News

Apa Upaya Pemerintah untuk Stabilkan Stok Pangan?

Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah saja setiap tahunnya, tentu kebutuhan pangan dalam negeri juga ikut terus meningkat. Dalam hal ini pemerintah tidak lantas diam. Banyak upaya yang telah coba dijalankan pemerintah untuk tetap menjaga kestabilan stok pangan dalam negeri. Supaya semua rakyatnya bisa terus makan.

Pemenuhan kebutuhan pangan kita memang sangat bergantung pada aktivitas petani. Nah, kalau petaninya saja tidak didukung, jadi seperti apa Indonesia? Sebenarnya apa saja sih upaya yang telah dilakukan pemerintah selama ini? Yuk simak ulasan berikut guys!

Pemerintah berusaha mengurangi puso atau gagal panen nih!

Usaha pemerintah mengatasi gagal panen telah membuahkan hasil. Luas lahan yang mengalami gagal panen angkanya terus berkurang. Untuk komoditas beras saja, luas lahan gagal panen sudah berkurang sebanyak 349 ha lahan dari tahun 2017 hingga 2018.

Bagaimana cara pemerintah bisa mengurangi gagal panen? Dengan terus memberikan pendampingan untuk merubah pola tanam tradisional ke modern. Mengupayakan agar petani mampu memanfaatkan teknologi pertanian secara maksimal. Dan beralih menggunakan pestisida dan pupuk organik agar lahan tidak rusak. Lahan yang sempit dibuat kluster. Juga mendorong petani agar mampu melakukan manajemen pertanian yang baik.  

Untuk genjot produksi, pemerintah juga dorong Luas Tambah Tanam (LTT)

Rata-rata petani Indonesia hanya memiliki 0,2 ha lahan. Oleh karenanya pemerintah mengupayakan penambahan lahan pertanian sebanyak 500.000 ha di tahun 2018 ini. Untuk provinsi atau kabupaten yang LTT-nya masih belum mencapai target, pemerintah akan melakukan evaluasi kinerja. Bagi yang kinerja pertaniannya rendah, akan dialihkan ke provinsi atau kabupaten lain yang lebih produktif.

Pemerintah menguatkan regulasi dengan menerbitkan Permendag

Pemerintah melalui Kemendag juga menerbitkan Permendag No. 20 Tahun 2017. Aturan ini dibuat untuk mengatur para distributor kebutuhan pokok, wajib melaporkan stok dan distribusi mereka ke mana saja. Agar memudahkan pemerintah untuk mengontrol ketersediaan pangan dalam negeri. Juga diterbitkan Permendag No. 27 Tahun 2017 sebagai pengatur harga acuan pembelian di tingkat petani dan juga konsumen. Supaya tidak ada lagi pihak-pihak yang bisa berbuat curang.

Yang terpenting, memotong rantai distribusi dari petani ke konsumen

Tujuannya untuk meningkatkan keuntungan yang bisa diperoleh petani. Kalau petani bisa lebih untung, produksi taninya juga ikut meningkat. Dengan begitu ketersediaan pangan dalam negeri jadi lebih stabil. Selama ini, jalur distribusi harus melalui 8 tahapan. Jadi membuat konsumen harus membeli dengan harga mahal, tapi petani juga tetap untung sedikit. Sekarang, pemerintah bisa memotongnya menjadi hanya 3 tahap.  

CROWDE juga ikut berpartisipasi dalam mengurangi rantai distribusi dari petani ke konsumen. Agar petani lebih sejahtera dan konsumen bisa lebih bahagia. Tidak hanya berhenti pada pemberian modal ke petani, CROWDE juga turut berperan mendistribusikan hasil usaha petaninya langsung ke konsumen. Ayo, gabung dengan CROWDE sekarang! Kenapa enggak kamu ikut menstabilkan ketersediaan pangan di Indonesia?

0 comments on “Apa Upaya Pemerintah untuk Stabilkan Stok Pangan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *