Permodalan

Kamu Generasi Milenial? Yuk, Mengenal Literasi Finansial!

literasi finansial

Katanya, milenial lebih suka beli kopi mahal daripada mencicil rumah. Katanya, generasi milenial lebih bangga jika memiliki gadget paling terbaru daripada mempunyai tabungan masa tua. Betul, nggak?

Generasi milenial termasuk generasi yang masih belum begitu sadar akan Literasi Finansial. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan pada 2016, terdapat 67,8% masyarakat yang menggunakan produk dan layanan keuangan, namun hanya 29,7% masyarakat yang well literate. Padahal, melek finansial atau mengerti literasi finansial diperlukan supaya bisa mengelola keuangan dengan lebih baik sekaligus punya bekal untuk berbisnis di usia muda.

Masih bingung apa itu Literasi Finansial?

Pengertian Literasi Finansial

Ada beberapa versi pengertian Literasi Finansial. Yang paling umum, Literasi Finansial adalah pengetahuan atau kemampuan untuk mengelola keuangan. Menurut OJK, Literasi Finansial adalah rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan pengetahuan, keyakinan dan keterampilan konsumen dan masyarakat luas sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan baik.

Di beberapa negara, kecerdasan finansial mutlak diperlukan bagi setiap orang untuk dapat menikmati kesejahteraan. Terutama generasi muda, yang masih memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk memperbaiki cara kelola keuangannya.

Memulai Gerakan Melek Literasi Finansial Untuk Diri Sendiri

Generasi milenial adalah generasi yang tidak takut dalam mengambil keputusan, termasuk dalam mengatur keuangan pribadi. Tidak takut terhadap perubahan. Karena itu, pandangan generasi milenial terhadap uang juga berbeda dengan generasi sebelumnya.

Dan kini, milenial tidak perlu takut lagi tidak bisa melek Literasi Finansial. OJK bersama Asosiasi Lembaga Jasa Keuangan dari seluruh industri keuangan baik perbankan, asuransi, pemodalan, pegadaian dan dana pensiun membuat Program Strategi Nasional Literasi Keuangan. Inti dari program ini adalah memperluas akses informasi dan akses pemahaman masyarakat akan produk dan layanan yang dimiliki oleh lembaga jasa keuangan. Dengan misi melakukan edukasi di bidang keuangan, generasi muda Indonesia diharapkan mampu mengelola keuangan secara cerdas serta meningkatkan akses informasi dan penggunaan produk jasa keuangan melalui pengembangan infrastruktur pendukung Literasi Finansial.

Fasilitasnya sudah ada. Masalahnya sekarang adalah: apakah para generasi milenial di Indonesia mau untuk benar-benar melek Literasi Finansial?

Cara Paling Mudah untuk Meningkatkan Kesadaran Literasi Finansial

Jika di negara-negara lain, kesadaran akan Literasi Finansial sudah dimulai sejak masyarakatnya masih duduk di bangku sekolah, hal tersebut belum terjadi di Indonesia. Tapi, bukan berarti kita tidak bisa berinisiatif untuk bisa sadar Literasi Finansial. Caranya mudah, kok! Apa saja?

  1. Buat Perencanaan Keuangan
  2. Mengikuti Kelas-kelas atau Diskusi tentang Finansial
  3. Tidak Takut untuk Mempraktekkan Apa yang Sudah Dipelajari

Dengan memiliki perencanaan keuangan, kita sudah mulai langkah awal untuk melek Literasi Keuangan. Lalu dengan mengikuti kelas-kelas dan diskusi berkaitan dengan finansial, kemampuan tentang Literasi Finansial ikut bertambah dan berkembang. Kemudian dengan mempraktekkan apa saja yang sudah dipelajari, kita jadi terjun langsung dan mengenal segala resiko.

Bicara tentang praktek langsung, kamu juga bisa lho praktek langsung pemodalan bareng CROWDE. Tujuannya, selain bisa belajar langsung tentang pemodalan, kamu juga berkesempatan membantu para Petani Indonesia dalam menghasilkan produk tani yang berkualitas, sekaligus belajar membangun usaha untuk diri sendiri. Pahami dan kenali tahapan serta prosesnya untuk bisa mengerti.

Dan jangan lupa download CROWDE, supaya bisa langsung praktek sekarang!

Yuk, semangat untuk melek Literasi Finansial!

0 comments on “Kamu Generasi Milenial? Yuk, Mengenal Literasi Finansial!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *