Belajar Bertani

Mendalami Tata Cara Pemupukan Cabai Untuk Hindari Penyakit part 2

Pada umumnya, pupuk digunakan untuk merangsang pertumbuhan dari tanaman. Kendati demikian, sedikit orang yang mengetahui bahwa penggunaan pupuk juga berperan besar untuk mengurangi intensitas serangan penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh bakteri dan juga jamur. Meski begitu, cara pemupukan yang tidak baik juga akan berimbas buruk bagi tanaman itu sendiri karena akan menghasilkan unsur hara yang berbeda pada media tanaman berupa tanah. Salah satu tanaman yang rentan akibat pemupukan yang buruk adalah cabai. Berikut ini adalah tata cara yang baik untuk pemupukan tanaman cabai bagi bisnis pertanian Anda.

5. Pemupukan Seimbang

Pemberian pupuk yang seimbang memiliki arti yaitu pemberian segala unsur yang dibutuhkan tanaman dalam dosis yang seimbang agar segala zat baik yang diberikan oleh pupuk dapat terserap secara optimal oleh tanaman. Jika selama ini banyak orang yang salah kaprah jika pemberian pupuk yang banyak dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi tumbuhan, maka hal tersebut tidak benar. Salah satu contoh pengaplikasian pupuk nitrogen yang berlebihan dapat memberikan efek bagi tanaman cabai sehingga rentan terhadap penyakit layu.

6. Jenis Pupuk Dasar untuk Cabai

Meskipun penggunaan pupuk organik sangat dianjurkan jika Anda melakukan sebuah bisnis pertanian, hal tersebut bukan berarti jika pupuk kimia akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan Anda maupun lingkungan. Salah satu pupuk kimia yang dapat Anda gunakan adalah pupuk nitrogen. Selain itu, penambahan unsur kalium dan kalsium pada pupuk nitrogen akan memberikan manfaat yang lebih baik lagi dibandingkan pupuk urea pada umumnya.

7. Kalsium bagi Tanaman Cabai

Ketika membicarakan tentang pemupukan, kalsium pada sebuah pemupukan tanaman cabai merupakan unsur hara mikro yang esensial. Selain itu, kalsium juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tanaman cabai terhadap penyakit. Mengapa? Tanaman cabai yang kekurangan kalsium dapat rentang terjangkit penyakit sehingga mengakibatkannya menjadi layu.

8. Aplikasi Unsur Hara Mikro Melalui Pupuk Daun

Selain kalsium, ada pula beberapa unsur hara mikro yang hadir pada pupuk. Pasalnya, unsur hara mikro sendiri memiliki unsur esensial yang dibutuhkan oleh tanaman. Umumnya, unsur hara mikro yang terdapat pada pupuk tersebut dapat meningkatkan kualitas tanaman cabai. Untuk pengaplikasiannya sendiri, unsur hara mikro dapat disemprotkan pada interval 7 hingga 10 hari sekali.

Dalam tata cara pemupukan tanaman cabai, ada banyak hal yang harus Anda pahami untuk mendapatkan hasil produk pertanian yang lebih baik dan berkualitas. Bagi Anda yang tertarik pada bisnis di sektor pertanian, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses. Salah satunya adalah ilmu pengetahuan tentang pertanian dan juga modal usaha pertaniannya. Disinilah CROWDE hadir untuk meningkatkan dan juga mendukung pemberdayaan petani di Indonesia.

Peran CROWDE

CROWDE merupakan sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, CROWDE juga hadir untuk memberikan sebuah platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp10.000, Anda sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

0 comments on “Mendalami Tata Cara Pemupukan Cabai Untuk Hindari Penyakit part 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *