Belajar Bertani

CROWDE – Mengenal Monsterra Adansonii, Primadona di Kala Pandemi

CROWDE - Mengenal Monsterra Adansonii, Primadona di Kala Pandemi

Monsterra Adansonii atau yang akhir-akhir ini marak dikenal dengan istilah tanaman janda bolong merupakan tanaman yang cukup populer di kala pandemi. Tanaman ini sendiri cukup viral di media sosial karena memiliki bentuk yang unik dan cenderung “aesthetic”. Seperti namanya, tanaman ini memiliki bentuk dengan lubang-lubang kecil yang cukup banyak dan hal tersebut lah menjadi daya tarik dari tanaman yang satu ini. 

Beberapa dari para pecinta tanaman pun akhir-akhir ini ikut menjadikan tanaman yang satu ini sebagai sebuah bisnis pertanian. Karena kepopulerannya, tanaman yang satu ini pun memiliki harga jual yang cukup tinggi, dibanderol dengan harga mulai dari Rp95 juta hingga Rp100 juta. Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini memiliki berbagai jenis lain yang biasa ditemukan di Indonesia. Berikut ini ulasannya.

1. Monsterra Deliciosa

Monsterra Deliciosa atau tanaman janda bolong yang satu ini merupakan tanaman yang kerap ditemukan akhir-akhir ini di toko tanaman hingga café. Bentuk daun yang berlubang besar seperti daun palem ini memiliki kesan rapi dan cantik. Selain itu, pembibitan dari tanaman janda bolong juga sangat populer dikalangan para penggiat bisnis pertanian tanaman hias. Pada umumnya, jika pembibitannya sangat bagus dan terurus, tanaman ini dibanderol dengan harga hingga Rp17 juta.

2. Monsterra Borsigiana

Tanaman janda bolong yang satu ini sekilas terkesan mirip dengan Monsterra Deliciosa. Meski begitu, tanaman ini memiliki perbedaan pada batang tanamannya. Batang dari tanaman Monsterra Borsigiana tidak seperti Monsterra Deliciosa yang memiliki tekstur terkesan acak, mengerut dan membentuk tonjolan kecil. Selain itu, untuk daun biasanya langsung menempel dengan batangnya. Tanaman janda bolong Monsterra Borsigiana ini biasa dibanderol hingga Rp135 juta tergantung pembibitan dan juga perawatannya.

3. Monsterra Adansonii

Tidak jauh berbeda dari kedua jenis Monsterra di atas, Monsterra Adansonii ini pasti kerap Anda temukan di luaran sana. Jenis dari tanaman janda bolong yang satu ini umumnya mirip dengan Monsterra Deliciosa, hanya saja daunnya lebih kecil dan juga sering dijadikan sebagai tanaman gantung karena sifatnya yang dapat merambat. 

Itulah tadi ketiga jenis tanaman janda bolong yang umum dijumpai di Indonesia. Jika Anda ingin menjadikan tanaman yang satu ini untuk dijadikan sebuah peluang bisnis di bidang pertanian, Anda dapat melakukan yang namanya stek batang dan ditanam dengan penggunaan pupuk organik agar mendapatkan pembibitan yang lebih baik. Jangan lupa pula untuk tetap menjaganya pada suhu ruangan yang sejuk dan juga minim cahaya. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses. Salah satunya adalah modal usaha pertanian. Disinilah CROWDE hadir untuk meningkatkan dan juga mendukung pemberdayaan petani di Indonesia.

Peran CROWDEcr

CROWDE merupakan sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, CROWDE juga hadir untuk memberikan sebuah platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp10.000, Anda sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/

0 comments on “CROWDE – Mengenal Monsterra Adansonii, Primadona di Kala Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *