Di era yang sudah serba mudah ini, mulai banyak anak muda atau yang disebut milenial, melihat literasi keuangan sehingga berinvestasi merupakan salah satu hal yang wajib dan sudah biasa dilakukan. Berbagai instrumen investasi yang tersedia juga dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan Anda. Investasi di sektor pertanian adalah salah satunya, yang dapat menjadi pilihan investasi yang layak untuk dipertimbangkan. Mengingat Indonesia adalah sebuah negara agraris dan 41% warga Indonesia bekerja pada bidang pertanian. Lalu, apa saja keuntungan dari berinvestasi di bidang pertanian? Berikut adalah ulasan singkatnya.

 

1. Daratan Indonesia yang Mendukung

Salah satu keuntungan dari berinvestasi pada bidang pertanian ini adalah dari segi luas daratan Indonesia yang mendukung para petani di Indonesia untuk bercocok tanam. Seperti yang sudah kita semua ketahui, Indonesia terhampar luas daratan seluas 191.09 juta hektar yang didalamnya terdapat 90 juta hektar lebih lahan pertanian yang tanahnya subur dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam. Peluang ini yang kemudian juga bisa dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia dalam keikutsertaannya mengembangkan usaha pertanian dalam negeri melalui para petaninya dengan menyalurkan permodalan atau berinvestasi di sektor pertanian.

 

2. Diversifikasi Produk Pertanian

Investasi di bidang pertanian tidak hanya berfokus pada satu produk saja, berbeda dengan produk investasi lainnya. Hal ini dikarenakan kontur dan kondisi tanah di Indonesia yang cenderung lebih subur menyebabkan Indonesia memiliki banyak jenis produk pertanian, bahkan Anda juga bisa berinvestasi pada komoditas produk ekspor. Hal lain yang dapat diperoleh apabila berinvestasi pada bidang ini adalah Anda akan dapat memprediksi kapan profit investasi bisa Anda dapatkan karena disesuaikan dengan timeline/jadwal masa panen.

 

Itulah dua dari empat keuntungan yang akan didapat bagi Anda kaum milenial yang tertarik untuk berinvestasi di bidang pertanian. Saat ini, sudah banyak perusahaan yang mulai mengembangkan layanan keuangan berbasis teknologi berupa P2P Lending untuk turut serta membangun ekonomi inklusif di Indonesia. Salah satunya adalah CROWDE. CROWDE sendiri adalah perusahaan tekfin di bidang pertanian yang menyediakan permodalan usaha tani melalui sistem P2P Lending untuk turut meningkatkan kesejahteraan para petani dan kelompok-kelompok produktif lainnya. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat untuk kemudian disalurkan ke proyek budidaya petani. Dengan cara ini, memungkinkan siapapun untuk ikut berkontribusi dalam permodalan usaha tani dan memilih sendiri proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE melihat begitu banyak petani di Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Karena itulah, CROWDE hadir untuk membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi permodalan. Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official CROWDE di https://www.crowde.co/.