Komoditas

Budidaya Apa yang Tumbuh Subur Di Musim Penghujan?

Memasuki musim penghujan kamu perlu waspada dengan terjadinya banjir. Apalagi buat para pemotor, jadi harus lebih berlapang dada aja kalau pagimu dimulai dengan hujan-hujanan menuju kantor. Atau jalanan yang terasa lebih menyeramkan karena orang-orang pada mau enaknya sendiri di jalanan. Tapi enggak perlu khawatir, meski orang kota jadi lebih tertantang saat musim penghujan tiba, petani Indonesia justru bahagia apalagi yang punya sistem pertanian tadah hujan. Buat Teman CROWDE, ingin tau apa saja budidaya yang tumbuh subur di musim hujan? Yuk, simak ulasannya berikut!  

#1. Sayuran sawi tidak mudah layu meski sering terkena air hujan

Baik sawi putih maupun sawi hijau keduanya adalah jenis tanaman yang sangat kuat. Tidak mudah layu meski terkena guyuran hujan terus-menerus. Termasuk jenis tanaman yang mudah dibudidayakan di dataran tinggi dengan masa budidaya yang singkat, yaitu hanya 40 – 50 hari. Tanaman sawi, terutama sawi putih termasuk komoditas ekspor unggulan Indonesia untuk kategori sayuran. Meski saat ini memasuki musim penghujan, petani sawi tetap bisa mendulang profit. Bahkan lebih banyak dari saat musim kemarau.

#2. Budidaya selada hasilnya semakin berlimpah saat musim hujan

Selada yang biasa dimakan sebagai lalapan atau sebagai sayur pelengkap makanan cepat saji (burger) justru tumbuh subur di saat musim hujan. Karena saat musim hujan kondisi kelembaban tanah sangat tinggi, tanaman akan lebih mudah terserang jamur. Tetapi, hal ini tidak berlaku pada daun selada yang notabene lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit.

#3. Pare meski pahit, tapi profitnya berbuah manis di musim penghujan

Budidaya pare juga terhitung singkat, hanya membutuhkan waktu 40 – 50 hari. Tanaman pare memang dapat tumbuh sepanjang tahun alias tidak tergantung pada musim. Sehingga meski dengan kondisi alam bercurah hujan tinggi, tanaman pare bisa menyesuaikannya. Tapi pare memang jenis tanaman yang bisa tumbuh lebih subur saat musim hujan. Karena tanaman pare membutuhkan media tanam yang gembur dan kaya akan unsur hara.  

#4. Karena banyak mengandung air, mentimun cocok tumbuh di musim hujan

Tidak jauh berbeda dengan pare, mentimun juga merupakan tanaman yang tumbuh secara merambat. Saat musim hujan, petani timun justru bisa lebih berhemat karena pemberian pupuk dilakukan dengan dosis yang lebih sedikit. Proses penyiangan gulma pada tanaman mentimun juga bisa dilakukan dengan lebih mudah. Hanya saja saat musim penghujan, sebaiknya jangan menggunakan pupuk organik karena bisa membuat layu tanaman mentimun.

#5. Lengkeng adalah buah yang tumbuh subur ketika musim hujan

Buah lengkeng yang kaya akan vitamin c ternyata bisa tumbuh subur saat musim hujan. Pas banget di musim hujan kamu pasti butuh asupan vitamin c lebih banyak. Supaya tidak mudah sakit.

Ada trik untuk bisa membuat tanaman lengkeng tidak rusak saat musim hujan. Yaitu, bakal buah tidak boleh dibungkus terlalu rapat karena akan membuat kondisi di dalamnya menjadi sangat lembab. Sehingga memancing jamur untuk tumbuh subur. Akibatnya buah jadi banyak yang busuk.


Nah buat Teman CROWDE, kelima budidaya di atas sangat cocok kamu pilih saat musim hujan seperti sekarang ini. CROWDE akan memberi permodalan pada proyek ekosistem berkelanjutan di bidang pertanian. Mulai dari toko tani penyedia kebutuhan usaha pertanian. Untuk kemudian menyalurkannya kepada petani. Setelah petani menjalankan proyek usahanya dan berhasil panen, hasil panen akan disalurkan oleh offtaker rekanan CROWDE langsung ke konsumen. Sehingga rantai distribusi jadi lebih singkat dan kondisi hasil panen tetap terjaga kualitasnya. Yang pasti akan membuat harga jual lebih stabil. Yuk, CROWDE tunggu kamu ikut bergabung ya!

 

0 comments on “Budidaya Apa yang Tumbuh Subur Di Musim Penghujan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *