Belajar Bertani

BUDIDAYA BAWANG DENGAN CARA HIDROPONIK

BUDIDAYA BAWANG DENGAN CARA HIDROPONIK

Bawang putih bisa dibilang merupakan kebutuhan primer dalam dunia masak-memasak. Karena bawang putih adalah salah satu komponen penting dalam bumbu dapur yang digunakan pada setiap masakan Indonesia sehingga menjadikannya primadona. Hal ini membuat bawang putih selalu dicari-cari orang. Maka dari itu banyak yang tertarik untuk mencoba membudidayakan bawang putih dengan berbagai metode. Salah satunya adalah metode hidroponik karena dianggap lebih mudah dan memiliki produktivitas lebih tinggi. Maka dari itu simak cara budi daya dan penjelasannya di bawah ini.

  • BIBIT BAWANG PUTIH

Pertama Anda bisa membeli bibit bawang putih yang sudah siap tanam dan bisa Anda dapatkan di toko bibit pertanian. Pilihlah bibit bawang putih yang berkualitas karena itu adalah kunci untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Berikut bibit bawang putih yang memenuhi syarat untuk mendapatkan hasil berkualitas:

  • Terbebas dari hama & penyakit
  • Harus sudah berisi / bernas
  • Besar siung bawang putih untuk bibit 1,5 sampai 3 gram
  • Berwarna cerah dan mengkilat

Sebelum ditanam pisahkan bawang putih dalam siung-siung atau umbinya dipisahkan satu-persatu, dan kemudian lebih baik lagi jika umbinya dijemur lebih dulu. 

  • MEMPERSIAPKAN MEDIA TANAM HIDROPONIK

Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, jadi Anda dapat menggunakan arang sekam, serbuk sabut kelapa, atau juga serbuk gergaji. Media-media tanam hidroponik dianggap cocok karena memiliki daya serap air yang cukup baik, serta memiliki aerasi dan juga drainase yang baik sehingga media tanam menjadi lebih baik.

  • TEKNIK PENANAMAN 

Teknik penanaman hidroponik merupakan teknik tanam yang dapat dilakukan dengan menggunakan botol plastik. Selain botol plastik, menanam bawang putih secara hidroponik juga bisa memakai pipa paralon meski Anda harus merogoh kantong lebih dalam. Sedangkan, bila Anda memanfaatkan media dari botol plastik, Anda dapat menggunakan botol bekas. Bagi Anda yang baru belajar melakukan bisnis pertanian budidaya bawang putih, penggunaan botol plastik dapat menjadi hal yang tepat. Meski begitu, tidak ada salahnya pula jika Anda melakukan budidaya dengan penggunaan paralon. Bedanya hanya terletak pada ongkos yang dikeluarkan untuk penggunaan pipa paralon lebih besar dibanding botol plastik. 

Dalam tata cara pembudidayaan bawang putih hidroponik banyak yang perlu Anda pahami. Walaupun proses hidroponik itu sederhana, tapi tidak semata-mata asal tanam untuk bisa mendapat hasil yang bagus dan berkualitas. Bagi Anda yang tertarik pada bisnis di sektor pertanian, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses. Salah satunya adalah ilmu pengetahuan tentang pertanian dan juga modal usaha pertaniannya. Disinilah CROWDE hadir untuk meningkatkan dan juga mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. CROWDE hadir sebagai platform investasi pertanian bagi orang-orang yang ingin turut serta mendukung pemberdayaan petani di Indonesia. Mulai dari Rp100.000, Anda sudah bisa ikut mendukung terciptanya kesejahteraan petani Indonesia. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/

0 comments on “BUDIDAYA BAWANG DENGAN CARA HIDROPONIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *