat dengan mudah mengakses aplikasi tersebut. Selain itu, Anda juga tidak perlu datang ke kantornya dan mengantri saat proses pengajuan peminjaman, karena semua proses dilakukan secara online. Anda hanya perlu mendaftar melalui website dan langsung bisa melakukan prosesnya.

 

Itulah tadi ulasan singkat tentang peran fintech pertanian sebagai wadah investasi P2P Lending untuk milenial di era yang modern ini. Anda dapat bergabung untuk membantu pemberdayaan petani di Indonesia ini dengan cara berinvestasi pada fintech pertanian ini. Bagaimana caranya? Anda dapat menggunakan CROWDE sebagai salah satu platform yang memberikan Anda akses untuk berinvestasi pada para petani di Indonesia yang membutuhkan investasi untuk produksi pertaniannya. Untuk info lebih lanjut, Anda dapat langsung mengunjungi laman https://crowde.co/.