Berbagai macam investasi yang ada di Indonesia membuat masyarakat saat ini mudah untuk menemukan instrumen investasi yang diinginkan dan cocok untuk diri mereka. Jenis investasi yang konvensional dan sering dipakai oleh banyak orang adalah investasi pada bidang emas, property, reksa dana, dan juga tidak sedikit masyarakat yang berinvestasi saham. Bagi Anda yang sudah bosan dengan investasi konvensional tersebut, Anda dapat mencoba alternatif investasi lainnya, seperti Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). Selain menjadi alternatif investasi, keuntungan yang didapat dari instrumen P2P Lending adalah imbal hasil yang cukup tinggi, apalagi jika Anda berinvestasi pada permodalan di sektor pertanian. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi tersebut, ada baiknya Anda simak ulasan singkat tentang investasi P2P Lending untuk para pemula.

 

  • Pilih platform P2P Lending yang sudah terdaftar OJK

Semakin berkembangnya zaman, investasi di sektor pertanian melalui P2P Lending akan memberikan potensi yang cukup besar kedepannya. Itulah mengapa, mulai ramai yang memasuki industri ini. Namun hati-hati, karena masih banyak platform fintech P2P Lending yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Karena, CROWDE hadir sebagai platform fintech untuk proyek permodalan di sektor pertanian yang menyediakan tempat bagi masyarakat yang ingin ikut membantu para petani di Indonesia. Dan, CROWDE juga sudah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan sejak akhir tahun 2018 lalu.

 

  • Cari platform P2P Lending yang aktif di berbagai media sosial¬†

Salah satu tips untuk memulai investasi melalui P2P Lending adalah dengan memilih platform yang aktif pada media sosialnya. Selain agar terhindar dari penipuan, platform yang memiliki media sosial aktif akan memberikan update tentang apa saja yang sedang mereka kerjakan, serta benefit lebih karena dapat mengedukasi calon pengguna-nya.

 

  • Pelan, tapi pasti

Sebelum Anda memulai investasi secara besar-besaran, ada baiknya Anda memilih platform P2P Lending yang dapat memungkinkan Anda untuk berinvestasi sedikit demi sedikit dulu. Dengan berinvestasi pada nominal yang kecil, Anda bisa perlahan belajar mengenai sistem yang diterapkan oleh P2P Lending, sambil meneliti dan mencari cara untuk meminimalisir resiko dalam berinvestasi.

 

Itulah 3 dari 5 ulasan singkat tentang instrumen investasi P2P Lending yang bermanfaat bagi para pemula. Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada proyek permodalan usaha tani melalui P2P Lending, maka Anda dapat mencoba berinvestasi di CROWDE.

 

CROWDE

CROWDE ini adalah sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk itulah, CROWDE hadir untuk membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi untuk permodalan.