Pembahasan seputar Indonesia darurat petani muda, sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Mengetahui hal tersebut, tentu pemerintah tidak tinggal diam. Harus ada upaya yang dilakukan untuk menarik minat generasi muda ke sektor pertanian. Agar pertanian di negara kita tidak mati. Bayangkan kalau Indonesia sudah tidak lagi bisa menghasilkan bahan pangannya sendiri dan harus mengimpor semuanya dari luar negeri. Pasti banyak penduduk Indonesia yang kelaparan karena harga bahan pangan jadi serba mahal. Untuk itu, masih ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menarik generasi muda terjun ke sektor pertanian. Berikut CROWDE jabarkan lewat ulasan berikut, simak yuk!

Dengan cara mengembangkan agrowisata

Generasi muda tidak begitu tertarik untuk mengembangkan tanaman pangan. Mereka yang menyukai hal baru, pasti selalu penasaran untuk mencoba hal yang baru pula. Seperti, mencoba mengembangkan usaha agrowisata. Perpaduan antara pertanian/perkebunan dengan pariwisata bisa memberi tambahan ilmu pengetahuan kepada masyarakat seputar pertanian dan perkebunan dengan cara yang lebih fun. Masyarakat diajak untuk bisa mencoba langsung hasil panen perkebunan petani. Sembari memberi hiburan, masyarakat juga diajak untuk mengetahui asal-usul sumber panganan mereka sehari-hari.

Agrowisata bisa menjadi cara baru bagi petani muda untuk mendapatkan penghasilan selain dari hanya menjual hasil taninya. Dan, kawasan agrowisata di Indonesia cukup mampu menarik perhatian, terutama bagi masyarakat perkotaan yang jenuh dengan kebisingan kota, serta polusi. Juga bermanfaat sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak usia dini, maupun tingkat lanjut. Dengan mengembangkan agrowisata, generasi muda dituntut tidak hanya mengerti seputar pertanian/perkebunan, namun juga harus bisa menjalankan manajemen pertanian modern untuk menjadi agropreneur handal.

Mengarahkan ke budidaya hortikultura dan perbenihan

Pemerintah juga mendukung pengembangan produksi benih unggul. Ditunjukkan dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah sebesar Rp2,1 triliun. Nantinya, keberhasilan pengembangan benih unggul tersebut akan dibagikan kepada petani secara gratis. Karena benih unggul ini merupakan temuan baru, generasi muda akan lebih tertarik dan tertantang untuk membudidayakannya hingga berhasil. Terlebih untuk tanaman hortikultura khususnya rempah-rempah yang bernilai ekspor tinggi. Sub sektor hortikultura bisa menarik generasi muda karena dinilai mampu memberikan keuntungan lebih besar. Kalau untuk tanaman pangan, generasi muda bisa diarahkan untuk berbudidaya padi organik. Yang nanti akan menghasilkan beras organik. Beras organik tergolong lebih sehat dan bisa dijual dengan harga lebih tinggi. Saat ini pun, peminatnya sudah cukup banyak. Seiring dengan makin tingginya tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjalankan pola hidup sehat.

Generasi muda juga bisa mencoba usaha olahan produk biofarmaka

Selain hortikultura, generasi muda juga akan tertarik mengembangkan produk olahan biofarmaka. Biofarmaka adalah tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik, dan kesehatan. Nantinya, produk olahan biofarmaka bisa berbentuk aromaterapi, sirup, gula semut, teh herbal, bahkan bisa menjadi bumbu dapur. Selain bisa menarik minat generasi muda untuk mengembangkan sesuatu yang baru, usaha olahan biofarmaka ini mampu memberikan keuntungan finansial yang cukup besar bagi petaninya.

Kalau berandai-andai menjadi petani, mana usaha budidaya yang ingin kamu jalankan?

Generasi muda Indonesia harus berdaya. Mampu menghargai kemampuan dirinya dengan mau melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Bukan hanya cuek dan tinggal diam saja. Bila kamu belum bisa ikut serta menjalankan aktivitas pertanian secara langsung, masih ada cara lain yang bisa kamu lakukan kok! Seperti, membantu budidaya para petani dengan memberikan mereka permodalan untuk usahanya. Caranya juga mudah, lho. Kamu tinggal menemukannya di sini!

Terima kasih telah peduli pada petani Indonesia dengan membaca artikel CROWDE. Agar kami dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan kamu, mohon bantu kami mengisi survey berikut ini.