Event Media

CROWDE Bantu Wujudkan Peningkatan Edukasi Bisnis Pertanian bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Pertanian menjadi salah satu aspek penting untuk kehidupan manusia. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai industri pertanian dan pangan perlu dipahami oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Dalam rangka meningkatkan edukasi bisnis dalam bidang pertanian, CROWDE turut menjadi pembicara dalam acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa sebagai Pusat Distribusi yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa di Bandung.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 8 sampai 10 November 2022 ini dihadiri oleh berbagai narasumber, di antaranya The Local Enabler (TLE), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), CROWDE, ABDSI Jawa Barat, Kepala Desa Cibiru Wetan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jawa Barat.

Sebagai salah satu pihak yang telah bekerjasama dengan KADIN, BUMDes, dan DPMD, CROWDE terus mensosialisasikan pentingnya teknologi dalam industri pertanian. Tak hanya itu, dengan tujuan ekspansi kerja sama, CROWDE juga memberikan edukasi bisnis pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi pangan Indonesia.

Dalam acara tersebut, CROWDE yang diwakili oleh Betsyeba Irene Augustina, selaku CEO Office, menyampaikan beberapa materi mengenai profil CROWDE, program-program yang telah dan akan berjalan, hingga peran CROWDE secara bisnis dalam mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan. Harapannya, CROWDE bisa terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memanfaatkan lahan pertanian sebagai industri bisnis pangan yang mendunia.

Industri pertanian memang menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Hingga kini, CROWDE sudah membantu lebih dari 38.000 petani daerah untuk terus memproduksi hasil tani dengan kualitas terbaik. Dengan bantuan teknologi dan pengetahuan dari CROWDE, mitra petani yang tergabung bersama CROWDE bisa terus berinovasi dan mengembangkan bisnis pertaniannya tanpa adanya kesulitan.

Sosialisasi mengenai bisnis pertanian memang tidak mudah. Masih banyak petani yang takut untuk memulai, karena kendala modal atau maupun minimnya pengetahuan. Namun, CROWDE bersama dengan pemerintah daerah, terus berupaya membantu petani dan mendorong mereka untuk terus berinovasi di bidang pertanian.