Buat kamu yang suka sekali makan daging pasti senang dengan perayaan Hari Raya Idul Adha. Bagaimana tidak, biasanya pada momen Idul Adha ini, di rumah akan bertaburan daging, entah itu yang sudah dimasak maupun yang didapat dari jatah pemotongan hewan kurban di tempat tinggalmu. Baik itu daging kambing atau sapi, pasti semua tersedia. Mengkonsumsinya pun sangat baik untuk kesehatan diri kamu. Secara umum, ukuran daging yang dianjurkan untuk dikonsumsi per hari adalah seberat tiga ons. Nah, maka itu jangan sampai berlebihan, ya. Karena semua yang berlebihan pasti nggak baik, kan? 

 

Kalau nggak percaya, coba simak ulasan di bawah ini seputar dampak negatif dari kebanyakan makan daging. Simak, yuk!   

Menyebabkan dehidrasi

Sebuah penelitian dari University of Connecticut mengatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi daging dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi karena terlalu banyaknya protein di dalam tubuh membuat ginjal akan memproduksi urine lebih pekat. Jadi, kamu akan merasa mudah haus. Kekurangan cairan di dalam tubuhmu juga akan menyebabkan kulit menjadi kusam. Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan nafsu makan meningkat, yang sudah pasti bisa membuat tubuh kamu jadi lebih gendut. Nggak mau, kan, hal itu terjadi?     

Meningkatkan kadar kolesterol

Kalau dampak negatif yang satu ini mungkin sudah banyak yang tahu. Benar sekali, jenis bahan makanan yang banyak mengandung lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit berbahaya, seperti darah tinggi, stroke, atau penyakit jantung. 

Timbulnya sakit kepala

Dampak negatif yang satu ini masih ada kaitannya dengan dehidrasi. Terlalu banyak mengkonsumsi daging dapat menyebabkan timbulnya sakit kepala karena tubuh mengalami dehidrasi. Selain itu, makanan tinggi lemak seperti daging bisa menyebabkan naiknya tekanan darah yang juga akan berakibat pada timbulnya sakit kepala. Jika tidak segera ditangani tentu akan berbahaya bagi kesehatan tubuh kamu.   

Membuat tubuh jadi mudah capek

Mengkonsumsi daging secara berlebih akan membuat kamu merasa mudah lelah karena tubuh tidak mampu mencerna makanan dengan cepat. Daging yang lebih sulit dicerna oleh sistem pencernaan akan membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga membuat tubuh kamu terasa mudah lemas dan capek. 

Menimbulkan bau mulut dan bau badan

Sebuah penelitian dari Journal Chemical Senses menemukan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi makanan non-daging memiliki bau badan yang lebih menarik, lebih menyenangkan, dan tidak terlalu tajam ketimbang mereka yang gemar memakan daging. Selain itu, makanan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti daging dapat melepaskan zat ketones yang mampu meningkatkan energi pada tubuh. Tapi, jika terlalu banyak mengkonsumsinya juga dapat melepaskan zat tersebut melalui mulut dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.  

Meningkatkan risiko kehilangan penglihatan

Terlalu banyak mengkonsumsi daging merah akan dikaitkan dengan peningkatan risiko degenerasi makula di usia tua. Bahkan hal tersebut bisa dikatakan sebagai penyebab nomor satu terjadinya kebutaan saat usia lanjut karena lemak jenuh dalam daging dianggap berbahaya bagi pembuluh darah kecil yang terdapat di area sekitar mata. Ditambah lagi, beberapa bahan kimia seperti nitrosamine pada daging olahan tertentu juga dianggap bisa menyebabkan kerusakan pada mata.  

 

Gimana? Sekarang sudah tahu, kan, bahaya mengkonsumsi daging secara berlebihan. Kalau gitu, ini saatnya kamu kontrol keinginanmu untuk makan daging saat Idul Adha, supaya nggak kebanyakan. Pasti kamu lebih sayang dengan diri kamu sendiri, kan? Daripada mendatangkan penyakit, mending bareng-bareng bersama CROWDE mendatangkan kebaikan untuk lebih banyak orang. Setuju?