Belajar Bertani Inspiratif Komoditas

Cuan Melimpah Dari Bisnis Sayur Organik

sayuran organik

Saat memulai bisnis tentu kita ingin menghasilkan keuntungan yang melimpah. Baik dalam bisnis apapun, termasuk bisnis pertanian. Salah satu yang bisa membuat kamu menghasilkan cuan melimpah adalah dengan bisnis sayur organik.

Akhir-akhir ini sayur organik mulai banyak diminati oleh masyarakat, selain fungsinya yang lebih sehat, sayur organik juga dinilai lebih higienis dan memiliki kualitas yang lebih baik. Memangnya apa yang beda antara sayur biasa dan sayuran organik?

Perbedaan Antara Sayur Organik dan Non Organik

Perbedaan paling signifikan antara sayur organik dan non organik adalah pada penggunaan pestisida. Hal ini tentu akan berpengaruh pada rasa dari sayur organik. Pestisida yang mana terbuat dari bahan kimia bisa menyebabkan rasa sayuran terkontaminasi dan tidak tampak fresh lagi. Karena alasan inilah pada akhirnya banyak orang yang memilih untuk mengonsumsi sayuran organik.

 

Peluang Bisnis Sayur Organik

Jika melihat dari sisi bisnis, sayuran organik memiliki peluang yang besar. Tentu kamu tidak harus memulai dengan lahan yang besar sekaligus, namun kamu bisa memulainya dengan lahan kecil di halaman rumah terlebih dahulu. Nah, sebelum memulainya kamu bisa mempersiapkan hal-hal berikut ini, ya!

Lahan Tanam

Sebelum berbisnis sayur organik ada baiknya kamu mempersiapkan lahan tanam terlebih dahulu, karena lahan tanam merupakan pondasimu dalam memulai bisnis ini. Jika kamu memanfaatkan lahan di pekarangan rumah, ada baiknya kamu menggunakan metode tanam vertikal. Dengan begini, kamu jadi lebih menghemat tempat untuk menanam sayur organik.

Media Tanam

Untuk menanam sayuran organik, kamu bisa menggunakan media tanam apa saja. Namun biasanya tanah lebih sering dipakai untuk menanam. Tanah dengan kandungan unsur hara dapat membuat tanaman kamu lebih subur. Kamu juga bisa menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang agar nutrisi pada tanaman kamu lebih terjaga.

Selain menggunakan tanah, kamu juga bisa menggunakan sekam atau media tanam air untuk hidroponik. Sayuran organik memang bisa ditanam dengan media apapun. Mudah bukan?

Penanaman

Untuk menanam hidroponik, ada dua cara yang bisa kamu lakukan, yaitu dengan penanaman langsung atau penanaman dengan menyemai terlebih dahulu. Kamu bisa menanam langsung dengan menaruh benih di kedalaman 2-3 cm di tanah. Cara ini bisa dilakukan untuk tanaman seperti tomat atau terong. Sedangkan untuk penyemaian, kamu bisa menyemai benih terlebih dahulu hingga tumbuh tunas, lalu memindahkannya ke tempat lain untuk pembesaran.

Perawatan Tanaman

Sayuran organik tentu memerlukan perawatan khusus dibanding penanaman secara konvensional. Dikarenakan tidak menggunakan bahan kimia, maka sayuran organik mudah terserang hama. Biasanya tanaman sayuran organik menggunakan obat anti hama berbahan alami, misalnya seperti jahe dan cabe yang dihaluskan dan dilarutkan lalu disemprotkan ke tanaman.

Waktu Panen

Sayuran organik bisa dipanen dalam waktu kurang lebih dua kali seminggu atau tergantung pada jenis tanamannya. Misalnya pada sayuran hijau, masa tumbuhnya akan lebih cepat dibanding sayuran berbuah seperti tomat dan terong.

Media Tanam Sayur Organik

Polybag atau Pot

Untuk menanam sayuran organik, kamu bisa menggunakan media polybag atau menggunakan pot-pot yang ada di rumah kamu. Media yang satu ini memudahkan kamu untuk menanam di area atau lahan yang sempit, atau bisa juga dengan cara digantung. Dengan media polybag atau pot, kamu harus mencampurkan tanah dan pupuk kompos sebagai media yang siap ditanami sayuran organik.

Hidroponik

Media tanam yang satu ini juga termasuk yang populer. Dengan menggunakan bantuan air sebagai media tanam, tanaman bisa ditanam di area paralon secara vertikal.

 

Baca juga: Bahas Tuntas Menanam Secara Hidroponik di Halaman Rumah

Vertikultur

Jika lahan tanammu sempit, kamu bisa mencoba untuk menanam dengan media vertikultur. Teknik budidaya yang satu ini memang sering digunakan karena tidak memakan tempat. Kamu bisa mencoba semua jenis, baik dengan model rak, gantung, vertikal, atua tempel di dinding. 

Aeroponik

Media tanam yang satu ini memang belum populer, namun sudah banyak yang menggunakan. Aeroponik merupakan media tanam dengan bantuan udara dimana medianya menggunakan styrofoam atau gabus sebagai media untuk menanam akarnya.

Dengan begitu banyak cara dan jenis tanaman sayuran organik yang bisa kamu coba, tentu ini memberikan oeluang baik untuk bisnis sayuran organik yang menjanjikan. Meski begitu, kamu juga harus tetap riset dan mencari pangsa pasar yang tepat untuk memasarkan hasil panenmu di kemudian hari. JAdi, apakah kamu tertariik untuk bisnis sayuran organik nih, Teman CROWDE?