Pernahkah Anda berpikir tentang bagaimana kehidupan Anda di masa depan jika Anda hanya mengandalkan uang gaji? Akankah hidup sejahtera? Atau merana? Tentu Anda tidak mau jawaban kedua, bukan? Untuk itu, penting bagi Anda mengalokasikan upah kerja ke sebuah instrumen investasi. Namun bagi Anda yang masih bingung dalam memilih instrumen investasi yang tepat, maka artikel ini akan membantu Anda. Artikel ini akan membahas tentang 4 instrumen investasi yang dapat Anda coba sebagai pemula.

[Baca juga: 4 Tipe Investasi yang Layak untuk Pemula (Part 1)]

 

Investasi Properti

Berinvestasi pada properti memang membutuhkan dana yang cukup besar. Namun, bukan berarti Anda sebagai pemula tidak dapat melakukannya. Meskipun membutuhkan dana yang besar, tetapi keuntungan yang akan Anda dapatkan dalam jangka panjang juga besar. Selain Anda bisa menciptakan passive income dengan aset properti, Anda juga bisa mendapatkan capital gain dari kenaikan harga rumah saat dijual kembali beberapa tahun kedepan. Bagi Anda yang masih butuh mengumpulkan dana, maka Anda bisa mencoba berinvestasi dengan jenis investasi lainnya sembari mengumpulkan modal, atau Anda juga bisa memulai bisnis.

 

Setelah itu, apabila Anda sudah cukup memiliki dana, cobalah investasi properti dengan membeli rumah sederhana, namun berada di daerah yang strategis. Dengan demikian, rumah tersebut bisa Anda sewakan dan Anda akan mendapat pemasukan setiap bulan atau tahun. Namun saat memilih investasi properti, Anda perlu memperhatikan daerah/lokasi yang memiliki potensi untuk berkembang, seperti daerah yang di sekitarnya akan dibangun proyek transportasi, pelebaran jalan, dan sebagainya. Hal ini dikarenakan itu akan berpengaruh pada peningkatan harga rumah tersebut di kemudian hari.

 

Investasi Emas

Emas merupakan salah satu dari sekian banyak alternatif investasi yang dianggap cukup aman apabila dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Hal ini dikarenakan investasi emas memiliki tingkat risiko yang cukup rendah dan bisa menekan kenaikan harga atau inflasi. Selain itu, harga daripada emas itu sendiri cenderung stabil dalam rentang waktu panjang. Kelebihan lainnya, emas mempunyai tingkat likuiditas tinggi sehingga mudah untuk diuangkan. Meski demikian, investasi emas dianjurkan untuk investasi jangka panjang agar nilai profit yang diperoleh semakin besar. Dengan keunggulan yang dimilikinya, emas dapat menjadi salah satu alternatif investasi yang pas bagi Anda untuk belajar investasi.

 

Itulah keseluruhan 4 instrumen investasi yang cukup mudah untuk dilakukan dan memiliki risiko yang kecil bagi pemula. Di samping kedua tipe investasi di atas, ada bentuk instrumen investasi baru yang bisa Anda coba, yaitu investasi P2P Lending. Investasi P2P Lending ini adalah sebuah bentuk investasi yang mempertemukan si pemberi pinjaman (investor) dengan si pencari pinjaman melewati platform online, seperti melalui aplikasi atau website. Saat ini, sudah banyak investasi P2P Lending yangberkembang untuk permodalan usaha di sektor pertanian. Salah satu perusahaan tekfin yang menawarkan investasi P2P Lending di sektor pertanian adalah CROWDE.

 

CROWDE

CROWDE merupakan sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal usaha budidaya petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE beroperasi dengan mengelola dana masyarakat untuk kemudian disalurkan ke proyek budidaya petani. Dengan cara ini, memungkinkan siapapun untuk ikut berkontribusi dalam permodalan usaha tani dan memilih proyek mana yang ingin dimodalinya. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini diakibatkan oleh sistem pengelolaan hasil tani yang masih harus melalui tengkulak untuk dapat dijual di pasaran. Sehingga, hasil yang didapat petani tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Selain itu, banyak petani Indonesia yang tidak memiliki modal usaha dan lahan untuk bekerja. Untuk itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi permodalan.