Permodalan

Ingin Mulai Usaha Pertanian? Berikut 5 Cara Mendapatkan Modal Usaha

Cara mendapatkan modal usaha

Tahukah kamu? Usaha pertanian yang terlihat sederhana, ternyata juga membutuhkan modal usaha yang terbilang besar. Sebut saja untuk bisa membudidayakan komoditas cabai di lahan seluas 1 ha membutuhkan modal rata-rata sebesar Rp66 juta untuk biaya persiapan lahan, pemeliharaan, hingga saprotan. Tapi, bagaimana cara mendapatkan modal usaha yang sebesar itu di awal? Memang modal usaha seringkali memupuskan niatan kita untuk memulai sebuah usaha. Akhirnya rencana hanya tinggal rencana, menjadi impian yang tidak tahu kapan akan terwujud. Sayang banget bukan? Padahal bisa saja ide usaha yang kamu miliki punya peluang untuk berhasil. Karena itu, sebelum kamu menyerah, kenapa nggak berusaha dulu mendapatkannya? Ada, kok, cara mudahnya! Berikut ini CROWDE punya ulasannya.

Cara mendapatkan modal usaha dengan pinjam ke teman/keluarga

Keluarga adalah lingkup terdekat yang pasti akan selalu memberi support ketika kamu ingin melakukan suatu hal yang positif. Kamu bisa memberi penjelasan secara detail tentang apa yang ingin kamu usahakan, peluang profitnya, rencana penggunaan modal, hingga jangka waktu pengembalian modal. Munculkan pikiran di benak mereka bahwa kamu bisa dipercaya dan yakinkan mereka bahwa kamu benar-benar sanggup menjalankan usaha tersebut dengan baik. Meski modal usaha berasal dari teman/keluarga, kamu juga harus punya tanggung jawab untuk mengembalikannya. Pastikan kapan uang tersebut bisa kembali kepada mereka. Tujuannya agar kamu bisa memiliki attitude yang layak sebagai seorang pengusaha dan bisa dipercaya. Selain itu agar kamu tidak merusak hubungan pertemanan atau kekeluargaan.

Cara paling umum adalah dengan meminjam ke bank

Kalau yang ini biasanya baru bisa dilakukan bila kamu memiliki usaha yang sudah berjalan. Kenapa? Karena jika meminjam di bank, kamu harus memberikan bukti cash flow yang sehat dari usaha yang sedang dijalankan untuk meyakinkan pihak bank bahwa kamu sanggup membayar cicilan pinjaman. Selain itu, meminjam modal usaha di bank melalui produk kredit multiguna juga membutuhkan jaminan/agunan meski laporan keuangan usaha kamu memiliki track record yang baik. Prinsip yang mendasari bank untuk bisa menyetujui pinjaman kamu selain BI Checking adalah prinsip 5C, yaitu:

Character

Prinsip yang dilihat dari kepribadian/karakter calon peminjam, apakah peminjam bisa dipercaya dan bertanggung jawab atau tidak.

Capacity

Prinsip yang menilai calon peminjam atas kemampuannya dalam mengatur keuangan, apakah pernah bermasalah atau tidak.

Capital 

Prinsip untuk melihat kondisi aset dan kekayaan yang dimiliki peminjam, yang bisa dinilai dari laporan tahunan. Ini juga berfungsi untuk menilai kelayakan peminjam dan berapa besar pinjaman yang bisa diberikan. 

Collateral

Prinsip yang mempertimbangkan nilai jaminan jika nantinya peminjam tidak dapat memenuhi kewajiban dan harus dilakukan penyitaan. 

Condition

Prinsip yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kondisi perekonomian suatu daerah atau negara.

Penilaian di atas juga berlaku untuk produk KUR (Kredit Usaha Rakyat). Nantinya, setelah kamu menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan, pihak bank akan melakukan survei terhadap usaha yang kamu miliki, apakah layak atau tidak menerima dana KUR. Bagi calon peminjam, KUR terbilang memiliki penilaian yang sangat ketat. 

Cara mendapatkan modal usaha

Menjalin kerja sama bisnis

Itu mengapa seorang pengusaha harus memiliki relasi yang luas untuk mencari kemungkinan adanya peluang kerja sama antar pemilik usaha. Ketika kamu menemukan relasi yang memiliki minat dan objective yang sama dari membangun sebuah usaha, kamu bisa mengajaknya untuk bekerja sama dan saling menguntungkan. Rekan bisnis bisa hanya memberikanmu modal usaha, baik itu berupa uang tunai atau bahan dan alat kebutuhan produksi, atau bisa juga ikut terlibat dalam kegiatan operasional sehari-hari. Kedua belah pihak harus menyepakati hal-hal seperti pembagian hasil usaha agar tidak ada yang merasa dirugikan. Kesepakatan pun harus dibuat dalam bentuk perjanjian tertulis agar dapat mengantisipasi bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari. 

Mencari dana hibah perusahaan

Modal usaha juga bisa kamu peroleh dari dana hibah perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun swasta. Saat ini perusahaan-perusahaan besar biasanya memiliki anggaran tersendiri untuk membantu membangun perekonomian masyarakat sekitar maupun masyarakat umum dengan menyalurkan dana permodalan usaha melalui program CSR (Corporate Social Responsibility). Kebanyakan teknis penyaluran dananya berbentuk event competition dimana kamu akan melakukan pitching untuk kemudian dinilai oleh para dewan juri. Usaha yang dinilai menarik, punya masa depan, dan punya profit bisnis/impact yang jelas, akan memiliki peluang. Oleh karena itu, kamu harus bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat terpilih sebagai penerima modal. 

Ajukan pinjaman ke fintech peer-to-peer lending

Pilihan lain yang bisa kamu manfaatkan selain layanan kredit perbankan adalah peer-to-peer lending yang disediakan oleh perusahaan financial technology (fintech). Ini merupakan metode untuk memberikan pinjaman uang dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Seperti yang telah disebutkan di atas, pengajuan pinjaman melalui lembaga perbankan prosesnya jauh lebih kompleks sehingga P2P Lending bisa menjadi alternatif pilihan yang prosesnya lebih sederhana. Kamu bisa memperoleh pinjaman tanpa agunan/jaminan dan semua proses dilakukan secara online. Meski begitu, tetap ada tahapan credit scoring yang akan menilai kelayakan calon peminjam, meski tidak sekompleks yang diterapkan oleh pihak perbankan.

Bagi kamu yang ingin meminjam modal usaha melalui P2P Lending, disarankan untuk memilih perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK. Kenapa? Ya, jelas ini demi keamanan dan kenyamanan kamu sendiri sebagai peminjam. Seperti CROWDE, perusahaan fintech legal yang sudah terdaftar OJK dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Kamu yang ingin mulai menjalankan usaha pertanian bisa mengajukan pinjaman untuk satu kali siklus tanam. Nggak perlu khawatir karena sistem pengembalian tidak dicicil setiap bulan, melainkan dibayarkan setelah masa panen. Bahkan, sistem pengembalian di CROWDE bisa menggunakan hasil panen. Tertarik? Ayo, kamu bisa gabung sekarang di sini!

Itu tadi kelima cara mendapatkan modal usaha supaya impian untuk memiliki sebuah bisnis pertanian dapat segera terwujud. Sekarang tidak ada lagi yang dapat menghalangi langkahmu, asal mau berusaha. Seperti kata pepatah, “Banyak jalan menuju Roma”. Selama kamu yakin dengan prospek usaha yang akan dijalankan, jangan tunda untuk mewujudkannya.

Baca juga: Trik Susun Rancangan Anggaran Biaya Biar Nggak Bingung


Referensi:

Tung Desem Waringin. 14 Desember 2017. Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Bisnis. Medium.com: http://bit.ly/3rEkksk 

0 comments on “Ingin Mulai Usaha Pertanian? Berikut 5 Cara Mendapatkan Modal Usaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *