News

Begini Cara Pemerintah Kendalikan Inflasi Bahan Pangan Pokok

Memasuki tahun baru 2019, catatan nilai inflasi sudah pasti menjadi perhatian. Kemenkeu telah menetapkan sasaran inflasi di tahun 2019 maksimal sebesar 3,5%. Kenyataannya bahkan, di akhir tahun 2018 lalu, inflasi bahan pangan pokok hanya berada di level 1,69% dan inflasi umum sebesar 2,5%. Angka inflasi yang terkendali tersebut merupakan prestasi dan hasil kerja keras semua pihak. Beberapa di antaranya ialah berkat kinerja Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta BULOG. Apa saja yang mereka lakukan untuk mencapai hasil membanggakan ini? Yuk, temukan jawabannya berikut ini!   

Upaya yang dilakukan Kementan

Kementan bertanggung jawab menjaga roda produksi, serta menjamin ketersediaan bahan pangan pokok di Indonesia. Oleh karena itu, Kementan berupaya untuk selalu memenuhi tingkat produksi bahan pangan pokok, menjaga kelancaran distribusi hasil produksi, mendorong tercapainya CPP (Cadangan Pangan Pemerintah), serta mendorong pengolahan bahan pangan yang lebih beragam dan bergizi seimbang.

Kemendag juga tidak ketinggalan ambil peran

Tidak jauh berbeda, Kemendag juga memiliki peran penting. Apalagi perannya berada di ujung tombak. Yaitu, bertugas menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen. Agar harga bahan pangan pokok tetap stabil dan tidak terjadi kenaikan harga yang tajam. Dengan begitu, konsumen dapat memenuhi kebutuhan akan bahan pangan pokok dengan lebih baik. Bagaimana agar harga bahan pangan pokok tetap stabil?

Kemendag bertugas menetapkan HET (Harga Eceran Tertinggi). Sehingga konsumen tidak akan mendapat harga jual yang melebihi HET. Lalu, agar harga di tingkat konsumen tetap stabil, Kemendag juga berupaya menjamin kelancaran distribusi bahan pangan hingga sampai ke tangan konsumen.      

Kinerja BULOG juga patut diperhitungkan

BULOG sebagai Badan Urusan Logistik bertanggung jawab menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karenanya, BULOG memiliki peran untuk melindungi ketahanan pangan nasional di tengah inflasi yang pasti terjadi. Meski tidak bisa dihindari, inflasi masih bisa dikendalikan. Sehingga BULOG mengupayakan beberapa strategi, seperti berupaya memenuhi target CPP tahunan.

Selain itu, BULOG juga melakukan Operasi Pasar (OP) secara berkala untuk memastikan kestabilan harga bahan pangan pokok. Selain melakukan OP di tingkat offtaker/pengecer, BULOG juga berupaya menjaga harga di tingkat produsen/petani. Agar petani tidak menjual hasil panennya terlalu tinggi atau terlalu rendah. Artinya, tetap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.  

 

Upaya yang dilakukan pemerintah ini patut kita apresiasi. Dengan ikut juga peduli terhadap kebutuhan bahan pangan pokok di Indonesia. Toh, kamu juga yang membutuhkannya. Tunjukkan kontribusi dengan ikut menjaga ketersediaan bahan pangan pokok di negerimu sendiri. Bila dilakukan secara bersama-sama akan jadi lebih mudah. Sekarang bisa kok dimulai dari diri kamu dulu, dan caranya mudah lagi! Temukan semuanya di sini!

CROWDE sebagai startup fintech bidang pertanian, yang memberdayakan petani di seluruh Indonesia melalui teknologi dan permodalan. CROWDE punya proyek ekosistem berkelanjutan di bidang pertanian, peternakan, dan juga perikanan. Kamu sudah bisa menyalurkan permodalan ke toko tani, pelaku usaha tani, dan juga ke offtaker penyalur hasil pertanian untuk dijual langsung ke konsumen. Kamu sebagai pemodal bisa dapat profit sekaligus sudah ikut berkontribusi menjaga kestabilan pangan di Indonesia. Dukunganmu sangat berarti untuk negeri ini. Mulai sekarang!

 

Referensi:

https://twitter.com/kementan/status/1079272197422669825

0 comments on “Begini Cara Pemerintah Kendalikan Inflasi Bahan Pangan Pokok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *