Event Media

Sambut Bulan Inklusi Keuangan, CROWDE Adakan Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Pada Keluarga Tani

Akses keuangan menjadi hak dasar bagi seluruh masyarakat dan memiliki peran penting dalam meningkatkan hidup masyarakat. Pengetahuan mengenai keuangan tentu dibutuhkan di sektor manapun termasuk di ranah pertanian.

Dalam rangka menyambut Bulan Inklusi Keuangan, CROWDE mengadakan sosialisasi terkait perencanaan keuangan dalam rumah tangga di 26 ATAP wilayah Jawa Barat, seperti Garut, Sumedang, Bogor, Tasikmalaya, dan juga Sukabumi dari tanggal 3 Oktober hingga 19 Oktober 2022.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar keluarga petani dapat melakukan perencanaan keuangan dalam rumah tangga secara terstruktur. Mereka juga harus sadar akan pentingnya perencanaan keuangan, dengan menerapkan ilmu dasar akuntansi seperti pembukuan keuangan.

“Menteri keuangan dalam rumah tangga itu ya ibu-ibu. Jadi kalau menteri keuangannya ngga ngerti cara ngatur uang ya bisa berantakan keluarganya,” Wulan, Community Development Trainer Radhia Tani saat memberikan sosialisasi di Cimanggung.

Dengan sosialisasi keuangan ini, CROWDE juga ingin memberikan awareness kepada keluarga petani sebagai peserta akan pentingnya perencanaan keuangan dalam rumah tangga. Penyuluhan di beberapa titik ATAP dilakukan agar CROWDE dapat menjangkau petani dan memberikan edukasi secara langsung.

Materi yang disampaikan pun cukup beragam dan dapat mencakup keseluruhan mengenai keuangan dasar rumah tangga. Dari mulai perencanaan keuangan, manfaat, hingga manajemen keuangan bisnis untuk pertanian yang mereka kelola.

Meski saat penyuluhan berlangsung ada banyak petani yang belum mengetahui tentang Bulan Inklusi Pertanian, mereka tetap antusias datang dan mengikuti sosialisasi dari CROWDE. Antusias peserta juga digambarkan melalui tekad mereka setelah mengikuti acara ini. Mereka menuliskan janji yang akan mereka lakukan di dinding “wall of hopes”, yaitu ingin menabung minimal 1 juta perbulan, mengalokasikan dana pendidikan untuk anak-anak, hingga mulai membuat dana darurat.

“CROWDE sering-sering dong bikin acara kaya gini, biar warga makin banyak pengetahuannya,” tutup Euis, salah satu peserta asal Ciawi.

Usai penyuluhan, CROWDE berharap agar petani dapat menerapkan ilmu yang telah disampaikan oleh para trainer. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, pengeluaran dan pemasukan mereka dapat terhitung, sehingga mereka bisa mengalokasikan sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Ikut Serta di BUMN Startup Day, CROWDE Perluas Networking Untuk Berdayakan Petani Indonesia