Komoditas

Tren Minum Kopi Bikin Biji Kopi Naik Pamor

biji kopi

Ngopi yuk! Bukankah kamu sering mendapat ajakan seperti ini setiap hari? Ya benar sekali, secangkir kopi saat ini sudah menjadi tren dari gaya hidup seseorang. Berguna untuk mengawali aktifitas di pagi hari bahkan untuk menemai nongkrong seru kamu bareng sahabat atau teman kerja. Indonesia punya beragam jenis kopi yang mungkin salah satunya adalah favoritmu. Ingin tahu informasi selengkapnya mengenai komoditas biji kopi? Mari simak ulasannya berikut:

Perjalanan sebelum menjadi secangkir kopi nikmat

Kalau kamu sering melihat biji kopi yang siap diolah menjadi secangkir kopi nikmat, apakah kamu tahu bagaimana perjalannya sebelum itu? Jenis kopi yang populer di Indonesia adalah jenis kopi arabika dan robusta. Hasil produksi dari budidaya kopi di Indonesia mencapai 637.000 ton dengan total lahan seluas 1,1 juta hektar. Hasil ini bisa tercapai karena iklim Indonesia tergolong ideal untuk produksi kopi.

Untuk kopi jenis robusta, unggulan Indonesia adalah kopi yang dihasilkan di daerah Lampung, Palembang, dan Bengkulu. Bahkan sebanyak 60 persen ekspor kopi Indonesia berasal dari wilayah tersebut. Untuk kopi jenis arabika, penghasil utamanya berasal dari daerah Aceh, Medan, Toraja, Flores, dan Papua. Sumbangan sebesar 20 – 30 persen untuk ekspor kopi Indonesia juga berasal dari kopi jenis ini.

Kisaran harga biji kopi di pasaran

Mulai menjamurnya coffee shop di Indonesia menuntut para pemiliknya untuk langsung membeli ke petani kopi agar mendapat harga yang lebih terjangkau. Dilansir dari Detik.com, kopi jenis arabika yang dihasilkan di daerah Aceh dijual dengan harga Rp 65.000/kg untuk kualitas standar. Sedangkan untuk kualitas terbaiknya dijual Rp 100.000/kg. Ini masih dalam kondisi belum dipanggang. Jika sudah melalui proses pemanggangan harganya bisa mencapai Rp 150.000/kg.

Beda lagi untuk jenis kopi robusta yang ternyata harganya jauh lebih murah. Untuk harga kopi robusta Lampung dijual dengan harga Rp 30.000/kg dan itu juga sudah melalui proses pemanggangan. Sedangkan untuk harga ekspornya mencapai US$ 1,400/ton.

Lestarikan biji kopi Indonesia dengan bantu petaninya

Indonesia menjadi negara pengekspor kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Data dari Kontan.co.id, Amerika Serikat adalah negara tujuan ekspor kopi terbanyak, yaitu sekitar 40%. Selanjutnya mengikuti Uni Eropa sekitar 35%, dan Jepang sekitar 15%. Besarnya peluang ekspor dari biji kopi Indonesia membuka peluang bisnis yang menjanjikan.

Apakah Teman CROWDE setuju dengan potensi yang dimiliki komoditas kopi? Jika memang Teman CROWDE ingin bantu permodalan untuk petani biji kopi bisa langsung kunjungi CROWDE. Dan pantau terus jalannya proyek tersebut melalui aplikasi CROWDE yang bisa Teman CROWDE download di Google PlayStore.

0 comments on “Tren Minum Kopi Bikin Biji Kopi Naik Pamor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *