Jika lahan adalah salah satu alasan terhambatnya usaha budidaya di sektor pertanian, kini saatnya para petani modern harus mengenal teknik pertanian hidroponik. Teknik pertanian hidroponik ini terbilang cukup efisien mengingat sudah mulai sedikit lahan untuk menjalankan usaha budidaya pertanian. Teknik pertanian hidroponik dilakukan dengan menggunakan media air yang bersirkulasi dan menambahkan berbagai macam nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman dengan materi kimia. Hal tersebut membuat teknik pertanian ini dapat dikembangkan di kawasan perkotaan yang tidak memiliki cukup lahan untuk bercocok tanam. Selain itu, masih ada lagi keuntungan yang bisa didapat dari teknik pertanian hidroponik ini, mau tahu apa saja? Yuk, simak ulasan berikut!

1.      Sistem Tanam yang Baik

Kualitas tanaman dari hasil hidroponik tergantung pada sistem tanamnya. Jika teknik penanamannya benar, maka hasilnya pun akan menjadi baik pula. Namun, salah satu hal yang harus diperhatikan dari penggunaan sistem hidroponik dalam budidaya pertanian adalah NF atau disebut juga teknik pemberdayaan air, yang mana air berguna sebagai media tanam sehingga harus diperhatikan dengan benar.

2.      Hemat Tempat

Seiring berkembangnya zaman, sistem pertanian yang satu ini mulai banyak digemari oleh banyak orang, terutama masyarakat perkotaan karena sistem hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas sehingga dapat menghemat tempat. Lahan sempit perkotaan juga bisa dimanfaatkan untuk menerapkan sistem hidroponik ini.

3.      Menyesuaikan Lahan juga Tanaman

Karena memiliki keterbatasan ruang untuk menanam, tanaman yang biasa ditanam dengan teknik hidroponik ini biasanya pun menyesuaikan. Tanaman yang dapat ditanam dengan teknik ini adalah sawi, seledri, brokoli, selada air, tomat, dan cabai.

4.      Modal Sedikit

Bisnis pertanian dengan teknik hidroponik ini sendiri tidak memerlukan modal yang besar, mengingat teknik ini tidak memerlukan lahan yang luas dan media tanamnya yang sederhana. Meski modalnya minim, nilai jual dari hasil tanaman hidroponik akan jauh lebih tinggi dibanding tanaman yang ditanam dengan metode tradisional lainnya.

5.      Bebas Pestisida

Berbeda dengan teknik pertanian lain yang rata-rata masih menggunakan pestisida, tanaman yang menggunakan teknik hidroponik tidak memerlukan pestisida. Namun dengan catatan bahwa tanaman ini mampu bertahan jika kebutuhan nutrisi pada tanamannya dikelola dengan baik. Hal ini juga yang mengakibatkan tanaman yang ditanam dengan teknik hidroponik jauh lebih sehat karena bebas residu dan racun berbahaya.

 

Itulah tadi 5 keuntungan yang didapat dari bisnis pertanian menggunakan teknik pertanian hidroponik. Dengan semakin berkembangnya teknologi, maka sistem pertanian hidroponik ini pun akan semakin berkembang. Maka sekarang sudah saatnya sistem pertanian hidroponik mulai diterapkan oleh sektor pertanian di Indonesia supaya tingkat kesejahteraan petani Indonesia dan perekonomian Indonesia semakin meningkat. Anda pun juga dapat membantu pemberdayaan petani di Indonesia untuk membuat mereka jadi lebih sejahtera dengan cara berinvestasi pada sektor pertanian bersama CROWDE.