Pertanian memainkan peran penting dalam seluruh kehidupan ekonomi sebuah negara. Bahkan pertanian dapat dikatakan sebagai tulang punggung sistem ekonomi negara. Hal ini dikarenakan selain menyediakan makanan dan bahan baku, sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja paling banyak di Indonesia. Untuk lebih memahami tentang pentingnya sektor pertanian, mari simak sedikit ulasan mengenai alasan pentingnya sektor pertanian ada di Indonesia berikut ini!

 

Sumber Mata Pencaharian

Sumber mata pencaharian utama banyak orang adalah pertanian. Sekitar 70% dari orang-orang secara langsung menggantungkan sumber pendapatannya pada sektor pertanian. Persentase yang tinggi ini adalah sebagai hasil karena tidak adanya pengembangan kegiatan non-pertanian yang mampu menyerap populasi di Indonesia yang terus tumbuh cepat.

 

Kontribusi Terhadap Pendapatan Nasional

Pertanian adalah sumber utama pendapatan nasional bagi sebagian besar negara berkembang. Salah satunya Indonesia.

 

Pasokan Makanan Manusia dan Hewan

Sektor pertanian menyediakan makanan pokok bagi manusia dan juga pakan untuk hewan peliharaan. Seperti, ternak sapi yang bisa menghasilkan susu untuk dimanfaatkan sebagai makanan pelindung. Selain itu, daging sapi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan protein manusia.

 

Mendukung Perdagangan Internasional

Produk pertanian seperti gula, teh, beras, rempah-rempah, tembakau, kopi, dan sebagainya merupakan barang ekspor utama negara-negara yang mengandalkan pertanian. Jika ada praktik pembangunan pertanian yang lancar, maka proses impor dapat ditekan sementara proses ekspor dapat meningkat pesat. Ini membantu mengurangi neraca pembayaran negara yang tidak menguntungkan serta menghemat devisa. Jumlah ini dapat digunakan dengan baik untuk mengimpor input penting lainnya, permesinan, bahan baku, dan infrastruktur yang dapat mendukung pembangunan ekonomi negara.

 

Hasil Surplus yang Menguntungkan

Pertumbuhan sektor pertanian berkontribusi terhadap hasil surplus yang dapat menghasilkan keuntungan. Banyak negara maju yang terlibat dalam manufaktur, pertambangan, dan sektor non-pertanian lainnya, tapi tidak fokus mengembangkan sektor pertanian. Meskipun begitu, semua individu di negara maju tetap bergantung pada produk makanan, karena makanan masih menjadi kebutuhan pokok. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka mereka hanya bisa menemukannya dari hasil surplus negara lain yang dipasarkan kepada mereka. Dan, seiring perkembangan sektor pertanian, hasil produksi pun dapat meningkat sehingga menyebabkan terjadinya surplus hasil produksi, seperti di Indonesia. Yang kemudian, dapat diekspor ke negara lain dan menghasilkan keuntungan.

 

Sumber Bahan Baku

Sumber utama bahan baku untuk industri-industri besar seperti kapas dan kain goni, gula, tembakau, dan minyak nabati adalah pertanian. Selain itu, banyak industri lain seperti pengolahan buah-buahan serta sayuran dan sekam padi mendapatkan bahan baku mereka juga dari pertanian.

 

Itulah 6 dari 12 alasan pentingnya sektor pertanian. Oleh karena sektor pertanian sangatlah penting, maka penting juga bagi kita memperhatikan kesejahteraan para petani. Hal ini dikarenakan hingga saat ini, para petani Indonesia masih menemukan berbagai kendala dan kendala ini dilihat sebagai penghalang dari kesejahteraan dan produktivitas para petani di Indonesia. Salah satu kendala terberat yang paling sering menjadi keluhan dari para petani tersebut adalah soal permodalan. Dan untuk mengatasi masalah permodalan para petani ini, banyak startup pertanian yang menghadirkan financial technology berupa Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). P2P Lending sendiri adalah platform yang menghubungkan pemodal dengan peminjam. Dengan cara ini, diharapkan dapat membantu para petani untuk lebih sejahtera dan produktif. Salah satunya adalah CROWDE.

 

CROWDE

CROWDE merupakan sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini diakibatkan oleh sistem pengelolaan hasil tani yang harus melalui tengkulak untuk dapat dijual di pasaran. Selain itu, banyak petani Indonesia yang tidak memiliki modal dan lahan untuk bekerja, sehingga hasil yang didapat tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Untuk itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi permodalan.