Belajar Bertani Komoditas

Bibit Unggul Penting Bagi Budidaya Pertanian, Kenapa?

Ketika kamu ingin memulai usaha pertanian pasti yang pertama kali kamu cari adalah bibit untuk ditanam. Bibit ibarat bahan baku yang digunakan untuk memproduksi hasil pertanian. Meski harga bibit unggul lebih mahal, namun hasilnya akan sepadan dengan apa yang nantinya kamu peroleh. Nah, kali ini kita ambil contoh bibit komoditas cabai. Bibit cabai yang dijual di pasaran ada dua macam, yaitu bibit OP dan bibit hibrida. OP adalah jenis bibit lokal yang mempunyai berbagai kelebihan. Sedangkan jenis hibrida merupakan hasil persilangan dari dua indukan yang berkualitas sehingga hasil yang diharapkan bisa mewarisi dua sifat induknya tersebut. Lalu, apa alasan harus menggunakan bibit unggul ketika berbudidaya? Berikut ini jawabannya!  

Bibit unggul bikin tanaman cepat berbuah

Pertumbuhan tanaman cabai dari bibit berkualitas relatif lebih cepat dibandingkan bibit biasa. Namun, perkecambahan dan kecepatan tumbuh kembang cabai pun tidak terlepas dari bagaimana kamu merawat tanaman tersebut. Jika tidak diikuti dengan perawatan yang baik, cabai yang ditanam dari bibit unggul pun juga tidak akan memberi hasil maksimal. Perawatan yang baik bisa menjadi faktor pendukung keberhasilan budidaya kamu. Di tahap penyemaian, kamu benar-benar harus memperhatikan tingkat kecukupan air dan kandungan nutrisi atau unsur hara pada tanaman. Selain itu, pastikan bibit yang telah tumbuh tetap terjaga dengan baik dan lakukan pemantauan secara berkala.

Bibit unggul dapat meningkatkan hasil produksi

Bisa dibilang, bibit unggul merupakan kunci utama keberhasilan pengembangan komoditas pertanian. Kenapa? Ini karena bibit unggul mampu meningkatkan produktivitas tanaman dengan hasil yang berkualitas. Jika kamu menggunakan bibit secara sembarangan, mustahil bisa berproduksi dengan baik dan hanya akan merugikan. Bahkan jika tidak teliti, bisa-bisa kamu membeli bibit cabai yang sudah terkena virus, seperti virus gemini. Bila diperhatikan, bibit yang sudah terkena virus ini memang sulit untuk dibedakan dari bentuk fisiknya. Jika kamu tetap berbudidaya dengan bibit tersebut, hasil produksi akan menurun drastis, bahkan penurunannya bisa mencapai 50%.

Bibit unggul

Lalu, bagaimana cara memilih bibit cabai yang berkualitas?  

  1. Cari bibit yang dihasilkan dari indukan berkualitas dan sehat (tidak terserang penyakit).
  2. Pilihlah bibit dari tanaman yang memiliki daya cambah baik dan tidak kerdil.
  3. Ketika sudah ditanam, bibit berkualitas akan memiliki pertumbuhan yang seragam dalam sekali semai. Jadi, jika tinggi satu tanaman sekitar 16 cm, maka tanaman-tanaman yang lainnya juga punya tinggi di kisaran yang sama.
  4. Tanaman cabai dari bibit berkualitas sanggup beradaptasi sehingga dapat bertahan ketika dipindahkan dan memiliki akar yang lebat, baik akar primer maupun akar sekunder. 

Bibit unggul lebih tahan terhadap hama dan penyakit

Seperti perubahan iklim yang tidak menentu sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, namun tanaman cabai yang dihasilkan dari bibit berkualitas biasanya mampu bertahan di iklim dan cuaca yang kerap berubah-ubah, sehingga hasil panen tetap terjamin. Itu mengapa ketika kamu menggunakan bibit unggul, tanaman kamu jadi lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Patek adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang tanaman cabai, yang disebabkan oleh cendawan colletotrichum yang mampu mengurangi produksi panen sebanyak 20% – 90%. Jamur ini berkembang selama musim hujan dan tumbuh dengan pesat di kelembaban mencapai 32 derajat celcius. 

Seperti yang sedang terjadi saat ini, harga cabai melonjak disebabkan oleh curah hujan tinggi yang melanda sentra-sentra produksi cabai sehingga banyak tanaman terserang penyakit antara lain penyakit antraknose dan layu fusarium. Penyakit ini harus segera dikendalikan bila tidak ingin harga cabai terus naik.

 

Tapi jangan sampai masalah hama dan penyakit membuat kamu khawatir dan mengurungkan niat untuk mulai berbudidaya. Semua pasti ada solusinya. Nah, kalau kamu nggak mau ribet, biar CROWDE yang menyuplai bibit unggul untuk kamu bercocok tanam. Kualitas bibit yang terjamin membuat proses budidaya kamu bisa berjalan lancar. Tidak hanya menyediakan bibit, CROWDE juga akan memasok kebutuhan budidaya kamu yang lain, jadi kamu tinggal fokus merawat tanaman agar hasilnya maksimal. Kemudian, hasil tersebut juga bisa, lho, dipasarkan langsung oleh CROWDE. Jadi kamu tidak perlu lagi pusing soal pemasarannya. Tertarik gabung menjadi mitra petani CROWDE? Cuss, daftar di sini!   

Baca juga: 4 Jenis Tanah yang Banyak Digunakan Untuk Pertanian di Indonesia

  

 

0 comments on “Bibit Unggul Penting Bagi Budidaya Pertanian, Kenapa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *