Museum tanah yang telah di-launching pada 5 Desember 2017 lalu, semakin dipadati pengunjung yang datang dari dalam dan luar negeri. Pada peringatan Hari Tanah Sedunia yang jatuh pada 5 Desember 2018, museum tanah yang terletak di Bogor mengadakan kegiatan open house. Banyak juga dihadiri oleh kaum milenial, mulai dari pelajar SMP hingga mahasiswa.

Museum tanah merupakan bangunan peninggalan Belanda yang memiliki nilai historis sebagai warisan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta budaya. Di dalamnya terdapat dokumen hasil penelitian tanah berupa publikasi ilmiah dan peta-peta tanah sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda hingga saat ini. Ada juga koleksi mikro monolid tanah yang diambil dari seluruh pelosok tanah air. Museum ini juga bisa dijadikan sebagai sumber literasi perihal ilmu tanah internasional, terutama untuk kondisi tanah yang ada di negara beriklim tropis.  

Museum ini nantinya akan dijadikan museum bertaraf internasional. Meski bukan suatu pekerjaan yang mudah, tapi Kementan akan berupaya mewujudkan mimpi tersebut. Sehingga museum itu nantinya bisa menjadi ikon Kota Bogor. Kementan sudah mulai melakukan persiapan, seperti mulai mengumpulkan artefak dari seluruh Indonesia, mencari literatur sejarah pertanian yang ada di Indonesia bekerjasama dengan para stakeholder.

Kementan berharap, museum pertanian ini nantinya bisa memberi gambaran jelas tentang kondisi pertanian di masa lalu. Serta bisa memberi informasi ke publik seputar kebijakan dan program pertanian yang dijalankan di masa sekarang, dan bagaimana mimpi pembangunan pertanian di masa depan. Disajikan dalam bentuk film yang bisa diputarkan ketika pengunjung datang. Di dalamnya nanti juga akan ada galeri alsintan (alat mesin pertanian) untuk memberi edukasi ke publik mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian.

Selain itu, juga akan menampilkan perjalanan dan hasil pencapaian dari 33 menteri dan wamen di Kementerian Pertanian. Karena bagaimanapun, mereka memiliki peran besar dalam sejarah pembangunan sektor pertanian di Indonesia.

Apa kamu juga penasaran ingin berkunjung ke museum tersebut?

Upaya pembangunan di sektor pertanian tanah air, memang harus selalu diapresiasi. Karena sektor pertanian berkaitan dengan kebutuhan pokok manusia, yaitu pangan. Tidak hanya pemerintah yang bisa mengapresiasinya, kamu sebagai warga sipil bisa kok ikut memberi apresiasi ke sektor pertanian Indonesia. Salah satunya dengan cara ini! Mudah kan? Cuma satu yang dibutuhkan, yaitu kemauan!

 

Referensi:

Rio. 5 Desember 2018. Kupas Meredeka: https://bit.ly/2VrAPHD

Admin. 22 Januari 2019. Kementerian Pertanian (Twitter Official): https://bit.ly/2EDHWHs

Terima kasih telah peduli pada petani Indonesia dengan membaca artikel CROWDE. Agar kami dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan kamu, mohon bantu kami mengisi survey berikut ini.