Belajar Bertani Gaya Hidup

Bisnis Anggrek Saat Pandemi, Bikin Kocek Makin Sejuk

Bisnis Anggrek

Sudah bukan berita baru kalau bisnis tanaman hias kian melejit di tengah pandemi. Ya, kondisi yang menuntut banyak orang untuk lebih sering berada di rumah sering menimbulkan rasa bosan dan mengubah suasana rumah menjadi solusi untuk memecah kebosanan. Salah satunya dengan menghiasi rumah dengan berbagai tanaman hias. Apa kamu juga melakukan hal yang sama? Kalau gitu, pas banget, nih, kalau kita bahas seputar bisnis anggrek yang kian menarik peminat. Siapa tahu di antara kalian ada yang lagi cari-cari peluang bisnis menguntungkan saat pandemi masih berlangsung. Nah, kali ini CROWDE sudah siapin ulasan cara pembudidayaannya untuk kamu, simak, yuk!

Tanam anggrek nggak pakai tanah, nggak takut kotor-kotoran

Budidaya anggrek jelas tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Melainkan, menggunakan sabut kelapa, potongan pakis, atau arang. Rongga pada media tanam tersebut dapat membantu akar anggrek untuk ‘bernapas’. Tidak lupa gunakan pot dari tanah liat karena pot tersebut dapat menyerap air berlebih pada tanaman anggrek sehingga baik untuk pertumbuhan. Beri potongan pakis pada bagian dasar pot lalu letakkan bibit anggrek dan tutup dengan arang. Ingat, jangan menutupnya terlalu rapat karena akan membuat tanaman sulit ‘bernapas’, serta pastikan anggrek yang kamu tanam sudah berdiri tegak lurus. Selain itu, kamu juga bisa menanam anggrek secara hidroponik dengan menggunakan media air.  

Ditinggal keluar kota, nggak bakal bikin khawatir

Nah, enaknya lagi tanaman anggrek tidak perlu disiram setiap hari. Cukup 2 x seminggu, jadi nggak bikin resah kalau terpaksa harus kamu tinggal ke luar kota. Siram anggrek di seluruh bagian batang, daun, dan akar. Karena letak stomata berada di bagian bawah daun, kamu tidak boleh melewatkan penyiraman di bagian bawah daun. Kamu bisa menyiramnya menggunakan alat semprot agar lebih efektif. Fase ini adalah fase yang paling penting karena dapat menentukan hasil pertumbuhannya. 

Hal penting lain yang juga perlu diingat yaitu jangan menyiram air pada bunga, termasuk saat masih kuncup. Jika kuncup bunga rusak karena air, bisa menyebabkan bunga tidak mekar dengan sempurna. Nah, abis disiram-siram jangan lupa juga diberi pupuk sesuai dosis, ya. Pupuk yang dibutuhkan adalah pupuk NPK dengan dosis N:P:K = 60:30:10 saat berada di fase bibit.  

Juga nggak perlu pinjam lahan tetangga

Budidaya anggrek juga tidak memerlukan lahan yang luas. Cukup manfaatkan lahan pekarangan rumah kamu atau bahkan di teras rumah. Dengan luas teras 3 x 7 m, sudah mampu menampung tanaman anggrek sekitar lima ratus pot yang ditempatkan di atas rak kayu. Tanaman anggrek harus ditempatkan di tempat yang terdapat sinar matahari dengan intensitas cukup, serta suhu tempat penanaman sekitar 14 – 36 derajat Celcius. Hal ini penting untuk membantu pertumbuhan anggrek itu sendiri. Tapi memang, beda jenisnya, beda pula kebutuhannya. Seperti jenis anggrek Vanda, Renanthera dan Arachnis membutuhkan sinar matahari langsung. Kemudian jenis Ancedium, Dendrobium dan Cattleya membutuhkan sinar matahari tak langsung. Sedangkan, jenis Phaphiopedilum dan Phalaenopsis cocok ditanam di halaman rumah yang teduh. 

Untuk pembelinya, jangan ditanya!

Pandemi justru membawa angin segar bagi penggiat bisnis tanaman anggrek. Untuk target konsumennya sudah tidak perlu diragukan lagi. Kamu tertarik ingin mencobanya? Nah, berikut ada saran bagi pemula yang mungkin bisa membantu. Disarankan untuk menanam anggrek jenis dendrobium karena cara penanamannya sangat mudah dan lebih awet/tidak mudah mati. Harga bibitnya juga terjangkau. Bila kamu membeli anggrek ini sudah di usia remaja, biasanya dijual dengan kisaran harga Rp20.000. Dari usia remaja sampai berbunga, anggrek jenis dendrobium hanya membutuhkan waktu 3 – 6 bulan. Media penanamannya pun bisa menggunakan potongan pakis atau bisa juga ditempelkan pada batang pohon. Jadi, kalau kamu punya pohon di depan rumah, kamu bisa menempelkannya saja pada pohon tersebut dengan cara diikat menggunakan tali.   

Kalau udah begini, jadi tertarik nggak melakukan bisnis anggrek? Kamu bisa memulainya dari rumah dengan modal yang kecil dulu. Perawatannya juga tidak banyak menyita waktu kamu, kan? Ya, masih bisa, kok, disambi kerja yang lainnya. Ingat selalu ada CROWDE yang mendukungmu saat bertani. Jadi, nggak perlu takut untuk memulainya!   

Baca Juga: Tren Komoditas Budidaya di 2021. Nomor 3 Patut Banget Dicoba!

14 comments on “Bisnis Anggrek Saat Pandemi, Bikin Kocek Makin Sejuk

Leave a Reply

Your email address will not be published.