Belajar Bertani

CROWDE: Mengenal Drone Untuk Bisnis Pertanian 2.0

drone

Singkatnya, drone membantu petani mengoptimalkan penggunaan input seperti benih, pupuk, air, dan pestisida dengan lebih efisien. Hal ini dapat menghemat waktu untuk pencarian tanaman, mengurangi biaya keseluruhan dalam produksi pertanian, dan mengamankan hasil tinggi dan tanaman berkualitas. Untuk hal tersebut, para petani di era 2.0 tentu harus memiliki modal usaha pertanian yang besar. Disinilah para petani membutuhkan sebuah wadah untuk membantu modal usaha pertanian mereka seperti CROWDE.

Seiring berkembangnya teknologi, tujuan dari bertani tidak lagi hanya secara tradisional menghasilkan pangan dan tetap melanjutkan pertanian tanpa menghadapi perubahan. Saat ini, sektor pertanian berada pada era baru yang disebut juga dengan era smart farming. Era ini akan sangat membantu petani memproduksi pangan dengan lebih cepat tanpa perlu menguras energi seperti pada metode pertanian tradisional. Smart farming sendiri memanfaatkan berbagai perangkat berteknologi berbasis GPS, aplikasi tingkat variabel, sistem kemudi dan penginderaan jauh, serta software dan perangkat lain seperti drone. Pengenalan dan penggunaan teknologi pertanian modern yang tepat akan membawa perubahan revolusioner dalam sektor pertanian. Dengan kata lain, teknologi pertanian modern juga mampu merevolusi pola kerja petani.

Dengan menggunakan teknologi yang tepat, petani dapat mengoptimalkan produktivitas dan profitabilitas usahanya berdasarkan informasi lapangan secara real-time sehingga melindungi lingkungan, dan dapat menjadi titik balik menuju kesuksesan.

Apa Itu Drone?

Alat ini menyerupai pesawat tanpa awak yang berukuran cukup kecil dengan berat 20 kg. Karena terbilang cukup ringan untuk sebuah alat yang bisa terbang, membuat manusia tentu tidak dapat menumpanginya. Lalu bagaimana cara mengendalikannya? Drone umumnya dioperasikan dengan dua cara, secara langsung dan secara otonom. Berbeda dengan secara langsung yang dikendalikan oleh manusia menggunakan remote kontrol, drone yang umumnya dipakai pada bisnis pertanian adalah drone yang berbentuk otonom atau dapat mengontrol dirinya sendiri melalui sebuah aplikasi alarm yang akan membuatnya mengudara tanpa harus dikendalikan oleh manusia.

Pada awalnya drone digunakan untuk menyemprot bahan kimia, kini drone adalah alat yang hebat untuk menangkap citra udara dengan kamera dan sensor yang dipasang pada platform. Gambar dapat berupa foto yang tampak sederhana hingga citra multispektral yang dapat digunakan untuk menilai berbagai aspek kesehatan tanaman, gulma, dan aset. Pengumpulan data drone sendiri biasanya merupakan data mentah dan akan diterjemahkan dengan algoritma menjadi informasi yang berguna. Oleh karena itu, drone dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam pertanian, seperti untuk pemantauan parameter berikut:

  • Kesehatan tanaman
  • Indeks vegetasi
  • Tinggi tanaman
  • Kebutuhan air
  • Analisis tanah

Peran CROWDE

CROWDE merupakan sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi permodalan untuk para petani di Indonesia. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, CROWDE juga hadir memberikan sebuah platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp10.000, Anda juga sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

 

Pertanian Digital Menjadi Solusi Petani Milenial

0 comments on “CROWDE: Mengenal Drone Untuk Bisnis Pertanian 2.0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *