News

Ingin Tau Fakta Tentang Tren Ekspor Pertanian Indonesia? Yuk Cari Tau!

Luasnya lahan pertanian yang dimiliki Indonesia, menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan ekspor di Indonesia. Pada tahun 2016, luas lahan pertanian Indonesia mencapai 8,19 juta ha. Agar nilai ekspor dapat terus meningkat, diperlukan kerja sama semua pihak. Karena komoditas ekspor dituntut harus memiliki standar kualitas internasional. Dimana hasil produksi yang dihasilkan harus memenuhi standar tersebut agar dapat diterima oleh negara tujuan.

Yang jelas, semakin banyaknya jumlah ekspor – akan semakin banyak devisa negara yang dihasilkan. Lalu bagaimana agar jumlah ekspor nasional dapat terus mengalami peningkatan? Berikut CROWDE akan menjabarkan fakta-fakta terkait tren ekspor dalam negeri. Supaya Teman CROWDE ikut juga tertarik ya. Yuk, simak!

Apa saja sih komoditas ekspor unggulan pertanian dalam negeri?

Indonesia punya beragam jenis hasil pertanian dan perkebunan. Beberapa di antaranya memang menjadi komoditas unggulan untuk diekspor ke luar negeri. Seperti contohnya komoditas karet. Indonesia menjadi negara produsen karet terbesar kedua di dunia. Luas perkebunan karet pada tahun 2015 mencapai 3,65 juta ha. Selain itu juga ada kopi. Wilayah Indonesia yang tropis, sangat cocok dijadikan tempat pembudidayaan biji kopi. Tidak heran jika Indonesia bisa memproduksi kopi sebanyak 637 ribu ton pada tahun 2017 lalu.

Selain itu, komoditas yang sudah terkenal sejak dulu kala yaitu rempah-rempah. Tanaman rempah-rempah yang tumbuh subur di Indonesia menarik bangsa lain. Rempah-rempah yang banyak dihasilkan Indonesia, di antaranya ada pala, kayu manis, cengkeh, dan lada. Indonesia masih menjadi negara nomor satu pengekspor rempah-rempah di dunia.   

Prestasi nilai ekspor Indonesia yang mengalami kenaikan

Yang patut dibanggakan adalah prestasi ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan data yang didapat, tren ekspor Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2013 hingga 2017. Pada tahun 2013, nilai ekspor pertanian Indonesia berada di angka Rp 334,34 triliun. Dan di tahun 2017 meningkat menjadi Rp 441,89 triliun. Yang berarti, angka kenaikan setiap tahunnya mencapai 24%. Hingga tahun ini, nilai total ekspor dari sektor pertanian mencapai angka Rp 1.875,44 triliun. Angka ini masih bisa terus bertambah melihat potensi pertanian yang dimiliki oleh Indonesia.   

Agar nilai ekspor Indonesia terus meningkat, apa yang harus dilakukan?

Masalah utama yang dihadapi oleh produk ekspor Indonesia adalah soal kualitas. Produk pertanian Indonesia dikenal banyak mengandung toksin yang merupakan zat racun berbahaya. Selain itu juga soal pengemasan yang dilakukan kurang maksimal. Sehingga produk yang diekspor cepat busuk dan jadi kurang bersih. Jalur ekspor yang masih belum terintegrasi membuat proses pengiriman menjadi lama.

Oleh karenanya, agar komoditas ekspor kita meningkat, kondisi di atas harus segera diperbaiki. Perbanyak penggunaan pestisida dan pupuk organik. Serta lakukan pengemasan yang baik, sesuai standar internasional. Dan pemerintah diharapkan mampu membuat jalur ekspor yang lebih efisien.

Jika kamu ingin ikut membantu pemerintah meningkatkan jumlah ekspor pertanian Indonesia, yuk gabung di CROWDE! Di CROWDE kamu bisa ikut berpartisipasi dalam permodalan usaha petani. Mengusung sistem crowd-investment, kamu bisa modali beragam usaha tani sebagai sarana investasimu. Hanya mulai dari Rp 10 ribu kamu sudah bisa bantu petani sekaligus berinvestasi. Ayo tunggu apa lagi?

0 comments on “Ingin Tau Fakta Tentang Tren Ekspor Pertanian Indonesia? Yuk Cari Tau!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *