Komoditas

Kentang Tinggi Karbohidrat Sebagai Pengganti Nasi

Kentang

Kandungan karbohidrat pada 100 gram kentang mencapai 22 gram. Itu mengapa, kentang diklaim sebagai komoditas tinggi karbohidrat. Angka ini hampir menyamai jumlah karbohidrat pada 100 gram nasi yaitu sebanyak 28 gram. Oleh karenanya kentang sering digunakan sebagai pengganti nasi terutama bagi penderita diabetes atau orang yang sedang dalam program diet. Bahkan dengan mengkonsumsi 1 kg kentang per hari, sudah cukup membuat kamu kenyang dan tidak perlu makan nasi lagi. Kenapa? Karena kentang mengandung serat yang lebih tinggi ketimbang nasi. Jadi bisa bikin kamu kenyang lebih lama. Namun apakah peminatnya di dalam negeri tergolong tinggi? Bagaimana dengan jumlah produksinya? Mari cari tahu lebih lanjut lewat ulasan berikut ini. Yuk simak!

Mampukah petani kentang mencukupi kebutuhan dalam negeri?

Tercatat pada data Kementan, total produksi kentang tahun lalu berada diangka 1,2 juta ton. Angka tersebut masih mampu memenuhi permintaan dalam negeri untuk kebutuhan konsumsi yang mencapai 1 juta ton. Sedangkan untuk kebutuhan industri, Indonesia masih melakukan impor. Dikenal sebagai varietas atlantis, varietas ini khusus digunakan untuk bahan baku olahan kentang seperti french fries. Di tahun 2016, impor kentang jenis ini mencapai 26.000 ton. Namun, Indonesia tengah mengupayakan varietas yang mirip dengan atlantis yang dapat dibudidayakan di Indonesia, yaitu varietas median. Sehingga Indonesia bisa menekan angka impor kentang di tahun mendatang.

Risiko budidaya kentang dan cara pemilihan bibit berkualitas

Risiko dalam pembudidayaan kentang masih tergolong tinggi. Ketersediaan bibit berkualitas masih sangat jarang. Bibit yang ada sekarang masih rentan terserang penyakit. Selain itu untuk penyiapan bibit kentang, petani harus menyiapkan rumah kaca.

Bibit kentang tidak berbentuk biji, melainkan berbentuk umbi kentang. Sebaiknya pilih umbi yang bertunas kuat dan telah melalui masa penyimpanan selama 4 bulan. Tunas yang muncul akan berjumlah 3 – 5 dengan panjang kira-kira 2 cm. Kemudian permukaan umbi harus mulus dan tidak bercacat. Juga pastikan umbi telah melewati tahap seleksi agar terbebas dari hama dan penyakit.

Pembudidayaan kentang paling baik dilakukan di daerah dataran tinggi. Setelah masa tanam 3 – 4 bulan, kentang sudah bisa dipanen. Untuk produk lokal harganya di pasaran mencapai Rp 11.000/kg.

Agar harga french fries tidak mahal lagi, ayo bantu petani kentang!

Kamu tahu tidak kalau french fries yang jadi camilan favorit, bahan baku kentangnya masih 100% impor? Makanya harga jual dalam kondisi beku masih terbilang tinggi. Bayangkan kalau bahan baku french fries tersebut bisa dihasilkan sendiri di dalam negeri. Petani kentang akan jadi lebih makmur dan mungkin french fries bisa sukses menjadi alternatif pengganti nasi.

Jika Teman CROWDE setuju, ayo tunggu apalagi! Bantu petaninya sekarang melalui CROWDE. Platform peer to peer lending yang dapat menghubungkan kamu dengan para petani Indonesia.

0 comments on “Kentang Tinggi Karbohidrat Sebagai Pengganti Nasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *