Belajar Bertani

Mengoptimalkan Limbah Tanaman Jagung Sebagai Inovasi Bisnis Baru

Jagung merupakan tanaman populer yang hasilnya banyak dikonsumsi oleh penduduk Indonesia. Bisa dijadikan bahan dasar untuk membuat berbagai makanan lauk pauk atau cemilan. Bagian dari jagung yang paling sering dimanfaatkan yaitu adalah bijinya. Karena biji jagung dapat dimanfaatkan sebagai pengganti nasi. Padahal selain biji, bagian jagung lainnya juga bisa dimanfaatkan. Seperti, daun tanaman jagung yang bisa dimanfaatkan untuk pangan ternak. Untuk bagian lainnya masih belum ditemukan manfaatnya. Jadi seringkali hanya menjadi limbah. 

Limbah jagung yang jarang dimanfaatkan seperti bagian klobot, kulit jagung dan jerami. Padahal dalam beberapa penelitian, setiap kali tanaman jagung panen bisa menghasilkan 9 ton jagung dan 3 – 4 ton dari total keseluruhan merupakan limbah jagung yang tidak dimanfaatkan. Maka dari itu perlu adanya inovasi untuk memanfaatkan limbah jagung agar tidak terbuang percuma. 

Berikut ini ada beberapa cara memanfaatkan limbah jagung sebagai bentuk inovasi baru dalam mengoptimalkan manfaat limbah jagung agar punya nilai jual. Berikut adalah contohnya:

Mengoptimalkan manfaat tongkol jagung sebagai bioetanol

Limbah tanaman jagung yang bisa dimanfaatkan salah satunya adalah tongkol jagung. Salah satu bagian jagung ini bisa Anda manfaatkan sebagai sumber energi. Energi alternatif ini berupa bioetanol yang dihasilkan dari proses fermentasi. Bioetanol merupakan bahan bakar alkohol yang berasal dari hasil fermentasi yang menggunakan bahan baku hayati. Selain itu, beberapa penelitian mengatakan bahwa satu ton limbah tongkol jagung dapat menghasilkan kurang lebih 145 liter etanol. Dan ini dapat menjadi inovasi bisnis baru dalam rangka mengoptimalkan limbah dari tanaman jagung.

Limbah kulit jagung sebagai bahan dasar kerajinan

Kulit jagung juga salah satu bagian dari tanaman jagung yang bisa Anda manfaatkan. Sayangnya masih banyak dari petani yang kurang mengerti cara memanfaatkan kulit jagung ini dan membiarkannya hanya menjadi limbah. Padahal dengan sedikit sentuhan kreatif kulit jagung ini bisa menjadi sebuah karya yang sangat menjual. 

Kulit jagung yang layak sebagai bahan dasar kerajinan harus dikupas dengan cara manual agar memperoleh kulit jagung yang utuh. Setelah itu Anda bisa merebusnya terlebih dahulu dan memberikan sentuhan warna yang bernilai seni. Anda bisa memberinya warna dengan pewarna tekstil. Setelah itu bisa Anda keringkan limbah kulit jagung ini. Setelah kering, bisa Anda setrika agar mendapatkan permukaan yang lurus. Dan setelah menjadi sebuah karya seni, Anda bisa menjualnya untuk menambah pundi-pundi rupiah.

Jerami jagung sebagai pakan ternak  

Jerami jagung merupakan limbah dari tanaman jagung yang bisa dimanfaatkan salah satunya sebagai pakan ternak. Jerami ini jika dicampur dengan beberapa bahan pakan lainnya bisa menjadi makanan dengan nutrisi yang lengkap. 

Jerami bisa Anda jadikan pakan ternak dalam kondisi segar maupun kondisi kering. Salah satu teknik pengolahan sebagai makanan ternak adalah dengan memanfaatkan limbah menjadi complete feed block. Dengan teknik ini dapat mencukupi kebutuhan dan juga nutrisi hewan ternak Anda. 

Nah, itu dia beberapa cara pemanfaatan limbah jagung sebagai inovasi baru dalam berbisnis di bidang pertanian. Perlu Anda ketahui karena ilmu pengetahuan tentang sistem pertanian atau penanaman itu penting. Apalagi jika Anda ingin mencoba untuk memulai bisnis pertanian. Selain itu, modal usaha untuk memulainya juga terbilang penting. Disinilah CROWDE hadir untuk meningkatkan dan juga mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. 

CROWDE sebagai sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Permodalan disalurkan oleh CROWDE berdasarkan prospek yang diberikan oleh para petaninya. Untuk pengajuan modal hingga konsultasi permasalahan pertanian, para petani hanya perlu mengunduh aplikasi CROWDE atau langsung mengisi form berikut! Dalam pencairan dananya, CROWDE memilih untuk mendata setiap kebutuhan petani dan menyalurkannya dalam bentuk bibit, pupuk, hingga alat pertanian. Informasi lebih lengkap, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

0 comments on “Mengoptimalkan Limbah Tanaman Jagung Sebagai Inovasi Bisnis Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *