Hari kasih sayang yang diperingati setiap tanggal 14 Februari merupakan momen untuk menunjukkan cinta kasih kepada orang-orang tersayang. Bulan Februari tahun ini jatuh di musim penghujan yang tentu sangat membantu petani dalam menjalankan budidayanya, terutama petani yang masih menggunakan sistem tadah hujan. Di musim penghujan, ketersediaan air melimpah membuat daun tanaman menghijau dan tumbuh subur karena di dalam air hujan terdapat kandungan nitrogen bebas. Meski demikian, petani juga harus selektif dalam memilih komoditas budidaya dengan menyesuaikan ketinggian lahan dari permukaan air laut serta ketahanan komoditas yang akan dibudidayakannya. Agar budidaya petani dapat berhasil dan tidak berpotensi terserang penyakit tanaman yang biasanya disebabkan oleh jamur dan bakteri patogen.  

 

Mengingat musim kemarau yang lebih panjang tahun lalu, membuat musim penghujan sekarang ini benar-benar dinanti oleh para petani. Petani sudah mulai menanam padi lagi pada bulan Desember 2019, sehingga dapat dipanen pada bulan Februari.

 

Para petani merasakan penuh rasa kebahagiaan sebab bulan Februari adalah puncak panen raya. Padi yang mereka budidayakan dengan penuh kasih sayang akhirnya bisa dipanen untuk mencukupi kebutuhan pangan penduduk yang sampai di piringmu menjadi nasi. 

 

Masyarakat Indonesia sudah sangat bergantung dengan nasi, yang bila stok di dalam negeri sampai tidak mencukupi pasti mereka akan kewalahan. Sehingga, petani dengan dukungan pemerintah selalu berupaya agar hasil panen padi di Indonesia melimpah dan menghasilkan stok beras yang mencukupi kebutuhan penduduk yang akan mencapai 269,6 juta jiwa di tahun 2020. Tahun lalu, luas lahan yang dipanen pada bulan Februari mencapai luas 1,72 juta ha dan dapat menghasilkan 5,26 juta ton beras. Jumlah tersebut termasuk yang paling tinggi pada periode tiga bulan pertama di tahun 2019. 

 

Dengan hasil tersebut, pemerintah berharap dalam jangka panjang Indonesia bisa melakukan ekspor secara berkelanjutan. Yang mana akan berdampak pada tingkat kemakmuran petani dalam negeri. Jangan sampai kita hanya bangga menerima produk impor sedangkan produk dalam negeri tidak diapresiasi. Padahal, kita semua tahu kalau produk dalam negeri juga merupakan hasil kerja keras penduduknya. 

Balik lagi, semua itu memerlukan kerjasama dan mau menghargai upaya satu sama lain. Jika kamu ingin membalas tanda cinta para petani dan memberi apresiasi atas kerja keras mereka, bisa dilakukan dengan menyalurkan pendanaan pada proyek permodalan pertanian bersama CROWDE. Yuk, lebih lengkapnya bisa kamu cari tahu di sini!