News

Indonesia Negara Agraris Sudah Merdeka, Apa Pencapaian di Sektor Pertanian?

Indonesia negara agraris

Selamat hari kemerdekaan Indonesia, teman CROWDE! Nggak kerasa, negara kita sudah merdeka selama 76 tahun. Namun, mendapat predikat “Indonesia negara agraris”, apakah dari dulu hingga kini ada pertumbuhan yang signifikan dari sektor pertaniannya? Hamparan lahan pertanian yang luas seharusnya tidak hanya untuk dibangga-banggakan saja, tapi harus bisa dimanfaatkan secara maksimal. Nah, sebenarnya apa saja, sih, hasil pencapaian dari sektor pertanian hingga kini? Yuk, kita cari tahu sama-sama! 

Pemerintah tunjukkan gebrakan berantas mafia pangan

Salah satu penyebab sektor pertanian mengalami involusi dan hanya berjalan di tempat karena makin banyaknya jumlah mafia pangan. Keuntungan yang diterima petani menjadi tidak wajar karena adanya permainan harga yang dikendalikan oleh para mafia pangan. Akibatnya, kehidupan petani jauh dari kata sejahtera. Di kepemimpinan Menteri Amran, terjadi gebrakan untuk memberantas mafia pangan agar bisa menyelamatkan nasib petani. Tercatat ada 782 kasus mafia pangan yang telah dilaporkan dan menghasilkan 409 tersangka, serta 21 perusahaan distributor pangan yang dicabut izin usahanya. Ditambah ada 291 Permentan yang dicabut karena dinilai hanya menghambat proses kinerja pertanian. Ini dilakukan untuk menunjukkan keberpihakan pemerintah pada petani Indonesia.   

Indonesia negara agraris juga mencatatkan sejumlah prestasi lain

Apa saja prestasi yang berhasil dicapai? Yuk, kamu ikut tebak! Pertama, pemerintah berhasil menekan angka inflasi bahan makanan/pangan secara drastis di tahun 2018. Angkanya turun dari 10,57% menjadi hanya 1,26%. Kedua, ekspor pangan juga mengalami lonjakan pesat sebesar 29,7% atau setara dengan Rp1.360 triliun. Bahkan, sektor pertanian berhasil menyumbang kenaikan pendapatan domestik bruto (PDB) hingga 47,2%. Memasuki masa pandemi pun, meski ikut terdampak, namun nilai ekspor pertanian masih bisa bertahan di angka Rp451,8 triliun sepanjang tahun 2020. Ketiga, di tahun yang sama pun, sektor pertanian mampu menyerap jumlah tenaga kerja lebih banyak, yaitu naik 2,32% atau sebanyak 29,76% dari total penduduk Indonesia di usia produktif. Ayo, mana tebakanmu yang benar?

Sektor pertanian menjadi penyelamat pembangunan nasional 

Menurut data BPS, produktivitas beras Indonesia sebesar 5,24 ton/hektare masih di atas Thailand yang hanya 3,33 ton/hektare. Ini yang membuat stok beras nasional selalu bisa mencukupi kebutuhan penduduknya. Pemerintah juga mengupayakan data ketersediaan stok pangan harus dihitung secara matang dan sesuai data di lapangan agar mudah untuk dipantau. Bahkan, diberlakukan juga kebijakan substitusi impor. Kamu tau artinya apa? Itu artinya setiap pengimpor dari luar negeri juga harus menyerap bahan baku lokal sehingga petani Indonesia tetap bisa bersaing. Selain itu, sektor pertanian juga sukses menyumbang pertumbuhan PDB, yang mampu menyelamatkan kondisi perekonomian Indonesia di masa pandemi. 

Ternyata dari sektor pertanian, banyak juga pencapaian yang berhasil dicapai, kan? Pemerintah juga sangat mendukung profesi petani karena kehadiran mereka sangat krusial bagi negeri ini. Bahkan cerita dari peternak sapi di Jawa Barat, pemerintah daerah di sana tidak ketinggalan terus memotivasi para agribisnis lokal agar lebih produktif karena peluang yang masih terbuka lebar. Nah, kalau kamu tertarik tidak mengambil peluang ini juga?

 

Baca juga: 5 Peluang Bisnis di Bidang Pertanian

0 comments on “Indonesia Negara Agraris Sudah Merdeka, Apa Pencapaian di Sektor Pertanian?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *