Sebagai negara agraris, setengah dari penduduk Indonesia mencari nafkah dengan cara bertani dan beternak. Sayangnya, tidak banyak anak muda yang berpendidikan yang tertarik untuk terlibat langsung dalam industri pertanian dan peternakan. Padahal, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan industri terpenting di Indonesia ini. Beberapa bahkan mudah sekali untuk dilakukan. Ini dia lima di antaranya!

Bekerja di bidang agroindustri

Berbisnis adalah jawaban dari banyak pertanyaan, termasuk pertanyaan bagaimana cara mudah untuk menjadi bagian dari industri pertanian. Sektor usaha yang khusus berkecimpung di lahan ini adalah agroindustri. Jika tidak familier dengan istilah ini, maka mungkin lebih mudah jika disebutkan sebagai usaha yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku.

Nah, agroindustri luas sekali cakupannya, dari mulai proses pengolahan, produksi, pengangkutan, penyimpanan, bahkan sampai distribusi hasil tani. Tidak hanya itu, agroindustri juga menyediakan jasa dan peralatan untuk berbagai kegiatan tersebut. Peran agroindustri dalam industri pertanian tentu saja besar sekali. Bayangkan, tanpa adanya usaha untuk mengolah, mengangkut, menyimpan, dan distribusi produk pertanian, bagaimana kita bisa menikmati sayur-mayur dan produk-produk ternak seperti daging dan susu?

Bertani dan beternak

Ini adalah jawaban yang cukup jelas, ya. Sebagai pelaku utama dari yang utama, petani dan peternak memegang kunci penting dalam industri pertanian. Kalau tidak ada mereka, siapa yang melakukan sebagian kerja keras dan kerja terpentingnya?

Nah, setengah dari penduduk Indonesia sebenarnya memiliki mata pencaharian ini. Hanya saja dengan berkembangnya zaman, meski peran mereka masih sama krusialnya dengan masa-masa sebelumnya, semakin sedikit yang ingin menjadi penerus profesi ini. Padahal, ini adalah salah satu profesi tertua dan terpenting di nusantara, lho!

Sayangnya, jasa mereka yang besar ini menjadi semakin terpinggirkan. Buktinya, taraf hidup mereka semakin menurun, padahal pekerjaan mereka tetap berat. Sedihnya lagi, kalau harga bahan baku naik, kita lebih sering menyalahkan mereka, padahal mereka pun juga kesulitan seperti kita.

Menjadi pengolah hasil tani perorangan

Nah, cara lain untuk berkecimpung di industri pertanian adalah dengan menjadi pengolah hasil tani perorangan. Kalau agroindustri beroperasi dengan skala besar perusahaan dan mencakup berbagai fase produksi, kalau sektor ini khusus menangani pengolahan hasil yang dimiliki individu atau keluarga. Meskipun namanya perorangan, tetapi bisa jadi usaha ini cukup besar untuk mempekerjakan puluhan atau ratusan orang. Hanya saja semuanya tidak dilakukan di pabrik, tetapi di lahan yang lebih restriktif seperti rumah.

Kabar baiknya, akhir-akhir ini jenis industri kecil ini mulai naik daun dan digemari karena berfungsi sebagai solusi pengangguran, mengingat usaha ini membutuhkan banyak tenaga kerja.

Contoh dari usaha ini beragam, dari yang memproduksi bahan mentah seperti tepung, produk kesehatan seperti jamu, sampai produk tersier siap santap seperti keripik singkong.

Bertindak sebagai konsumen dan pasar

Ini adalah cara pasif menjadi bagian dari industri pertanian. Tanpa sadar, kita semua melakukannya. Selama kita masih makan (tentu iya, kalau tidak gimana caranya kamu masih hidup dan membaca ini?), pasti kita adalah bagian dari pasar dan konsumen industri pertanian. Sebagai pasar, kita memiliki kekuatan yang sangat besar dan bisa menentukan geraknya industri ini. Coba saja kita semua  tiba-tiba berhenti makan nasi dan mulai mengadopsi gaya hidup orang bule yang mengonsumsi kentang, pasti para produsen nasi kelimpungan dan bangkrut, kan.

Tentu saja konsumen memiliki tempat yang penting dalam industri ini. Tanpa konsumen, apalah artinya para produsen dan distributor hasil tani dan ternak?

Menjadi investor di CROWDE

Menjadi investor adalah peran yang sangat penting dalam industri pertanian dan peternakan. Dengan menanamkan modal di bidang ini, kita bisa menjadi penggerak dalam keseluruhan industri. Setiap usaha dan aktivitas membutuhkan dana, dan investorlah yang bisa melakukannya.

Apa itu artinya kita harus punya banyak uang dulu untuk menjadi investor? Dulu, iya. Namun, sekarang telah ada CROWDE, platform online yang memfasilitasi investor untuk menanamkan modal dalam jumlah yang kecil, bahkan sekecil Rp10.000. Mungkin terdengar gila, tetapi ini adalah solusi yang brilian untuk kedua belah pihak.

Dengan memungkinkan permodalan petani dimulai dari Rp10.000, semua orang bisa ikut membantu mendanai petani atau peternak yang membutuhkan tanpa harus memiliki aset berjuta-juta. Hal ini menyediakan keringanan baik bagi investor maupun petani. Meski begitu, investor tetap mendapatkan hasil penanaman modalnya sesuai dengan hitungan bunga keuntungan, dan petani tetap terdanai sesuai kebutuhannya.

Selain itu, investor dan petani akan lebih mudah untuk menemukan satu sama lain, dan hubungan kemitraan pun akan berjalan lebih transparan dan terawasi, sehingga risiko penipuan dan perdayaan sangat minim.

Dan tentunya, ini adalah cara termudah untuk terjun langsung di industri pertanian dan peternakan, karena jaraknya hanya satu sentuhan dari jari kita.

Sekali lagi, apa nama platform jenius ini?

CROWDE.