Komoditas

Harga-harga Bahan Pangan yang Naik Jelang Ramadhan

Bahan Pangan

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dengan penuh suka cita. Umat muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Meski berpuasa dan jadwal makan hanya dilakukan dua kali sehari, yaitu pada saat sahur dan berbuka, namun banyak dari bahan pangan justru mengalami kenaikan harga yang disebabkan jumlah permintaan yang meningkat. Hal tersebut sejalan dengan naiknya tingkat konsumsi dari masyarakat Indonesia. Lalu, apa saja kebutuhan bahan pangan yang harganya naik menjelang bulan puasa Ramadhan? Yuk, cari tahu jawabannya lewat ulasan berikut!

Beras 

Beras sebagai bahan pangan paling utama sangat dicari masyarakat Indonesia untuk makan sahur dan berbuka puasa. Jelang bulan Ramadhan pemerintah memastikan stok beras aman. Paling tidak hanya ada kenaikan sebesar 1% untuk beras kualitas medium. Bila dilihat beras kualitas medium pada bulan Maret lalu seharga Rp11.750/kg, dan memasuki bulan April harganya menjadi Rp11.900/kg. Namun, bila dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, harga beras kualitas medium masih berada di harga Rp9.400/kg. Bisa jadi harga beras naik karena dipengaruhi oleh adanya wabah virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia sejak awal Maret lalu. Jika kebutuhan meningkat pada saat Ramadhan, pemerintah menyebutkan sudah memiliki stok beras yang mencapai 1,7 juta ton.    

Sayur-mayur

Ternyata sayur-sayuran juga mengalami kenaikan harga, seperti kangkung dan bayam naik rata-rata Rp1.000 per ikatnya. Selain itu, sayur kol juga mengalami kenaikan harga. Banyak pedagang nggak berani ambil dalam jumlah banyak karena takut pembelinya sepi dan tidak laku terjual semua. Pada akhirnya hanya akan busuk dan penjual mengalami kerugian. Alhasil, komoditas panen petani tidak terserap secara maksimal oleh pasar. 

Daging sapi 

Berlaku juga pada daging sapi. Daging sapi yang menjadi bahan pangan sumber protein sudah biasa mengalami kenaikan jelang Ramadhan hingga Idul Fitri. Tahun lalu, jelang Lebaran permintaan daging sapi mengalami kenaikan hingga 79,5% dan berpengaruh pada terjadinya kenaikan harga menjadi kisaran Rp115.188/kg. Namun, tahun ini kenaikan harga daging sapi jelang Ramadhan menjadi lebih tinggi. Seperti yang terjadi di pasar daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan yang harga jualnya mencapai Rp120.000 – Rp125.000 per kilogram. Untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi di pasaran, pemerintah sepertinya akan menggelontorkan stok daging kerbau, yang rasanya nggak beda jauh dengan daging sapi.  

Bawang dan cabai merah

Kenaikan harga bawang dan cabai mencapai sekitar 10% – 20%. Namun, ada juga yang kenaikan harganya hampir 50%. Sebut saja bawang putih dari harga Rp28.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Kemudian cabai merah dari harga Rp50.000 naik menjadi Rp60.000 per kilogram. Bahkan, harga cabai rawit tercatat mencapai Rp45.000/kg yang normalnya berada di harga Rp30.000/kg. Meski harganya naik, pemerintah menjamin stok mencukupi hingga Lebaran. Bila dibandingkan tahun lalu, kenaikan harga tahun ini terbilang sangat tinggi – dimana pada Ramadhan tahun 2019, harga cabai merah masih berada di bawah Rp20.000/kg. 

Gula pasir

Kalau komoditas yang satu ini memang sudah mengalami kenaikan lebih dari 10% dari satu bulan yang lalu. Harga gula pasir di pasar tradisional saja yang biasanya dijual dengan harga Rp12.500/kg, sekarang harganya sudah menyentuh level Rp18.000/kg. Apalagi menjelang bulan Ramadhan kebutuhannya akan semakin meningkat, bulan puasa pasti masyarakat butuh banyak yang manis-manis, baik untuk minuman pas sahur maupun untuk takjil berbuka puasa. Stok gula mulai menipis apalagi masyarakat sedang ditimpa fenomena panic buying. Ketambahan musim giling gula yang masih akan jatuh di bulan Mei mendatang. Sehingga tidak heran bila harganya jadi melonjak tinggi.

 

Bila kenaikan harga bahan pangan yang terjadi memang sudah menjadi tradisi, kenapa kamu tidak mempersiapkannya dari jauh-jauh hari? Supaya uang yang kamu miliki sekarang tidak habis hanya untuk menutupi kenaikan harga bahan pangan tersebut. Salah satu cara untuk mempersiapkannya adalah dengan menabung sejumlah uang dari beberapa bulan sebelumnya. Selain itu, kamu juga bisa melakukan permodalan untuk usaha pertanian agar ketersediaan bahan pangan di Indonesia selalu tercukupi, bahkan di saat momen Ramadhan dan Idul Fitri. Caranya bisa kamu temukan di sini!  

0 comments on “Harga-harga Bahan Pangan yang Naik Jelang Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *